
tak terasa sudah sebulan lebih clara bekerja di perusahaan vino. hari-hari dilalui Clara seperti biasa selalu melakukan pekerjaan rumah, menyiapkan makanan, bekerja dan kuliah dimalam harinya
hari ini clara sangat sibuk dikantornya, mungkin nanti malam ia harus ijin karna pulang terlambat
" hey, raa makan siang dulu yuk " ajak mira
" sebentar mir tinggal dikit tanggung " ucap Clara
" iya gue tungguin dah" ucap mira
beberapa menit kemudian Clara sudah menyelesaikan pekerjaan dan perutnya sudah berbunyi minta diisi
" ayo makan udah laper nih" ucap Clara
" udah, ayok" saut mira
sampainya dikantin kantor suasananya sudah mulai sepi karna waktu makan siang tinggal setengah jam
" mau pesen apa? " tanya mira
" mie ayam aja sama es jeruk" ucap Clara
" oke bentar aku pesenin yaa" ucap mira
" iyaa "
eh aku cat vika dulu karna nanti gak masuk kuliah batin clara
✉️ Clara
vik nanti ijinin aku yaa mungkin aku nanti lembur di kantor jadi ga bisa kuliah
✉️vika
iyaa semangat kerjanya beby😘😂
__ADS_1
✉️ Clara
makasih beb😚😚😚😆🤣
udah yaa aku mau kerja dulu
✉️vika
iyaa😉
" cie cie senyum sama siapa tuu" goda mira
" ih apaan sih, aku lagi cat sama sahabat ku nanti aku gak ikut kuliah" ucap clara
" yaudah iyaa, ayo cepet makan " ucap mira dan diangguki oleh clara
setelah makan siang clara dan mira pun melanjutkan pekerjaan nya. tak terasa hari sudah mulai gelap namun pekerjaan Clara masih banyak
" raa ayo pulang jangan dipaksakan, kasiang tubuhmu juga butuh istirahat" ucap mira
" udah jam 9 lebih ayoo pulang " ajak mira
" hah jam 9 pantesan udah pegel semua badan ku heh" ucap Clara cengengesan
" makanya ayoo pulang" ucap mira
" iya bentar selooo" ucap clara
sampai di lobi kantor masih ada beberapa karyawan yang masih berkutat dengan pekerjaannya. clara dan mira pulang naik ojol agar sedikit cepet sampai rumah
" raa aku duluan yaa" ucap Clara
" iyaa aku juga pulang, hati-hati di jalan mir " ucap Clara
" ayo bang, alamatnya sesuai aplikasi" ucap clara ke bang ojol
__ADS_1
" iya mbk" ucap bang ojol
baru sampai rumah clara mendengar suara ribut dari dalam rumah. dengan sedikit lari Clara masuk rumah mendapat i sang ayah lagi bertengkar dengan ibunya
" aku ga setuju, kasian clara" ucap Suherman
" ga ada pilihan lain mas, apa mas mau kita hidup susah dan tinggal di kolong jembatan " ucap pamela
" aku akan usahakan cari jalan keluarnya" ucap herman
" gak jalan terbaik sekarang menjodohkan clara dengan mereka " ucap pamela
deg
clara yang mendengar itu bagai ditusuk ribuan pisau, ia hanya bertanya pada dirinya apa yang sebenarnya terjadi kenapa aku di sangkut pautkan batinya
" ayah ada apa ini, tolong jelasin " ucap clara liring sambil menangis
" nak, maafkan ayah yang selalu merepotkanmu" ucap Suherman sambil memeluk Clara
" kamu akan dijodohkan dengan ank temen ayah agar usaha ayah tidak bangkrut ngerti" saut pamela
" kenapa harus Clara bu" tanya clara
" yaa iyalah siapa lagi, kamu itu hanya anak pungut" ucap pamela sambil menekan kata pungut
" pamela stop" bentak Suherman
" ayah apa clara sungguh anak pungut, lalu siapa orang tua clara" tanya clara
" nak, kamu anak ayah jadi ga ada yang namanya anak pungut sayang" ucap Suherman sambil mengusap lembut wajah Clara
" tapi siapa orang tua kandung Clara sampai tega membuangku hiks hiks" ucap Clara
" udah jangan nangis terus, nanti jelek lagi sekarang kamu cuci muka dan istirahat yaa" ucap Suherman
__ADS_1
" iya yah " ucap clara