
setelah makan malam pun clara masuk kekamarnya dilihatnya buku-buku catatan dan menyiapkan buku untuk ke kampus besok setelah dirasa cukup ngantuk Clara pun pergi ke kamar mandi untuk membasuh muka dan gosok gigi dan untuk tidur
di lain tempat
angga masih saja kesal atas insiden yang dialaminya tadi siang dengan clara
angga terus ngelamun di balkon kamarnya selang beberapa menit lamunannya terbuyarkan mendengar suara ketukan pintu kamar angga tok tok tok
"angga nak dibawah ada temen kamu tuh" terdapat suara bunda suci dari balik pintu
ceklekk suara pintu terbuka dari dalam
"iya bun suru tunggu sebenta abis ini angga nyusul kebawah" ucapnya
" iya cepet kasian temen kamu undah nunggu jangan lama-lama" ucapnya sambil tersenyum pada putranya itu
"iya sebentar kok bun " ucap angga sambil masuk kembali kedalam kamarnya
lalu segera turun menemui temanya
" tumben dateng kerumah ada apa? "tanya Angga sambil menuruni anak tangga rumahnya
Niko dan Rafi yang mendengar suara temenya itu langsung melihat kearah Angga
" keluar yok kemana gitu, bosen dirumah terus" ajak Niko
" gak ah males " jawab Angga
__ADS_1
" gak asik lo ngga" ucap Niko kecewa
" eh ngga tadi siang kenapa marah sama cewek? " tanya Rafi ke Angga
Angga diap bingung harus jawab apaasa iya ngomonh abis dicium bukanya malah percaya malah diketawain yang ada
" engga cewek itu aja yang songgong jalan ga liat-liat maen nabrak orang aja " elak Angga dengan nada sedikit kesal
" emm cuma di tabrak" ucap Rafi sambil mengangguk
" pada ngomongin cewek yang mana sih? cantik nggak kok gue kagak tau? " tanya Niko, langsung nyaut kayak listrik kalo udah ngomongin masalah cewek
" lumayan cantik sepertinya junior kita di kampus" ucap Rafi
" cantik dari mananya hehh" gumam Angga sambil melirik kedua temenya itu
" dasar play boy cap udang rebus" ucap Angga yang jijik melihat tingkah temen satunya itu
sedangkan Rafi hanya geleng-geleng kelapa sambil tersenyum
" udah malem pulang sono ngelayap aja lo kaya kelelawar" ujar Angga
" ayo fi udah diusir juga sama tuan rumah " jawab Niko sambil berdiri
" yaudah gue pulang dulu, salam buat tante suci" ucap Rafi yang hanya di angguki oleh angga
pagi hari menyapa suara alarm yang menunjukkan pukul 4:15 clara terbangun dari alam mimpinya dan segera menuju kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya dan mengambil air wudhu untuk shalat subuh.
__ADS_1
clara pergi keluar kamar untuk menyiapkan sarapan di meja makan, menyapu dan mengepel rumahnya
setelah mengerjakan semua barulah clara mengganti pakaiannya dengan setelah celana jens dan kemeja warna maroon nya dengan memakai sepatu kets putih, wajahnya hanya dikasi pelembab dan liptint agat tidak pucat
sudah terlihat cantik natural
saat hendak memakan sarapanya tangan Clara yang sedang memegang sendok di tampel oleh adik perempuannya yang umurnya hanya berselisih 5 bulan lebih muda darinya
" ehh apa yang kau lakukan cella? " yaa nama adiknya itu marcella putri yang wataknya tidak jauh berbeda dengan ibunya
" apa yang ku lakukan? heh,
justru kau apa yang kau lakukan pada dress ku hah? " ujar cella sambil melemparkan dress berwarna pink muda yang terkena lunturan warna baju lainya itu pada muka clara
" astaga maaf cella kakak gak tau kalau dress nya kena lunturan nanti aku akan bersikan masih bisa kok " ucap clara sambil membolak-balik kan dress tersebut
" mangkanya kalau kerja itu di lihat, kamu tau ngga? ini tih dress mahal emang kamu bisa gantiin ha? " bentak cella dengan nada yang mulai meninggi
" maaf tapi akan ku usahakan dan" kata-kata clara terpotong oleh suara ayahnya
" ada apa ini masih pagi sudah ribut hem? " tanya ayah
" ini loh yah clara ngerusak dress ku yang baru aku beli yah" adu cella pada ayahnya
"tapi aku ga sengaja cella aku minta maaf" ucap clara yang merasa bersalah
" sudah-sudah yang penting kakak mu kan udah minta maaf sekarang ayo sarapan dan kamu cella besok akan ayah ganti" ucap ayah menengah dari kedua anaknya
__ADS_1