SELALU TERSAKITI

SELALU TERSAKITI
bab 32


__ADS_3

sesampainya kediaman Saputra clara dan angga disambut ramah oleh kedua orang tua angga


" waah mantu bunda yang cantik udah dateng yah " antusias suci


" iya bun memang pasangan yang serasi " ucap ayah angga


" yah bun angga kedalam dulu mau naruh koper " ucap angga


" iya nak, clara sini sayang ikut bunda " ucap suci


" iya bun " ucap Clara sambil tersenyum


suci mengajak clara ke taman belakang untuk berbincang dengan menantunya itu


" nak apa kamu bahagia menikah dengan angga? " tanya bunda


" mengapa bunda tanya sepeti itu? " tanya clara dengan nada lembut


selembut sutra eaaaπŸ˜…lanjtπŸ™


" Clara kalau ada apa-apa ngomong sama bunda jujur sama bunda ya nak " ucap suci


" iya bun makasi udah mau nerima clara jadi mantu bunda " ucap clara lalu memeluk mertuanya itu


" iya nak, bunda juga seneng punya menantu kayak kamu " ucap bunda


" bun apa bunda mau denger tentang clara, tapi tolong jangan kasih tau mas angga yaa bun " ucap clara


" memangnya kenapa angga ga boleh tau nak? " ucap suci


" belom saatnya mas Angga tau hal ini, bunda ngerti kan bun maksud clara " ucap clara


" bicaralah sama bunda " ucap suci sambil menggenggam tangan Clara


" sebenernya clara bukan anak ayah herman sama ibu Pamela bun " ucap clara


" lantas apa kamu saudara mereka nak? " ucap suci


" bukan bun, clara hanya anak yang dipungut ayah dipinggir jalan " clara pun menceritakan semua yang ia ketahui dari herman. gadis yang terlihat baik-baik saja dan selalu menampilkan senyum manisnya ternyata ada luka didalam hatinya. suci yang mendengar cerita menantunya ikut meneteskan air matanya dan membawa clara dalam dekapanya


" suatu saat pasti kamu bertemu dengan keluarga kandung mu, sekarang kamu sudah ada bunda ayah sama Angga kami keluarga kamu sekarang " ucap suci menenangkan Clara


" terima kasih bun sudah mau nerima Clara apa adanya " lirihnya


" sudah jangan menangsi terus, sekarang kita masuk udah sore juga mau bantu bunda masak buat makan malam? " tanya suci


" iya bun " ucap Clara sambil tersenyum dan mengelap sisa air mata di pipinya


mereka pun masak sambil bergurau ria


setelah makanan sudah siap semua Clara kekamar Angga yang sekarang menjadi kamarnya juga


tok tok tok


" mas boleh aku masuk " tanya clara


" masuklah kenapa harus ketok pintu " ucap angga dari dalam


ceklekk


clara masuk dengan langkah pelan dilihatnya angga yang sedang sibuk di meja kerjanya serius menatap laptop nya


clara segera menarik kopernya dan membuka lemari yang sudah dikosongkan oleh angga untuknya. setelah menata pakaiannya clara pergi mandi


selesai dengan acara mandinya Clara juga telah menyiapkan air untuk angga dan keluar dari kamar mandi sambil mengeringkan rambut yang sedikit basah


" mas airnya sudah aku siapkan jika mau mandi " ucap clara

__ADS_1


" hemm " ucap angga


" baju sudah aku siapkan di atas kasur. aku kebawah dulu mau bantu bunda siapin makan malam, segeralah mandi dan turun lah " ucap Clara lalu keluar kamar


angga yang melihat clara keluar kamar langsung masuk kamar mandi untuk berendam sejenak " enak juga apa-apa disiapin " gumamnya


di meja makan semua makanan sudah tertata rapi dan banyak menu hari ini


" wah hari ini bunda masak banyak sekali tumben " ucap ridho (ayah angga)


" ini semua bukan bunda yang masak yah, tapi menantu kesayangan kita " ucap suci


" waa ayah ga salah pilih mantu bun " ucap ridho" nak tolong panggil angga, ayah sudah lapar " tambahnya


" sabar sedikit dong yah " ucap suci


" sebentar clara panggil mas angga dulu, kalau ayah dan bunda lapar makanlah terlebih dahulu " ucap clara


" iya nak " ucap sici


clara segera pergi ke kamarnya memanggil angga. kamar terlihat sepi clara mendengar suara gemericik air dari kamar mandi


" masih mandi toh " ucap clara lalu duduk di sofa sambil membuka ponselnya


" astaga ada kuis nanti malam, apa aku harus ngampus yaa tapi gimana kalau ga di ijinin " ucapnya


" ga di ijinin kenapa? " tanya angga yang baru saja keluar dari kamar mandi


" astaga, kenapa kamu ga pake baju " kaget clara yang melihat angga hanya mengenakan celana boxer nya


" aku suamimu, emang mau kemana malam-malam " tanya angga sambil memakan bajunya


" aku kuliah malam, nanti ada kuis " ucap clara


" jam berapa? " ucap angga


" nanti ku antar " ucapnya sambil berjalan keluar kamar. clara menghela nafas lega dan menyusul suaminya itu


" wah mengapa bunda sama ayah makan tidak menunggu ku " ucap angga sambil mendudukkan badanya di kursi


" salah siapa lama yakan bun " ucap ridho


dan diangguki oleh suci


" mau makan apa mas? " tanya clara


" ayam kecap sama sayur rebus " ucap Angga


setelah mengambil kan makanan untuk angga lalu clara mengambil untuk dirinya sendiri


" masakan bunda sangat lezat " ucap angga


" memang sangat lezat karna istrimu yang memasaknya " ucap ridho


Angga hanya memandang Clara sekilas lalu melanjutkan makanannya kembali. setelah selesai makan Clara membantu bunda untuk membereskan piring untuk dicuci


" bun clara ijin mau kekamous boleh?" ucap clara saat selesai membantu


" malam-malam mau ngapain kesana nak? " ucap suci


" clara ambil kuliah malam bun, siangnya clara pakai buat kerja di GV group " ucap clara


" apa kamu kesana sendiri? " ucap suci


" diantar mas angga kok bun " ucap clara


" baiklah besiaplah dan hati-hati " ucap suci dan diangguki oleh clara

__ADS_1


clara bergegas kekamarnya bersiap dan mengambil tasnya


" mas jadi nganterin aku? " ucap clara


" ayoo " ucap angga berdiri sambil mengambil kunci mobil. perjalanan terasa hening tak ada yang mau membuka suara


sesampainya dikampus clara sudah dinanti dua sahabatnya " terimakasih mas " ucap Clara yang sudah turun dari mobil


" kalau pulang telfon aja akan kujemput " i


ucap angga lalu menjalankan mobilnya


clara segera menghampiri kedua twmenya dan segera masuk kedalam sebelum terlambat


" dianter suami raa? " tanya mely


" iyaa, vik kapan kamu nikahnya? " ucap clara


" dipercepat raa 3 hari lagi " jawab vika


" selamat dan doa terbaik untukmu " ucap Clara


" iya makasih raa"


mereka pun mendengarkan apa yang dosen jelaskan dengan serius. dua jam pelajaran pun telah selesai clara sedari tadi nelfon nomor Angga tapi tak bisa dihubungi


" udah malem ayok gue anterin aja raa " ucap vika


" arahnya beda vik " ucap clara


" ga papa sekalian biar tau rumahnya " ucap mely


" maaf yaa ngerepotin kalian jadinya " ucap Clara


" kaya ama siapa aja kamu raa " ucap mely


Clara pulang diantar kedua sahabatnya tepat pukul setengah sebelas malam clara baru sampai dirumah


didalam rumah hanya ada bunda suci yang tengah membuat teh didapur


" bunda maaf Clara pulangnya maleman " ucap Clara sambil tertunduk


" ga papa nak yang penting kamu selamat sampe rumah, sekarang tidur gih " ucap suci


" iya selamat malam bundaa " ucap Clara


di kamar Angga tertidur sambil menggenggam ponselnya. dengan hati-hati Clara mengambil ponsel angga


" pantas saja di telfon ga bisa orangnya tidur hpnya lowbat " gumamnya lalu di cas nya ho angga dan tidur di sofa


.


.


.


.


.


.


.


segini dulu yaa


jangan lupa like dan votenya

__ADS_1


author tunggu πŸ˜‰πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜


__ADS_2