Selembut Kasih

Selembut Kasih
Bab 19.


__ADS_3

Jeniffer belum dapat membalas pesan WA dari Oma Wina Yulianti Adiwijaya karena dia harus memberitahu suaminya dahulu mengenai pesan dari Oma Wina yang ingin mereka mengunjungi rumah Adiwijaya untuk melihat adik barunya.


"Aku harus menunggu sampai Reynaldi pulang dari kantornya pada sore nanti... " kata Jeniffer.


Ia kembali sibuk dengan menguras bak mandi di tiga kamar mandi di rumahnya bersama dengan Reynaldi sesudah makan siang menu nasi padang yang di pesan oleh Reynaldi untuknya di pesanan makanan online.


Kling!


Suara WA dari hpnya terdengar di meja makan di ruang makan. Ia pun meletakkan gayung di tepi bak mandi lalu keluar dari kamar mandi dan mengambil hpnya untuk melihat isi layar hpnya.


"Selamat siang, sayang. Kamu sedang ngapain nih siang ini di rumah? " tulis WA dari Reynaldi suaminya.


"Aku sedang ingin tidur siang nih. " tulis WA dari Jeniffer untuk Reynaldi di kantor.


"Ouh, baiklah, kau istirahatlah di kamar. Ohya, nanti malam aku ingin mengajakmu ke rumah Oom Alfredo untuk melihat bayinya Tante Lara yang belum lama ini lahir. Jadi, kuminta kamu untuk siap -siap pas jam aku pulang kerja sore ini agar kita tidak terlalu malam pulang dari rumah O'om Alfredo nya. " tulis WA dari Reynaldi suaminya yang mengabarkan pesan dari Tante Lara untuknya.


"Ah, ya, baiklah, Reynaldi. Aku juga mau kasih tau soal Oma Wina yang barusan kirim WA untuk kita datang ke rumahnya untuk melihat adik bayi baruku dari Papa Suhandi Pratama dan Mama Amanda pada malam hari ini juga. Menurutmu bagaimana sebaiknya yang harus kita lakukan? " tanya Jeniffer yang langsung menerima video call dari suaminya.


"Oma Wina menghubungi mu? Darimana dia tau nomor HP dan WA mu? " tanya balik Reynaldi.

__ADS_1


"Entahlah, aku tak nanyain sih. Rey, jadi gimana dong? Kita pergi atau tidak ke rumah Oma Wina malam ini? " Jeniffer terlihat merindukan Oma Wina meskipun Oma Wina dari dia kecil tak pernah menyayanginya.


"Kita akan pergi ke rumahnya nanti malam usai dari rumah O'om Alfredo karena kita sebagai cucu-cucu Beliau yang baik harus mengunjungi beliau setelah Beliau tahu kita sudah kembali ke Indonesia. " kata Reynaldi bijaksana.


"Baik, Reynaldi. Kalau begitu aku akan siapkan barang apa yang harus kita bawa untuk oleh -oleh yang akan kita berikan untuk Oma Wina, Papa Suhandi Pratama dan adik bayi kita di sana di rumah Oma Wina. " kata Jeniffer yang jalan ke dapur untuk membuka lemari penyimpanan bahan-bahan makanan.


"Apakah kau ingin membuat kue tart atau puding untuk mereka? " tanya Reynaldi melihat Jeniffer membongkar peralatan kue dan bahan-bahan kue dari lemari dapur dan ditaruh di atas meja dapur.


"Iya, nih habisnya aku tidak tahu apa yang paling pantas untuk kita bawa ke rumah Oma Wina. " jawab Jeniffer yang mulai membuat kue di dapur.


"Aku rasa aku akan membelikannya jaket musim dingin untuk Oma Wina secara online sekarang juga sebelum aku kembali sibuk dengan kerjaan ku di kantor. " kata Reynaldi yang mengakhiri percakapan mereka di HP mereka masing -masing.


"Renata, untuk sekian kalinya aku tak mau kamu membahas tentang pernikahan denganku karena aku pernah suka hidup terikat.. " kata Yudha pria itu yang sepulangnya dari supermarket pagi itu dan mengantarkan Revalina kuliah. Ia menemui Renata di rumah lamanya dahulu sebelum ia dan Mamanya tinggal di rumah Oma Wina Yulianti Adiwijaya Oma nya Jeniffer dan Reynaldi.


Renata menangis melihat sikap Yudha terhadap dirinya yang sudah mengorbankan sesuatu yang berharga di dalam hidupnya kepada Yudha pria yang dicintainya itu.


"Jangan menangis di hadapan ku, Renata. aku tidak akan pernah bisa menikah dengan mu atau siapa pun karena Oma Wina Yulianti Adiwijaya sudah menjodohkan ku dengan putri dari guru di sekolah Adiwijaya. " kata Yudha yang meraih dagu Renata dengan kasar untuk mencium bibir manis gadis itu untuk sekali lagi sebelum Yudha melemparkan uang tunai sebesar seratus juta rupiah kepada Renata.


Renata mengambil uang itu dan melemparkan kembali uang kepada punggung Yudha yang menghilang dari pandangan mata Renata untuk turun ke lantai bawah melalui tangga yang berada di belokan ruang kamar pribadi renata.

__ADS_1


"Ku tak memerlukan uangmu karena yang aku perlukan adalah dirimu berada di sampingku di saat kumembutuhkan perhatianmu...!" Terìak Renata menangis seorang diri di kamar itu.


Yudha sudah melajukan mobilnya keluar dari rumah lamanya tanpa mempedulikan perasaan Renata adik tirinya dan juga kekasihnya yang amat di cintainya .


"Maafkan aku,Re.Aku terpaksa harus berpisah denganmu dengan cara seperti ini karena aku harus memulai hidup baru bersama tunanganku yang dipilihkan oleh Papa Suhandi Pratama dan Oma Wina untuk ku jika aku masih ingin menjadi cucunya,"batin Yudha yang sesungguhnya amat perih harus memutuskan hubungannya dengan Renata untuk selamanya.


Disisi lain ,Revalina yang mencintai Yudha tak mau melepaskan pemuda itu begitu saja untuk itu dia memakai sebuah cara yang di yakininya bisa mendapatkan Yudha yaitu dia menyatakan perasaannya terhadap Yudha secara langsung kepada Suhandi Pratama yang mengunjunginya dan Mamanya dirumah apartemen.


"Papa,jika Papa tidak mau merestui hubungan asmaraku dengan Yudha,maka aku akan bilang Oma Wina siapa aku dan hubungan Papa dengan Mama yaitu Indah Nasution secara terbuka." kata Revalina Pratama dengan nada mengancam kepada Suhandi Pratama.


"Reva,Yudha itu putra tiri Papa mu ?Jadi,mana mungkin Papa mengizinkanmu menjalin asmara dengan Yudha?Astaga,Reva ,kau bisa membuat impian terbesar Papa untukmu hancur karena keinginanmu itu." kata Suhandi Pratama terus mencoba untuk membujuk putrinya menjauhi Yudha.


"Kalau begitu carikan aku pasangan kaya raya dan tampan untuk aku melupakan Yudha," kata Revalina menuntut keadilan untuknya kepada Suhandi Pratama.


"Baik,dalam satu bulan ini Papa pastikan kamu akan mendapatkan pasangan kaya raya dan tampan dari Papa carikan untukmu asalkan kau mau mendengarkan nasehat Papa mu."kata Suhandi Pratama tersenyum melihat Revalina mau mendengarkannya.


"Papa,apa kabarnya putri kandungmu yang lain dengan putrinya Nyonya Wina Yulianti Adiwijaya yang dahulu pernah satu sekolah denganku dari tk hingga Smu?" tanya Revalina secara tiba-tiba teringat kepada Jeniffer.


"Dia sudah menikah dengan Reynaldi Ricardo Milos putra angkat Dean Ambrose Adiwijaya dan ku dengar dia tinggal di China bersama suami nya itu." Jawab Suhandi Pratama yang tiba -tiba pula teringat kepada putri tirinya itu.

__ADS_1


Bersambung!


__ADS_2