
Beberapa hari setelah selesai wawancara dan di terima di rumah sakit, mau tidak mau Sheila harus keluar dari tempat pertamanya bekerja. Meski tidak mudah untuk mengatakan keluar tapi Sheila harus mengatakan yang sebenarnya.
Pagi itu, Sheila harus menghadap pada bagian HRD untuk resign. Sebenarnya Sheila sendiri merasa takut dan gugup saat akan mengatakan resign kepada atasannya. Tapi walau bagaimanapun ia harus melepaskan salah satu diantara 2 pekerjaannya saat ini.
Perlahan tapi pasti Sheila mulai mengetuk pintu.
Tok.. tok.. tok..
"Permisi Bu," ujar Sheila sebelum masuk ke dalam ruangan HRD.
"Ya silahkan masuk Sheila, ada yang bisa saya bantu?" tanya petugas HRD.
"Begini bu, saya ingin mengatakan sesuatu," tukas Sheila gugup. Awalnya Sheila begitu bersemangat, namun saat berada dalam ruangan ini rasanya begitu sesak. Nyalinya tiba-tiba ciut saat berhadapan dengan petugas HRD ini.
"Ya Sheila katakan saja," tanyanya.
__ADS_1
"Begini bu, saya ingin resign dari sini," ucap Sheila perlahan.
"Apa resign? tapi kenapa Sheila? Apa ada masalah?" tanyanya lagi yang terkejut saat mendengar pernyataan Sheila.
"Iya bu, saya ada pekerjaan di tempat lain. Makanya saya harus keluar dari tempat ini," jelas Sheila.
"Oh begitu, kamu mau bekerja dimana?" tanya petugas HRD itu.
"Di rumah sakit bu," jawab Sheila pelan.
"Wah syukurlah kalau begitu, semoga kamu betah berada di tempat yang baru ya. Semoga pengalaman mu semakin bertambah," ujarnya yang justru mendoakan Sheila.
"Terima kasih banyak bu atas dukungannya. Saya mohon maaf jika selama bekerja disini saya belum bisa menjadi karyawan yang baik," ucap Sheila.
"Ah justru saya yang seharusnya minta maaf karena selama bekerja disini saya belum bisa memberikan kamu yang terbaik," ucapnya.
__ADS_1
Setelah percakapan itu akhirnya Sheila segera bergegas keluar dan berhenti hari itu juga. Meski gaji tidak seberapa tapi Sheila merasa bersyukur karena pengalamannya semakin bertambah.
Hari ini merupakan hari pertama bekerja di rumah sakit. Sheila harus datang lebih awal agar ia tidak datang terlambat. Jarak dari rumah menuju rumah sakit memang lumayan jauh. Namun walaupun begitu, Sheila tetap bersemangat.
Setibanya di rumah sakit, Sheila segera bergegas menuju loker yang berada di lantai 4. Di sana Sheila segera mengganti pakaiannya dengan seragam yang sudah diberikan dari rumah sakit.
Sheila merasa senang karena hari ini ia akan menjalani pekerjaan yang baru. Selesai mengganti pakaian Sheila segera bergegas menuju lantai 7 tempatnya bekerja.
Di lantai 7 Sheila bergabung dengan teman-teman yang memiliki tugas yang sama di bagian Pantry, pastri juga bagian dapur. Sheila merasa senang karena dia memiliki teman-teman yang baru.
Selain tempat dan teman yang baru, pengalaman Sheila pun akan bertambah.
"Semoga aku betah bekerja disini ya Allah," gumam batin Sheila.
Sheila juga berharap jika dia tidak pindah kemana-mana lagi. Sheila merasa yakin jika ia akan betah berada disini karena teman-temannya begitu baik meski ini kali pertama mereka berjumpa.
__ADS_1
"Selamat bergabung ya Sheila, semoga betah bekerja disini," ujar salah seorang teman Sheila yang bernama Fitri.
Fitri merupakan teman pertama yang Sheila kenal saat ia masuk ke rumah sakit.