Sepupuku Maduku

Sepupuku Maduku
Bab 65


__ADS_3

"Riska!." Riska menghadap ke belakang seiring dengan senyum yang mengembang dari bibirnya. Sesuai dengan perkiraan Riska, Abian lah orang yang membawa mobil tersebut ke sini.


"Abian? kapan dia datang?." Vino bergumam lirih saat melihat pria yang sejak dulu selalu bersama Riska itu muncul secara tiba-tiba.


"Sudah ku duga. Ini pasti pekerjaan anda, saudara." suara Risa terdengar renyah menyapa telinga Vino saat wajah datar Abian berjalan ke arah perempuan itu.


"Ini kunci mobilnya," Abian menyerahkan kontak tersebut ke arah Riska yang masih mematung di depan kendaraan roda empat miliknya.


"Terima kasih banyak, Pak." Dengan riang Riska mengambil kontak kendaraan nya tersebut. Lalu, membalikkan badannya kembali ke arah Vino.


"Vino. Terima kasih banyak tumpangan nya tadi ya. Aku sudah bisa pulang sendiri, kok." Riska memamerkan kontaknta ke arah cowok tersebut. Celotehan Riska hanya di balas anggukan kepala oleh Vino.


"Hai Vin, apa kabar, Bro?." Abian berjalan ke arah laki-laki yang di sapanya. Lalu mereka berjabat tangan. Tak lupa berpelukan ala kaum pria.


"Kapan datang, Bro? kok kami nggak ada yang tahu?." Vino melepaskan pelukannya. Lalu, merangkul pundak sang pengacara.


"Baru sampai sebenarnya. Lo makin keren aja, Bro. Kapan-kapan kita nongkrong bareng ya." Abian menepuk-nepuk pundak teman bicara nya tersebut.


"Boleh-boleh. Sekarang juga boleh." Vino antusias.

__ADS_1


"Sayangnya, gue mau ada acara setelah ini." Spontan Abian menolaknya secara halus.


"Oke, gue paham dengan kesadaran jadwal, lo. Pengacara memang beda. Kapan pun lo mau insyaallah gue siap." Vino mengacungkan jempol nya ke arah Abian.


"Sip. Nanti gue kontak lo." Abian kembali menepuk pundak Vino.


"Kalau gitu gue pamit, ya."


Vino mengangkat tangan kanannya. Lalu, matanya menatap Riska dan Abian secara bersamaan. Dua orang yang di pamiti nya pun menganggukkan kepala nya. Setelah ia berjalan menuju mobil dan masuk ke dalam kendaraan tersebut.


Melihat Vino sudah masuk ke mobil. Abian pun kembali menghadap Riska.


Abian mencebikkan bibir melihat ekspresi Abian. Dia tahu sahabatnya itu hanya pura-pura.


"Haist! kalem pak. Hush sudah saya siapkan untuk dananya? ngomong-ngomong habis berapa?." Riaka membuka dana n bari menyadari itu pun hanya bisa tepuk jidat.


"Kalau gitu traktir makan." Lagi-lagi Abian menjawab dengan wajah datar.


"Makan? Bukankah anda baru saja makan ditempat terbuat dari karet yang elastis hingga mampu menampung banyak makanan?" Riska meledek Abian sembari menunjuk perut siapa cowok tersebut.

__ADS_1


"Asal kamu tahu yah aku belum sempat makan tadi. Demi mengejar kamu, aku baru menginjak kan kaki ke tempat ini langsung naik ke atas pelaminan untuk memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai sekaligus pamitan kepada Rizky selaku pengantinnya." suara Abian terdengar cepat bagai laju kereta api di telinga Riska.


Tapi, Riska tersenyum mendengar penjelasan Abian yang panjang. Dia tahu sahabatnya itu tidak berbohong. Sorot mata pria berkaca mata itu mengatakan isi kepalanya dengan jujur.


"Benarkah? Oh, meleleh hati adik, abang! Baiklah kalau begitu aku akan mentraktir kamu, Bapak pengacara. Mau makan dimana?" Riska menantang Abian.


"Ah, takut kamu nggak punya uang untuk membayarnya." ejek Abian di sambut tawa riang oleh Riska.


Interaksi antara Riska dan Abian tidak luput dari pandangan Vino yang kini sudah berada di balik kemudi. Memang, Vino sudah masuk ke dalam mobil. Tapi sengaja belum menyalakan mesin kendaraan tersebut.


"Dari dulu mereka tidak berubah. Dekat dan sangat akrab. Ah, tapi hubungan mereka kan hanya sebatas sahabat. Tidak ada salahnya aku maju terus." Di dalam mobil, Vino menyemangati dirinya sendiri. Sekali lagi matanya menyoroti Riska yang tertawa renyah di hadapan Abian.


Detik berikutnya, pria tersebut menyalakan mesin kendaraan dan mulai menjalankannya. Pelan tapi pasti kendaraan itu bergerak meninggalkan parkiran setelah menklakson Riska dan Abian.


...----------------...


...----------------...


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2