Sidik Jari

Sidik Jari
Episode 33 ■Sosok Bayangan Misterius■


__ADS_3

■Sosok Bayangan Misterius■


Entah mengapa Garinge sekarang berada di Meja Makan Istana.


Ia tengah duduk, dikalangan Raja-raja yang sedang mengobrol asyik.


Dihadapannya ada Daging Panggang yang Jumbo, diatas piring Emas, dan disampingnya ada Garpu dan Pisau Emas pula.


Aroma Daging Panggang tersebut sangat menggugah Selera.


Dan disamping Piring tersebut ada Gelas Emas, yang berisi Air Putih yang menarik


Para Raja-raja tersebut menghiraukan kehadiran Garinge. Mereka asyik mengobrol, diiringi memakan Daging Panggang dihadapan mereka.


Namun dengan begitu, Garinge juga tidak memperdulikan itu. Ia pun menghadap Daging Panggang dihadapannya.


Ia pun menarik nafas dalam-dalam, tuk melahap Aroma yang sangat-sangat Enak.


Setelah itu, Garinge pun mengambil Garpu dan Pisau Emasnya.


Garinge siap tuk memulai makan makanan yang luar biasa ini.


Garinge mulai memotong Daging tersebut, dan ia pun menancapkan di Garpunya, lalu ia masukkan kedalam Mulutnya.


Ehmmmm!!! Luar Biasa!! Enak Sekali!


Hati Garinge Berbunga-bunga dengan Daging Panggang yang dihadapannya!


Garinge pun menggigit dengan seksama.


Garinge terus memotong Daging tersebut, dan menancapkan ke Garpunya, lalu ia masukkan kedalam Mulutnya.


Ia sangat menghayati, saat Daging tersebut ia Kunyah.

__ADS_1


Ehmmm!! Enak!!!


Namun... Tiba-tiba ia melihat sekitar, adalah Kamarnya.


Dan ia tersadar, bahwa tadi Hanya Mimpi!


"Huwaaa, tadi hanya Mimpii!!" rengek Garinge


■☆■☆■☆■


Merasa Bosan, Muliyan pun berjalan, menelusuri Jalan di Desa Ujaroke ini.


Berjalan sendirian, ditemani Angin Sejuk Pagi setengah Siang.


Muliyan terus berjalan. Di jalan yang sepi.


Hingga akhirnya ia menemukan Gang sempit.


Namun jalannya terhenti. Karena Muliyan seperti melihat bayangan hitam didalam Gang tersebut.


Muliyan pun mundur, tuk mengecek kedalam Gang.


Dan benar, bayangan Hitam tersebut seperti belok ke kiri di dalam Gang.


Karena Penasaran, Muliyan pun memasuki Gang itu. Dan mengejar Bayangan Hitam tersebut.


Namun, Bayangan tersebut belok kanan, yaudah Muliyan kejar.


Saat ia belok kanan, ia melihat Bayangan tersebut belok kanan.


Dan Muliyan pun berlari, tuk mengejar Bayangan tersebut.


Saat ia lari belok kanan, ia melihat bayangan tersebut belok kanan, dan keluar Gang.

__ADS_1


Muliyan pun kejar, saat ia belok kanan dan keluar Gang, ia tak lagi melihat Bayangan tersebut.


Muliyan pun berjalan pelan, berusaha mengikuti jejak Bayangan tersebut.


Ia sudah melewati Gang tadi, ia terus berjalan.


Hingga akhirnya ia melihat Bayangan Tersebut lagi, yang sedang memasuki Komplek yang Ada Tenda mereka.


Muliyan pun berlari mengejarnya.


Namun, ia sempat terhenti dengan Satpam yang sedang melihat-lihat.


Muliyan menyempatkan menyusun rencana, tuk mengalihkan pandangan Satpam itu.


Dan akhirnya, Muliyan menemukan batu kecil, lalu ia lemparkan ke pagar samping pos satpam itu.


Tentu satpam itu spontan menengok ke sumber suara. Dengan begitu, Muliyan mengambil kesempatan, ia pun berlari kedalam, saat Satpam sedang melihat kearah sumber suara.


Muliyan berlari, sambil mencari Bayangan Misterius tersebut.


Dan ketemu!


Muliyan melihat Bayangan itu mengarah ke lorong yang ada Tenda mereka.


Muliyan pun kejar, saat masuk lorong yang ada Tenda mereka, ia melihat Sosok Bayangan itu sudah didepan Tenda mereka persis. Dan sekarang Bayangan itu masuk ke Tenda mereka, dengan cara menembus.


Tenda mereka terlihat dari luar. Karena sebelum keluar, Muliyan perlihatkan Tenda dari luar, agar Muliyan dapat memasukinya.


Muliyan kaget melihat Bayangan tersebut menembus pintu Tenda, dan memasukinya.


■☆■Next Episode■☆■


^Like-nya, Fav-nya, Vote-nya, Gift-nya, Rate-nya, Ask-nya, Follow me-nya, Don't Forget :*)^

__ADS_1


__ADS_2