
■Latihan #1■
"Lalu, apakah kamu sudah tahu cara menggunakannya?" tanya Garinge
"Sudah" jawab Muliyan sembari menghilangkan koin Emasnya, dari tangannya
"Tapi kita harus saling berdekatan jika mau jadiin koin Emas ini menjadi Tenda, begitupula mau keluar dan menghilangkan tenda ini menjadi koin Emas lagi" ujar Muliyan
"Wuokee" ujar Garinge
"Oh iya, Ayah ku dapat kabar" ucap Muliyan
"Kabar apa?" tanya Garinge, Nitara dan Aleme
"Kabar ini..."
■Flash Back Muliyan》
"Oh iya, tadi Ayah dapat kabar, bahwa di setiap Desa yang kalian akan lewati, kalian akan mendapatkan Perintah, berupa Tantangan atau semacamnya, dari kepala Desa"
"Pokoknya, kalian harus tetap waspada!"
■》
"Makanya, kita harus latihan sekarang!" ujar Muliyan
"Oh iya satu lagi...!" ucap Muliyan
■Flash Back Muliyan》
"Oh iya Yah, Jari Jemarinya tuh, di simpen di suatu bangunan, atau gimana??" bingung Muliyan
"Iya, di sebuah Bangunan Raksasa, tapi Jari Jemari itu di simpan di sebuah ruangan yang sangat lah ketat penjagaannya! Tapi ingat, jika kamu melihat ada Emas disana, jangan di ambil!" pesan Ayah
__ADS_1
"Karena bukan Jari Jemari saja yang di simpan disana, melainkan barang-barang berharga lainnya, seperti Emas, perak, berlian, dan lain-lain"
■》
"Owhhhh" paham Garinge, Nitara dan Aleme
"Baiklah, ayo kita mulai latihan!" ajak Muliyan
"Ayoo!" setuju Garinge, Nitara dan Aleme
Latihan mereka beragam cara, ada cara yang menyerang robot latihan yang jumlahnya tak terhingga lagi ganas, yang menyerang robot latihan seorang, pakai kekuatannya, ada juga dengan cara duel, ada juga dengan cara banyak-banyakan mengalahkan robot latihan yang jumlahnya tak terhingga lagi ganas, dan masih banyak lagi cara latihan mereka.
"Kita pakai cara yang menyerang robot latihan, pakai kekuatan kita" ujar Muliyan
"Baiklah!" setuju Garinge, Nitara dan Aleme
"Ayuu" ucap Muliyan menghentakkan kakinya ke tanah sekali, seraya berkata;
'Jadilah Menjadi Lapangan Latihan!'
"Ayu, kita berubah dulu, baru aku keluarkan Robot Latihan!" suruh Muliyan
"Baik!"
Muliyan pun bersama sahabat-sahabatnya berubah, agar mereka dapat memakai kekuatannya.
Dan mereka melakukannya secara bersamaan
》Muliyan
Muliyan pun menjulurkan tangan kanannya, sembari telapak tangan kanan terbuka, dan di lanjut berkata:
"Koin Perubahan... Keluarlah!"
__ADS_1
Seketika ada Koin Perubahan milik Muliyan yang berwarna gradien Merah dan Hitam, dan Muliyan pun berkata lagi:
"Koin Perubahan... Ubahlah Aku!"
Muliyan pun menempelkan Koin Perubahan miliknya tepat di dada, dan seketika Muliyan pun berubah. Pakaian Muliyan berubah menjadi pakaian resmi yang memang pakaian setelah berubah. Dan tiba-tiba Pedang Emasnya melayang di hadapan Muliyan, dengan keadaan Horizontal, sambil mengeluarkan cahaya Emasnya, lalu Muliyan pun ambil, dan ia kibaskan pedangnya ke depan, dan kekuatan dari Pedang itu pun menyatu dengan Muliyan. Dan cahaya Pedang Muliyan pun hilang.
》Garinge
Garinge berkata:
"Kacang Perubahan" ujarnya sambil mengayunkan tangan kanannya ke depan, dan seketika ada Kacang tanpa Kulit ada di telepak tangannya yang Garinge kepal, dan tangannya pun berhenti di atas.
"Aktif!" lanjut Garinge sambil menghancurkan Kacang Perubahan dengan cara mengeraskan kepalan tangannya. Saat Kacang Perubahan hancur, seketika pakaian Garinge berubah menjadi pakaian setelah berubah, dan kedua telapak tangan Garinge ada sarung tangan dari Kulit Kacang, dan seketika sarung tangan itu pun masuk ke dalam kedua telapak tangan Garinge.
》Nitara
Nitara pun memutarkan tubuhnya sembari sedikit merentangkan kedua tangannya. Sembari berkata:
"Berubah!" ujar Nitara
Seketika baju Nitara terganti oleh Baju setelah berubah, baju setelah berubah bak baju peri.
Lalu, Nitara terus berputar, tapi kali ini Nitara menaiki kedua tangannya, jadi kedua tangannya benar-benar horizontal/benar-benar rentang, dan tiba-tiba ada angin berbentuk Tongkat Sedang, dan tiba-tiba angin yang berbentuk Tongkat Sedang tersebut menjadi sebuah tongkat sedang berwarna merah muda, dan Nitara pun mengambil tongkat sedang itu, dan Nitara pun memutar sekali lagi, dan ia pun berhenti berputar, dan ia kibaskan tongkatnya ke belakang samping kanannya.
》Aleme
Aleme berlari kencang menjauh dari mereka berempat, lalu Aleme pun berhenti, lalu bertumpu pada kaki kanannya, lalu Aleme pun berlompat ke belakang atas, dan Aleme pun berkata:
"Tongkat Besi Panas yang Membakaarr" teriak Aleme sambil sedikit merentangkan kedua tangannya
Tiba-tiba ada cahaya berwarna Merah Api membentuk sebuah Tongkat panjang, yang sangat terlihat sangat Panas Membakar.
Aleme pun mengambil Tongkat nya itu, dan Aleme pun turun ke tanah dengan salto 2 kali dan saat Aleme menginjak tanah, Aleme pun back flip ke belakang, sambil mengibaskan tongkat nya di depannya, dari atas kiri menuju bawah kanan. Dan terlihat kilatan berwarna Merah Api, jejak dari kibasan tongkat.
__ADS_1
■☆■Next Episode■☆■
^Like-nya, Fav-nya, Vote-nya, Gift-nya, Rate-nya, Ask-nya, Follow me-nya, Don't Forget :*)^