
Daratan monster
Setelah malamnya merampok orang-orang sebelumnya, Qin Chen bepergian ke daratan monster untuk menyelesaikan masalahnya. Pagi itu, ia tengah berdiri di atas pegunungan yang tinggi dimana dibawahnya ada puluhan ribu monster dengan kekuatan di tahap Jalan Kesengsaraan dan Jalan Surgawi.
Ia sekarang berada di lapisan keempat dimana ia sudah melewati lapisan ketiga tempat bahan-bahan herbal berada. Sekilas ia melihat kelompok sebelumnya, setelah melihatnya ia langsung masuk ke lapisan keempat.
Krakk ... Krakk ... Krakk ...
"Ahhh! Tubuhku pegal-pegal setelah malam itu, dan staminaku sedikit terkuras, tapi aku masih lebih kuat dari siapapun dan siap baku hantam dengan segerombolan monster ini!"
Ia melihat dari puncak pengunungan dengan mata dingin, nafas yang ia keluarkan seperti uap panas baru mendidih. "Nah Sistem, tampilkan statistikku terlebih dahulu. Aku ingin melihat perkembanganku sekarang."
[Ding!]
[Nama : Qin Chen]
[Usia : 14 th (36)]
[Level : Raja (1)]
[Exp : 548.400.000/1 Triliun.]
[Exp Storage : 0.]
[Gelar : Master Perselingkuhan»]
[Tubuh : Abadi Abadi Sejati]
[Blood : Primordial Surga.]
[Profesi : Alkemis (Unknown) - Formasi (Unknown).]
[Pasif Skill : Pemulihan - Regenerasi Abadi]
[Skill : Manual surga : Sembilan Gerbang Surgawi (Unknown) - Sembilan Gerakan Agung (Surga) - Langkah Surga Pembunuh Dewa (Surga) - Telapak Tangan Penghancur Awan (surga) - Palu Penghancur Gunung (surga) - Tinju Pemecah Air (surga). Telapak Tangan Menyegel Surga (Surga).]
[Inti : Inti Abadi Primordial - Inti Elemen Primordial.]
[Nyala Api : Sembilan Surga Pemurnian.]
[Toko : » ]
[Harta : 40.079.840 Koin Emas.]
[Poin Sistem : 671.928.000]
[Inventori : Box misteri (2) - Seribu Pedang Abadi (Surga) - Pembetukan Tubuh Abadi Abadi Sejati (Unknown) - Palu Surga (Surga) - Pil Darah Monster (Abadi) - Topi Cowboy - Sarung Merah Legendaris - »» ]
Qin Chen tercengang melihat panel statistik miliknya semakin panjang seperti harapannya. Ia menelan ludah setelah melihat Poin Sistem sudah mencapai angka 9 digit.
"Baiklah, waktunya beraksi!"
Qin Chen sudah siap baku hantam dibawah sana dengan banyak persiapan sebelumnya. Ia langsung melompat kebawah tanpa pikir panjang, mengarahkan pukulan andalannya dengan begitu baik.
__ADS_1
"Tinju Pemecah Air!"
Saat bayangan biru cerah turun, sebuah ledakan besar menggetarkan daratan dan segerombolan monster terlempar-lempar ke langit. "Langkah Surga Pembunuh Dewa!"
Dengan begitu lincah, Qin Chen merobek-robek monster dengan tangannya. Tangannya seperti pedang, begitu tajam dan ganas seperti sabit kematian.
Roarrr!
Raungan monster memanggil segerombolan monster lain untuk berkumpul, ia menarik palu surga dan berputar membentuk badai angin dengan sayatan besar di dalamnya.
[Ding!]
[Selamat tuan, karena berhasil membunuh ... ]
[Selamat tuan, karena berhasil ... ]
[Selamat tuan, karena ... ]
[Selamat tuan ... ]
[Selamat ... ]
[Se ... ]
[...]
Ribuan notifikasi bermunculan di benaknya dan memberitahukan bahwa ia telah membantai berbagai monster dengan bentuk dan warna yang berbeda-beda. "Kemarilah monster bodoh, aku akan merobek-robek rahangmu!"
"Gerrrrr!"
Ribuan beruang monster kayu melangkah mendekati Qin Chen dengan kecepatan tinggi, mereka meraung lalu melompat ke langit memberikan serangan elemen kayu.
Tiba-tiba di bawah kakinya ada banyak kayu-kayu mulai menjalar dan mencoba mengikatnya dengan erat. "Bakar!" Teriak Qin Chen dengan keras.
Brush! Brush! Brush!
Kobaran api membakar hutan dan ladang, gumpalan asap dalam waktu singkat begitu tebal dan menyebar ke lapisan ketiga dan kelima. Segerombolan monster bergerak dari dalam kabut menyerang Qin Chen.
Slash! Slash! Slash!
[Ding!]
[Selamat tuan, karena berhasil membunuh 3.790 monster kayu, Jalan Surgawi (5). Memperoleh; 189.500.000.000 Exp + 189.500.000.000 Poin Sistem.]
[Selamat tuan, karena berhasil membunuh ... ]
[Selamat tuan, karena berhasil ... ]
[Selamat tuan, karena ... ]
[Selamat tuan ... ]
[Ding!]
__ADS_1
[Selamat tuan, karena mendapatkan gelar Crazy Leveling!]
Dalam ribuan nyawa monster yang mati, tubuhnya berlumuran darah yang begitu pekat dan kental. Ia berdiri diatas tumpukan mayat monster yang tercabik-cabik dengan pukulan yang keras.
Dihadapannya masih ada ribuan monster di tahap Jalan Kesengsaraan, mereka menggerang dan meraung memanggil bala bantuan dari langit. Seketika, ratusan burung api menyemburkan bola-bola api tak terhitung jumlahnya ke arah Qin Chen.
Boom! Boom! Boom!
Ledakan-ledakan mengguncang daratan dan melenyapkan sekumpulan mayat monster dibawahnya. Dari balik kabut, Qin Chen melesat ke langit dan melayang di antara burung api.
Matanya tidak seperti biasa, sekarang lebih serius dibandingkan apapun. "Sembilan Gerakan Agung! Gerakan Pertama!"
Ting!
Seperti suara lonceng yang bersuara di seluruh langit, orang-orang langsung menoleh ke langit dan merasakan sebuah kekuatan mengerikan tengah memenuhi hutan sembilan gunung monster.
"Apa yang sebenarnya terjadi?" Bahkan ia sendiri tidak bisa mendengar suaranya, ini membuat semu orang panik saat secara tiba-tiba tidak dapat berbicara.
Kekacauan didalam hutan membuat banyak monster-monster berkumpul mendekati lapisan keempat untuk memburu Qin Chen, sementara orang-orang berlarian untuk kembali ke lapisan pertama.
Sedangkan Qin Chen, saat ia mengangkat sedikit kakinya, langit langsung retak tanpa sebab. Segerombolan monster melihat kejadian ini, dan Raja para Monster begegas mendekati medan pertarungan yang sedang terjadi, karena ia merasakan kekuatan seorang Immortal di lapisan keempat.
"Mati!" Kata Qin Chen dengan satu kata, satu kalimat dan satu arti! Kehancuran!
Sebuah robekan langit mulai membesar dan memperlihatkan telapak kaki Qin Chen memasuki hutan sembilan gunung monster dengan begitu besar.
Bang!
Duarr! Duarr! Duarr!
Ledakan-ledakan menghancurkan jutaan kilometer dan bahkan lebih, dan itu telah menghancurkan lapisan keempat dengan begitu brutal. Bahkan orang yang melakukannya semakin tercengang dan dengan cepat merubah wajahnya dengan angkuh.
[Selamat tuan, karena berhasil membunuh ... ]
[Selamat tuan, karena ... ]
[Selamat tuan ... ]
[Selamat ... ]
Tidak berhenti memberitahukan Qin Chen bahwa ia telah membunuh seluruh monster dilapisan keempat telah mati, dan lapisan paling dalam tempat Raja para monster berada dan bawahannya yang kuat ikut terkena dampak serangan tersebut.
Qin Chen yang berada di langit melihat semuanya rata dengan tanah dan darah. "Are ... Bukankah ini terlalu kuat? Padahal aku belum serius, loh. Itu baru sedikit mengangkat kaki dan belum full!"
Ia kecewa karena Sembilan Gerakan Agung benar-benar Skill pemusnah masal, ia tidak ingin menggunakannya lagi jika tidak mepet melawan banyak musuh. Deringan sistem belum berhenti menghitung seberapa banyak peningkatan kekuatan Qin Chen kali ini, karena Raja para monster masih hidup dan bom nuklir belum digunakan.
Sementara dilapisan ketiga, disana mendapatkan dampak yang cukup besar meski begitu tidak ada yang terluka dari kelompok sebelumnya, karena
mereka hanya berada di pinggiran lapisan ketiga.
Karena mereka tidak dapat masuk lebih dalam lagi saat ini, dikarenakan ada banyak monster kuat yang melebihi kekuatan mereka bertiga. karena itu mereka bertahan di pinggir untuk mendapatkan bahan-bahan herbal.
...
__ADS_1
*Bersambung ...