Sistem Penguasa Abadi

Sistem Penguasa Abadi
Chapter 65 : Berandalan Kota!


__ADS_3

"Bocah berandalan! Ketemu kau akhirnya!" Kata pria didepan restoran dengan suara kasar dan keras membuat Qin Chen kebingungan.


Ia menoleh kesamping melihat orang-orang berkumpul dengan pakaian compang-camping seperti orang gila. Mengerutkan keningnya, ia akhirnya sadar dan mengeluarkan sekantong koin ditangannya. "Kalian ingin sedekah? Berbarislah dengan teratur, aku akan memberikan 5 Koin Emas setiap orang untuk makan dan minum."


"Nani! Keparat sialan! Kau kira kamu pengemis gelandang seperti kau! Jangan merendahkan kami, ini semua salah kau menghancurkan Profound Ark kami!"


Disudut keningnya keluar tanda pagar, ia kesal sekarang. "Oioi! Apa maksudmu, aku ini berandalan?! Tidak punya sopan santun pada orang tua! Anak-anak zaman sekarang benar-benar tidak memiliki etika dan sopan santun! Benar-benar buruk, kalian semua perlu pendidikan lagi!"


"Nani!"


"Keparat! Bersikap seperti orang tua! Aku tidak akan melepaskanmu meski kau seorang bocah maupun orang tua! Kau perlu diberikan pelajaran dan mengirimmu ke neraka! Tangkap bocah berandalan itu dan hajar dia sampai tidak dapat dikenali!"


Tanpa memandang tempat, mereka bergerak membawa pukulan bisbol, sabit, katana dan banyak benda tajam lainnya. Qin Chen mengertak giginya, ia berhadapan di situasi yang tidak menguntungkannya.


"Kalian yang memintanya! Aku akan memberikan apa yang kalian minta, jangan menyesalinnya!"


Ia langsung melesat duluan ke depan mendominasi medan pertarungan, pukulannya membuat segerombolan orang terlempar ke langit dan menghilang menjadi cahaya bintang-bintang.


"Wow! Luar biasa hebat!"


"Serangggggg!" Orang itu berteriak sampai suaranya serak, ratusan langkah kaki membuat Qin Chen bergerak begitu elastis menyerang lalu menghajarnya.


Buhg! Buhg! Buhg!


"Haaaa~ Telurku ... " Ia melompat-lompat kesakitan, Qin Chen memejamkan matanya dengan ekspresi kecut menahan ngilu saat ia memukul kehidupan si pria.


Sontak semua orang menutup bagian saudara kecilnya, karena berbahaya. Qin Chen langsung menyerang kembali dan menjatuhkan satu-persatu orang-orang yang menganggunya hingga selesai.


Diatas tumpukan orang-orang, Qin Chen berdiri memegang sabit milik mereka dan rantai panjang ditangannya. Melihat kebawah seperti haus darah membuat warga sekitar berlarian ketakutan.


"Ka- Kau! Berani-beraninya kau membuat keributan di kota! Kau tidak akan lepas dari petugas keamanan di kota!"


"Bacot! Sini kau!" Ia melempar rantai tersebut hingga mengikat lehernya, menarik secara perlahan-lahan membuat orang itu ketakutan hingga celananya basah.


Saat dekat dengan Qin Chen, ia memberikan pukulan keras beberapa kali hingga wajahnya tidak dapat dikenali oleh siapapun. Setelah itu, Qin Chen membersihkan dirinya dan melihat sekitarnya sudah sepi.


"Benar-benar orang merepotkan! Jika mereka tidak datang, tidak mungkin kota ini secara tiba-tiba sepi tanpa sedikitpun kehidupan dan suara!"


Ia meninggalkan tempat tersebut, lalu bergerak ke sudut kota mengamati hal-hal disana. Sebagai bentuk awal perjalanan, Qin Chen membutuhkan suatu momentum yang membuatnya bergerak lebih baik.


"Didalam catatan otaku, saat main karakter tiba di kota pasti menemukan permasalahan yang berujung pada suatu misteri dan kebangkitan kekuatan. Sekarang, aku akan mencari masalah untuk mendapatkan momentum ini dan bergerak seperti tikus!"

__ADS_1


Setelah tiba di sudut kota mengikuti insting seorang pria, ia mendapatkan diri berada dalam masalah besar!


"Oi kalian berandalan sialan! Apa yang kalian lakukan pada orang tua ini! Tidak memiliki sopan satun!"


"Huh! Bocah sialan, diam kau! Ini masalah kami dengannya! Jangan ikut campur dalam urusan kami!"


"Huh! Berandalan, kau melukai orang tua dan tidak meminta maaf? Benar-benar tidak punya etika seperti sebelumnya! Akan kuberikan pelajaran kau!"


"Serang bocah itu!"


Qin Chen tidak tahu sekarang berhadapan dengan siapa, masalah ini bukanlah masalah kecil karena ia menyingung Fraksi besar di Domain Dewa yang membawanya ke puncak permasalahan!


Sarangan mereka dapat di hindarkan, lalu ia menghajarnya habis-habisan memberikan pukulan di kepala. "Makan ini, pukulan serius!"


Bang!


"Kuekk! Sial! Dia kuat, cepat ikat dia dengan rantai abadi!"


"Formasi langit! Rantai abadi pengikat langit!"


Dari beberapa celah, ia terikat oleh rantai abadi, sedikit bergerak membuat rantai tersebut semakin mengigitnta. Mereka tertawa terbahak-bahak, mendominasi pertarungan dengan kesombongan.


[Huh ... ]


'Kamu seperti menghela nafas dan mengejekku? Benar-benar sistem tidak memiliki hati sedikitpun!'


Ia menguatkan tubuhnya dan perlahan rantai-rantai terbuka terbuka dan hancur berkeping-keping mengejutkan mereka semua yang menyerang Qin Chen saat ini.


"Bagaimana mungkin! Itu adalah rantai abadi yang mengikat Demon King Kera!"


"Kalau itu rantai untuk mengikat Demon King, aku adalah Demon God! Yang akan mengigit kalian sedikit demi sedikit lalu menyantap daging kalian dicampur dengan saus tomat agar terasa nikmat!"


Mereka merinding. "Keparat! Jangan main-main dengan kami!"


"Rasakan ini!" Qin Chen tiba-tiba muncul didepannya dan memukulnya dengan keras hingga menghantam dinding bangunan, ia mengeluarkan seteguk darahnya dan terjatuh kebawah tak sadarkan diri.


"Gerrrrr!" Qin Chen bersuara.


Mereka ketakutan dan berlari-lari meninggalkan tempat tersebut sambil menyeret pria sebelumnya. Setelah itu, Qin Chen menghela nafasnya dan membantu pria tua sebelumnya.


"Apa anda baik-baik saja?"

__ADS_1


"Te- Terimakasih banyak anak muda, tanpamu mungkin kakek akan terluka."


"Tidak apa-apa, ngomong-ngomong kakek, siapa mereka sampai-sampai membuat kakek seperti ini."


"Mereka dari Fraksi Lembah Racun, mereka menyerang kakek tanpa alasan. Fraksi tersebut dikenal dengan kesombongannya, dan sikap yang tidak baik."


Qin Chen mengelus janggutnya yang tidak ada. "Owh, mereka dari Fraksi Lembah Racun, pantas saja mereka bersikap arogan di hadapan orang-orang, benar-benar Fraksi buruk yang harus di musnahkan dari bumi."


"Hahaha ... Bagaimanapun, mereka sangat kuat, sekali lagi terimakasih banyak anak muda karena telah menyelamatkan kakek."


"Sama-sama, kalau begitu saya permisi terlebih dahulu."


Ia hendak pergi, dan dihentikan oleh pria tua tersebut. "Ambil ini sebagai ucapan terimakasih dari kakek, semoga harimu menyenangkan anak muda."


"Terimakasih banyak kakek."


Ia kembali pergi dari sana, saat sekilas melihat kebelakang, pria tua itu telah tidak ada lagi membuat Qin Chen merinding ketakutan mengira bahwa bertemu dengan hantu.


"Apa aku baru saja bertemu dengan hantu disiang bolong!"


[Huhuhuh .... ]


Qin Chen sontak tegang saat mendengar suara tawa hantu dari sistem. "Sistem sialan! Kau mengejutkanku!"


[Fufu~ hahahaha ... ]


Qin Chen geram, ia menyadari bahwa sistem sekarang ini berkomplot dengan "Dia" yang dimaksud di pertemuan pertama mereka berdua.


Ia melangkah dengan kesal karena sistem menertawakannya, ia bahkan mencubit layar dihadapannya agar tidak bersuara kembali, dan hal tersebut membuat sistem kesakitan karena mendapatkan cubitan.


"Rasakan itu, salah siapa menganggu Harimau yang tidur disiang bolong."


[Maaf tuan ... Tolong lepaskan tangan tuan, itu menyakitkan.]


"Humph! Rasakan itu, lain kali jangan menganggu Harimau, atau aku akan mencubitnya lebih lama dan kasar dibandingkan sekarang."


Sistem mengangguk, dan Qin Chen melepaskan cubitannya dan melanjutkan perjalanannya di kota.


...


*Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2