
Sementara itu, didalam ruangan pribadi milik Bai Chyou, Qin Chen menurunkannya ke atas tempat tidurnya dengan perlahan mendekatinya dan memberikan ciuman penuh ha*rat yang begitu tinggi seperti bintang buas mendominasi segalanya.
Sedangkan tangannya merobek-robek pakaian miliknya dengan kasar memperlihatkan sisi lain dari Bai Chyou yang belum pernah Qin Chen lihat sebelumnya.
Tatapan mata Bai Chyou tidak bereaksi dengan tangannya tidak tahu harus melakukan apa didalam situasi yang panas ini. Ialah yang memulainya dan ialah yang menjadi bingung dengan situasi ini.
Tak lama kemudian, ia mengangkat kepalanya dan melihat Bai Chyou telah terengah-engah dengan nafas tersangkal. Wajahnya memerah penuh penggoda yang sangat kuat sampai-sampai Qin Chen ingin melahapnya setiap inci tubuhnya.
"Malam ini, akan aku peroleh inci demi inci disetiap tubuhmu. Meninggalkan jejak bahwa kau telah menjadi milikku!" Kata Qin Chen membuatnya sedikit memalingkan wajahnya karena tidak tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya.
Ia telah memancing predator kedalam ruangannya dan membiarkannya melahapnya setiap incinya. Tidak membutuhkan waktu lama, Qin Chen mulai memasukkan saudara kecilnya yang telah meronta-ronta tidak kuat menahan lagi.
Bersamaan dengan itu, ia menurunkan kepalanya mengigit lehernya.
"Ahhh~ mhm ~" Saat mulutnya terlepas, Bai Chyou mengeluarkan suara erangan yang memanjakan telinga yang selama ini ia sembunyikan di tenggorokannya.
"Ahhh ... Pe- Pelan-pelan, ini pertama kalinya aku melakukannya dengan pria lain selain suamiku." Katanya dengan malu-malu membuat Qin Chen bersemangat menghabiskannya.
Qin Chen tersenyum lalu membelai dua gunung surgawi miliknya, lalu mengigitnya dengan kecil, lalu meninggalkan jejak di setiap incinya membuat suara-suaranya menggema di dalam ruangan.
Mata penuh na*su membuatnya menggila didalam ruangan, telinga para prajurit terdiam mendengarnya. Mental mereka terganggu dan terduduk lemas mendengar suara nona mereka tengah bercinta didalam ruangan bersama pria sebelumnya.
Qin Chen tidak melepaskan sedikitpun kesempatan malam ini, ia berguling bersama melakukannya sampai pagi hari tiba dimana malam itu, Bai Chyou menjawab kerjasama dengan keuntungan yang diperoleh oleh Qin Chen.
***
Paginya
Sebelum Bai Chyou bangun dari tidurnya, Qin Chen telah bangun terlebih dahulu dengan mengenakan pakaian miliknya. Melihat Bai Chyou tengah tertidur pulas karena kelelahan bermain kuda-kudaan dengan Qin Chen sampai pagi.
Semuanya dapat dilihat dari jejak-jejak ****** yang Qin Chen tinggalkan disetiap incinya. "Seratus tahun, seribu tahun, aku akan kembali ke tempat ini untuk melihatmu kembali. Selamat tinggal, Bai Chyou." Kata Qin Chen yang meninggalkan tempat tersebut setelah memberikan ciuman di keningnya dan meninggalkan harta-harta miliknya tersimpan didalam cincin untuk Bai Chyou.
Saat pintu terbuka, mereka melihat Qin Chen yang keluar sendirian dimana pikiran mereka mengatakan bahwa Qin Chen telah menodai nona Bai mereka malam itu dan sekarang meninggalkannya.
Kelima saudaranya memberikan jempol mereka karena Qin Chen berhasil menundukkan Bai Chyou. Namun mereka berlima melihat mata Qin Chen yang seperti kekosongan, matanya memiliki keinginan untuk tidak pergi namun tidak dapat untuk bertahan lama di kota ini.
__ADS_1
Qin Chen melambaikan tangannya dan memberikan gerakan jempol dengan posisi tangan kesamping membuat mereka berlima tidak mengkhawatirkannya.
"Selamat tinggal master! Kembalilah ke tempat ini, kami akan menyambutmu dengan lapang dada!"
"Master, jaga dirimu baik-baik! Kami semua akan terus membantu Nona Bai, jangan khawatir! Hidup kami, kami serahkan pada Nona Bai!"
Qin Chen tersenyum mendengarnya, dan ia melesat dengan kecepatan tinggi menuju daratan sebelah.
***
Daratan Persik
Ditempat Qin Chen berada sekarang, ia berdiri di tepi lautan yang luas dimana daratan ini hanya sebagian kecil dari daratan kuno. Karena daratan persik ini tidak lebih seperti hutan persik yang mulai tumbuh di daratan tersebut, bahkan dedaunan beterbangan di langit membuat Qin Chen tersenyum.
"Bai Chyou, kamu milikku sekarang. Meski terpisah oleh ambisiku, aku akan kembali entah itu seribu tahun ataupun miliran tahun, aku akan kembali melihatmu kembali dengan kekuatan hebat untuk memberikan seluruh dunia ini padamu."
Ia melihat ke lautan yang luas dimana ini ada petualangan keduanya setelah berpetualang di hutan sembilan gunung monster! Disana, ia mendapatkan banyak pengalaman dan peningkatan kekuatan yang sangat besar sehingga daratan itu tidak cukup kuat menampung kekuatannya.
"Sistem, berikan aku kapal bajak laut super dengan awak kapal untuk menelusuri lautan ini dan menjadi bajak laut super di dunia ini!" Katanya dengan keras, ia melupakan apa yang sebelumnya terjadi karena mengingatnya akan menganggu peningkatan kekuatan dan kenikmatan hidup.
[Ding!]
[Selamat tuan, karena berhasil membeli 50 mini Qin Chen. Harga; 50 Juta Poin Sistem.]
[Selamat tuan, karena mendapatkan hadiah khusus dari sistem. Satu Set pakaian bajak laut edisi terbatas.]
Setelah mendapatkan kapalnya, ia mengeluarkan kapal tersebut di lautan. Bersamaan dengan mini Qin Chen yang ia beli dari sistem, dimana lima puluh mini Qin Chen berdiri dengan tegap di hadapannya.
Ukurannya tidak lebih dari dua kilan orang dewasa, mereka begitu tegap sehingga membuat Qin Chen kagum. "Mantap! Mini Qin Chen dengan penampilan sepertiku yang tampan, aku akan menaklukkan perairan dunia dengan kekuatan super! Angkat jangkarnya, anak-anak!"
"Yooo!"
Qin Chen lalu mengubah pakaian miliknya dengan pakai bajak laut. Aura miliknya begitu kuat sehingga seperti mendominasi lautan, para mini Qin Chen mengangkat jangkar dan membagi tugas untuk menggerakkan kapal bajak laut ini ke perairan dunia.
Para awak kapal menjalankan tugas mereka masing-masing, ada yang berada di dekat pelontar untuk menyerang saat ada musuh yang datang.
__ADS_1
Qin Chen berdiri di lantai kedua melihat luasnya lautan ini dan indahnya dunia ini. Disana, ia menikmati secangkir anggur merah sambil merasakan hembusan angin yang begitu nyaman membawanya.
Ia mengeluarkan buku kecil dan mencatat kisahnya sendiri didalam buku tersebut, ia aka menerbitkan kisahnya sendiri saat waktunya tiba.
"Bai Chyou, nama yang cantik."
Setelah menulis beberapa ribu kata, ia menutupnya karena telah selesai, ia butuh inspirasi baru selain mengalahkan musuh dan membuat onar, ia membutuhkan sesuatu yang menarik seperti.
"Kapten, didepan ada musuh mencoba menyerang kita!"
Saat memikirkan inspirasi, ia mendapatkan panggilan dari awaknya yang tengah mengintai musuh di hadapan mereka. "Angkat dada kalian, siapkan pelontar!"
"Baik kapten!"
Tap ... Tap ... Tap ...
Mereka berlarian menyiapkan pelontar untuk menyerang, saat semuanya telah disiapkan, kapal di hadapannya menyerang dengan pelontar dan pertempuran laut membuat ledakan-ledakan bergemuruh disana.
Boom! Boom! Boom!
"Kahahaha! Menyerahlah, dan serahkan harta kalian! Dilautan ini, hanya ada satu Raja Laut yang menguasai perairan ini!"
"Bacot, serang!" Teriak Qin Chen dengan keras melempar pelontar-pelontar besar ke arah mereka dengan ganas.
"Kurang ajar, angkat pantat kalian serangan musuh akan datang! Bertahan! Gunakan otak bodoh kalian untuk menahannya!"
"Pertahanan air, aktifkan!"
Seketika pelindung air di aktifkan disekitarnya kapalnya, Qin Chen menggertak kesal karena mereka sangat curang. "Sialan! Kau curang, kau menggunakan kemampuan seni bela diri, KA diskualifikasi!"
"Nani! Bunuh bocah sialan sok hebat ini, tarik kapalnya mendekat!"
Puluhan jangkar dilempar di sisi kapal Qin Chen dan menariknya mendekat, dan puluhan orang bergerak melompat kedalam wilayah Qin Chen. Qin Chen melihatnya dengan kesal. "Para mini Qin Chen, serang! Ikat mereka dan buang kelautan!"
"Baik kapten!"
__ADS_1
...
*Bersambung ...