
Setelah kompetisi berakhir, seharusnya penguasa kota dan para petinggi lainnya menyambut dan melanjutkan acara tersebut. Namun sekarang, bahkan mereka semua tidak menyadari hal ini dikarenakan memikirkan cara balas dendam kepada Qin Chen.
Seolah mereka semua pergi ke hutan sembilan gunung monster untuk berlibur dan menjelajahi dungeon mencari harta karun. Namun sebenarnya, kompetisi diadakan untuk membantai monster-monster didalam hutan sembilan gunung monster.
Tetapi mereka semua tidak mengetahui bahwa penguasa kota merencanakan hal buruk pada mereka sehingga mereka semua akan mati didalam hutan sembilan gunung monster. Sayangnya semuanya diatasi Qin Chen dengan membuat banyak keributan dan menghancurkan sembilan gunung monster.
Sekarang, Penguasa Kota bahkan tidak menyambut kembalinya mereka yang telah mempertaruhkan nyawa mereka untuk orang-orang dikota termasuk dia sendiri sebagai penguasa kota.
Qin Chen yang telah berada di depan kediaman penguasa kota, ia mengertak giginya karena ia adalah orang yang mengetahui rencana penguasa kota dalam sekali lihat.
Saat ia berada dekat dengan gerbang di depannya, Qin Chen langsung mengangkat kakinya dan mendobrak paksa gerbang tersebut untuk masuk kedalam. Saat ia menerjangnya, suara ledakan yang cukup besar mengejutkan orang-orang yang berada di dala kediaman penguasa kota.
Duarr!
Pandangan mereka semu menoleh kearah gerbang yang hancur diselimuti oleh debu-debu yang begitu tebal membuat pandangan mereka terganggu dan tidak dapat melihat siapa yang membuat onar dikediaman penguasa kota.
"Siapa disana!" Teriaknya dengan keras.
"Bacot!" Tiba-tiba suara Qin Chen terdengar dan ia melesat keluar dari gumpalan debu-debu tersebut dengan kecepatan tinggi, dan tiba-tiba ia muncul di samping pria tersebut dengan tangannya ia menamparnya hingga tersungkur.
Bugh! Srakkk!
Mata prajurit lainnya terbuka lebar dan lambat reaksi. "Penyusup membunuh Jendral! Perintahkan seluruh pasukan kepung bocah keparat itu!" Dengan suara yang lantang ia menghenuskan pedangnya ke arah Qin Chen dengan kecepatan luar biasa, sayangnya dapat Qin Chen tangani dengan begitu mudah.
Slash!
Tiba-tiba langkah kaki terdengar keras di sekitarnya ...
Tap ... Tap ... Tap ...
Ratusan langkah kaki membuat keributan di dalam kediaman penguasa kota, orang-orang di kota melihat keributan tersebut hingga membuat mereka penasaran dan ingin melihat apa yang sebenarnya terjadi sekarang ini di kediaman penguasa kota.
Saat mereka sampai disana, adegan yang begitu mengerikan dapat disaksikan langsung oleh mereka semua. Pembantai dan pemberontak penguasa kota membuat pasukan disana bergeletakan tanpa nyawa.
__ADS_1
"Si- Siapa bocah disana! Kenapa dia membantai orang-orang penguasa kota? Apa dia adalah pembelot yang memberontak terhadap penguasa kota?!'
"Tidak peduli siapa bocah itu, aku akan mendukungnya untuk meratakan penguasa kota ini! Karena beberapa bulan yang lalu, ada banyak keanehan terjadi di kediaman penguasa kota dan itu meresahkan warga sekitar."
"Apa kau yakin? Jika penguasa kota mengetahui ini semua, kita akan menerima imbasnya!"
"Kau lihat disana, siapa yang menang dan siapa yang kalah? Tentunya, bocah itu akan menang dengan pendiriannya, karena dia memiliki sebuah tekad penguasa!"
Mereka semua membicarakan Qin Chen yang tengah memberontak di kediaman penguasa kota. Mereka juga telah merasakan banyak keanehan di kediaman penguasa kota yang tidak seperti dulu lagi, karena penguasa kota seperti menyembunyikan sesuatu dibalik topengnya.
Tiba-tiba Qin Chen dikepung oleh pasukan di kediaman tersebut dengan ditangan mereka terdapat banyak macam senjata seperti pedang, tombak, selurit, pukulan bisbol dan lain sebagainya.
"Bocah sialan! Siapa kau berani-beraninya membuat keributan di kediaman penguasa kota! Masuk tanpa diundang dan membantai orang-orang di dalam! Aku akan menangkapmu dan menyerahkanmu kepada penguasa kota untuk diberikan hukuman berat!"
Qin Chen mengerutkan keningnya, dan langsung membalasnya. "Banyak bacot!" Qin Chen bergerak melangkah kedepan dengan mengepalkan tangannya, saat berada di depan matan pasukan itu, Qin Chen melepaskan pukulan biasa.
Bang!
Duarr! Drrtt! Drrtt!
"Kenapa? Apa kalian takut? Baiklah, aku akan membawa kalian ke neraka tanpa rasa takut!" Kata Qin Chen dengan begitu polosnya sambil mengeluarkan sedikit energi dalam dirinya di tangannya.
"Hiya!"
Boom! Boom! Boom!
Selama menyerang kediaman penguasa kota, ia mendapatkan banyak notifikasi dari sistem dimana ia hanya mendapatkan sedikit Poin Sistem dari mereka ini dibandingkan membunuh para monster.
Dihalaman utama kediaman penguasa kota terdapat banyak kerusakan dan dinding kediaman mulai runtuh. Qin Chen bergerak berputar-putar seperti orang menari menghindari serangan mereka dan satu-persatu mereka rubuh dihantam Qin Chen.
Ia bahkan sesekali memukul kepala mereka hingga meledak-ledak menjadi gumpalan daging kiloan di sana.
"Tinju Pemecah Air!"
__ADS_1
Pada saat ini, ia menarik tangannya kebelakang saat berada dihadapan puluhan pasukan tengah menyerangnya. Pada saat yang bersamaan, ia mendorong pukulan tersebut kedepan.
Wushh!
Seperti suara angin yang berhembus kencang melintasi gunung dan sungai, tiba-tiba sebuah bayangan tangan besar berwarna biru transparan melesat ke wajah mereka semua disana.
Boom! Boom! Boom!
"Arkkkk!" Suara mereka terdengar putus asa saat serangan Qin Chen berhasil mendarat di wajah mereka.
[Ding!]
[Selamat tuan, karena berhasil membunuh 104 Pembentukan (6). Memperoleh: 6.240.000 Exp + 6.240.000 Poin Sistem.]
Setelah menghabisi pasukan di kediaman penguasa kota, Qin Chen berdiri membersihkan pakaiannya yang penuh darah kotor yang menjijikkan. "Tch! Aku sampai harus menolak kemanusiaan melakukan hal seperti ini! Jika bukan dia yang memulainya, aku tidak akan melakukan hal ini!"
Orang-orang di luar kediaman melihat semuanya begitu jelas tanpa skip maupun jeda sedikitpun. Semuanya seperti air yang mengalir tanpa halangan dimana Qin Chen dengan mudahnya mengalahkan seluruh pasukan penguasa kota.
"Bagaimana mungkin! Jelas-jelas dia hanya seorang bocah! Bagaimana bisa dia begitu mengagumkan dan dapat mengalahkan seluruh pasukan penguasa kota dalam beberapa menit saja!"
"Apa dia reinkarnasi dewa pembunuh? Atau dia adalah keturunan monster kuno yang mulai menunjukkan eksistensi dirinya di dunia abadi ini!"
Saat mereka membicarakan Qin Chen, Qin Chen menyadari mereka sedari tadi dan membiarkan mereka disana karena tidak menganggunya saat bertarung. Jika mereka menganggu, Qin Chen akan langsung memberikan tindakan tegas.
Ia berdiri di depan ruangan penguasa kota yang dimana ia berada di lantai atas. Qin Chen lalu bersuara. "Penguasa kota! Keluar kau sekarang! Jika tidak, aku akan meratakan seluruh wilayah ini dan menimbun kau hidup-hidup di neraka!"
Bang!
Pintu utama ruangan meledak saat keempat sosok menunjukkan dirinya di depan pintu dengan berdiri berdampingan. Mereka adalah penguasa kota dan para petinggi lainnya yang melindungi penguasa kota sekarang ini.
"Bocah sialan! Apa yang kau lakukan pada Kediamanku!"
...
__ADS_1
*Bersambung ...