
Didalam ruangan, ia duduk melihat wanita sebelumnya yang tengah duduk dengan wajah kesal melihat Qin Chen. Sementara Qin Chen, ia melihatnya dengan wajah yang biasa-biasa saja.
"Sekarang aku memiliki beberapa gadis kecil yang cantik dan manis. Mereka masih kecil dan butuh perhatian khusus meski sudah terbiasa hidup mandiri, aku akan melepaskanmu dari tanggung jawab yang aku katakan sebelumnya selama kau kau mengasuh mereka berdua."
"Huh! Kau kira aku akan tertipu lagi dengan kata-kata manismu? Tidak akan! Aku tidak akan tertipu lagi dengan kata-kata manis itu lagi, sampai kapanpun tidak akan!"
"Aku sekarang tengah serius, aku ingin kau mengasuhnya. Soal gaji atau apapun itu, aku akan memberikannya selama kau setuju. Aku tidak akan bertindak lebih, hanya memintamu untuk menjaganya, bagaimana?"
Wanita itu meliriknya dengan tajam mencoba mempercayai Qin Chen kali ini. "Baiklah, kali ini, hanya kali ini aku akan percaya! Jika kau berbohong, kau akan tahu apa yang akan aku lakukan!"
"Baguslah, kau akan mendapatkan ruangan sendiri untuk beristirahat, sekarang pergilah dan beristirahat karena besok kau akan berkenalan dengan gadis kecil itu."
Ia membuka pintu dan membiarkan wanita itu pergi, diluar komandan telah menunggunya menuntun wanita itu kedalam ruangan miliknya sendiri, karena kapal itu sangat besar sehingga ada banyak ruangan di dalamnya.
***
Paginya
Didalam ruangan khusus dimana tempat Qin Chen berada untuk bekerja sebagai kapten, wanita semalam dan dua gadis kecil sebelumnya berada didalam melihat Qin Chen yang tengah duduk karena mereka baru saja masuk kedalam.
"Paman? Ada apa memangil kami kesini? Apa ada sesuatu yang ingin disampaikan kepada kami?"
"Kemarilah, paman akan mengatakan sesuatu pada kalian."
Mereka mendekati Qin Chen dimana wanita itu melihat kedua gadis kecil yang manis disampingnya tengah berjalan. Saat berada dekat dengan Qin Chen, Qin Chen mengusap-usap kepalanya dengan lembut.
"Mulai sekarang, wanita disana adalah ibu angkat kalian, dia akan merawat kalian, dan menjaga kalian berdua. Jangan lupa, paman pernah mengatakan bahwa kalian akan diurus oleh wanita cantik, bukankah dia cantik?"
Mereka menoleh ke wanita itu dan mengangguk, Qin Chen tertawa kecil melihat reaksi mereka. "Baguslah, mulai sekarang kalian bisa memangilnya ibu angkat, apapun yang kalian butuhkan katakan saja padanya karena dia sekarang adalah ibu kalian."
"Apa paman akan pergi?"
"Benar, paman tidak bisa membawa kalian berdua ketempat yang mengerikan, karena itu paman akan menyerahkan kalian berdua pada wanita disana. Dia orang yang baik, selama kalian bersamanya, kalian akan menjadi hebat seperti paman."
"Selain itu, paman akan mengirim kalian ketempat kalian bisa memakan banyak kue, bagaimana?"
Mereka berdua menundukkan kepalanya, mereka sangat berterimakasih karena telah membawanya. "Baiklah paman, kami akan menurut."
__ADS_1
"Gadis pintar, sekarang pergilah bermain dengan ibu angkat kalian. Paman ada pekerjaan disini."
"Baik."
Mereka berdua pergi mengandeng wanita itu keluar membuat wanita itu sedikit malu-malu didekat anak-anak. Qin Chen didalam ruangan melihat keluar, mereka telah pergi berlayar ketempat selanjutnya adalah tempat yang mungkin berbahaya.
"Segi tiga bermuda!"
***
Perbatasan Teritorial 4 Lautan
Ribuan kapal besar maupun kecil berlayar mendekati pusat segi tiga bermuda dimana disana adanya retakan besar di langit membuat orang-orang dapat masuk kedalam melalui jalur laut maupun udara.
Qin Chen dan lainnya berdiri diluar melihat begitu megahnya retakan tersebut saat kapal mereka memasuki retakan. Didalam retakan, cahaya seperti putaran waktu yang dipercepat membuat mereka semua berpindah dimensi ke dimensi segi tiga bermuda.
"Apa ini segi tiga bermuda? Tempat ini seperti tempat kuno di zaman purba, dimana hutan-hutan masih sangat besar dan lebat di daratan. Bahaya disekitar kita pasti sangat tinggi sampai-sampai suara-suara raungan monster terdengar sekarang ini."
"Kapten, laju kapal tidak dapat dipercepat dikarenakan akar-akar di sungai ini menyentuh lambung kapal dan baling-baling. Kemungkinan kita akan terhenti di sungai ini, ditambah ada beberapa lambung yang bocor akibat beda tajam."
"Tidak apa-apa, selama bahan-bahan makanan tersedia dan bahan bakar masih ada, kita tidak akan mati. Perintahkan kepada anak-anak untuk memperbaiki kapal, dan persiapan Senjata masing-masing untuk menghadapi situasi yang mungkin saja terjadi."
Komandan pergi untuk menyelesaikan perintah Qin Chen, sedangkan Qin Chen berdiri disana melihat tidak ada satupun kapal yang berada dekat dengannya.
"Apa mungkin saat memasuki retakan sebelumnya kita dipindahkan ke masing-masing titik koordinat yang telah ditentukan oleh retakan tersebut? Namun bagaimana? Apa retakan itu memiliki kesadaran? Atau jangan-jangan ada orang yang membuat segi tiga bermuda ini! Jika benar, dia benar-benar orang yang hebat!"
[Ding!]
[Terdeteksi, 320 monster laut! Buaya Sungai, tahap Raja lapisan 9.]
Saat ia mendengar itu, ia langsung berteriak. "Kalian semua pegangan yang erat, monster menyerang!"
Mereka langsung menoleh ke arah Qin Chen dan tiba-tiba kapal mereka ditabrak hingga terguncang hebat membuat barang-barang terlempar. Wanita itu, dan dua gadis kecil lainnya berpegangan dengan pagar.
'Sistem, aktifkan pertahanan kapal!'
[Ding!]
__ADS_1
[Pertahanan kapal, diaktifkan!]
Tiba-tiba sebuah dinding mengelilingi kapal tersebut dan guncangan sebelumnya menghilang. Qin Chen mengaktifkan pertahanan kapal agar tidak terjadi sesuatu yang buruk, disana ia melihat ratusan buaya sungai yang memiliki ukuran tubuh sangat besar.
Bahkan ia sendiri hanya sekali telan tanpa di kunya, itu dapat menelan 10-18 orang seperti Qin Chen dalam sekali telan. "Buaya sialan! Lihat ini, aku akan membuat kalian gosong dipanggang!"
Ia menarik tangannya dan aliran petir-petir muncul di telapak tangannya, lalu mengibaskan tangannya kesamping menyerang buaya sungai dengan serangan petir yang ia peroleh dari kesengsaraan sebelumnya.
Boom! Boom! Boom!
[Ding!]
[Selamat tuan, karena berhasil membunuh 34 buaya sungai. Memperoleh; 306 Miliar Exp + 306 Miliar Poin Sistem.]
Roarrr!
Blup! Blup! Blup!
Air di sungai mulai mendidih seperti hawa panas membakar mereka, gelembung-gelembung udara meledak-ledak menciptakan gelombang besar yang secara signifikan semakin besar membentuk Tsunami di hadapannya.
"Bukankah ini sedikit gawat!" Kata Qin Chen dengan bingung.
Namun ia masih santainya menarik tangannya kebelakang mempersiapkan ancang-ancang balasan. "Tinju Pemecah Air!"
Saat tangannya diayunkan kedepan ...
Duarr!
Sebuah ledakan besar memecahkan tsunami didepan matanya dan menghancurkan ratusan buaya sungai dengan sekali serangan. Meski memakan banyak energi, karena kekuatan mereka tidaklah jauh berbeda, dimana Qin Chen berada di tahap Kaisar lapisan 1 dan monster itu di tahap Raja lapisan 9.
"Lawan yang sebanding! Baru kali ini aku menguras banyak energi untuk menghadapi beberapa ratus monster, sebelumnya hanya monster dibawah Raja."
[Selamat tuan, karena mendapatkan 1 box surga.]
"Huh! Box, benar aku mendapatkan banyak box sebelumnya, aku akan membuka box surga dan meninggalkan box misteri karena masih belum membutuhkannya."
...
__ADS_1
*Bersambung ...