Sistem Penguasa Abadi

Sistem Penguasa Abadi
Chapter 58 : Kota Duan Kuno


__ADS_3

Pusat Segitiga Bermuda


Setelah memberikan si kembar cemilan manis, mereka semua pergi ke pusat Segitiga Bermuda untuk kembali ke dunia luar hari ini karena harta maupun hal lainnya telah Qin Chen peroleh sebelumnya, sekarang ia hanya ingin kembali dan melanjutkan perjalanan mencari keabadian tertinggi.


Disampingnya, kapal Peng Chao berlayar bersama dimana kapal-kapal lainnya berada dibelakang Qin Chen menyusul mereka berdua yang telah berada di depan sana.


"Saudaraku, setelah keluar kau akan kemana lagi?"


"Aku? Aku akan pergi ke Domain Dewa, untuk masalah Raja Laut, kau lebih pantas saudara Peng. Aku yang suka membuat onar tidak mungkin cocok untuk hal ini, karena itu aku akan pergi langsung ke Domain Dewa mencari keabadian sejati!"


"Apa! Domain Dewa bukanlah tempat yang mudah untuk ditempati seperti kita ini. Mereka memiliki kekuatan abadi yang tak terukur, sementara kita hanya seorang mortal dengan kekuatan abadi!"


"Hahahaha! Masa bodoh dengan mereka, aku Qin Chen akan melampaui keabadian dan menjadi keabadian sejati suatu hari nanti, pada saat itu aku akan hidup kekal abadi bersama istri-istri cantikku!"


"Begitu, baiklah! Saudaraku, aku akan mendoakanmu sampai kau benar-benar mencapai Keabadian dan berdiri di langit melihat kami dibawah sini!"


"Ya, tentu saja!"


Mereka berdua berteriak satu sama lain sambil tertawa terbahak-bahak dari kapal masing-masing. Sampai dimana mereka berdua memasuki gerbang di lautan itu dan menghilang kembali ke dunia utama karena harta disana sudah di peroleh oleh Qin Chen, dan harta dipegang oleh Peng Chao adalah bonus.


***


Dunia Utama


Setelah keluar dari Segitiga Bermuda, Qin Chen terpisah dengan yang lainnya dan berlayar menuju daratan selanjutnya. Karena mereka akan naik ke Domain Dewa, Domain Mortal ini tidak ada lagi yang bisa mereka lakukan kecuali bersenang-senang, karena Domain Dewa adalah tempat yang lebih menarik.


Daratan Kuno, tempat dimana portal menuju Domain Dewa dan tempat berkumpulnya monster-monster kuno dan orang-orang hebat di ranah Saint. Kemungkinan besar ada banyak Dewa Abadi bersembunyi disana untuk mencari kandidat Sekte mereka.

__ADS_1


Saat Qin Chen dan lainnya tiba disana, Qin Chen menyimpan kapal tersebut kedalam penyimpanan miliknya. Ia juga memberikan setiap orang cincin ruang untuk memudahkan mereka menyimpan nantinya.


Setelah itu, mereka menuju kota pertama karena setelah itu mereka akan ke portal dan kemungkinan besar akan ada banyak rintangan yang menghadang mereka semua di kedepannya.


Kota Duan Kuno


Qin Chen membagi tim untuk menyewa penginapan, menyiapkan makanan untuk malam ini, dan menyiapkan informasi untuk mereka bisa melanjutkan perjalanan. Sementara itu, Qin Chen tengah duduk menikmati secangkir minuman beralkohol di kota pertama.


Seperti biasanya, ia mendengarkan pembicaraan semua orang sambil menikmati secangkir minuman. Karena telinganya begitu tajam sehingga Qin Chen lebih mudah mencari informasi dari mulut ke mulut dibandingkan dari legenda ke legendanya.


"Kau tidak dengar, monster baru-baru ini menyerang pusat portal Perpindahan antar Alam, katanya mereka menyerang karena ingin naik ke domain dewa dan menjadi monster abadi disana."


"Apa mereka gila? Bahkan banyak pembudidaya hebat tidak bisa menjadi abadi dengan niat maupun tekad saja. Menjadi abadi membutuhkan kekuatan dan kepintaran, karena dunia ini membutuhkan kekuatan hebat menguasai seluruh daratan."


"Entahlah, pemikiran ras monster benar-benar aneh, namun mereka sangat kuat dalam waktu singkat! Jika saja ada perkawinan silang, mereka mungkin menjadi ras terkuat urutan keempat dari tiga lainnya."


"Kau benar, untuk sekarang lebih baik mengumpulkan banyak kekuatan dan menembus lapisan selanjutnya. Secara perlahan, kita akan menjadi abadi meksi membutuhkan waktu yang lama."


"Huh! Apa kau membaca berita pagi ini tentang Dewa Abadi yang menjual jiwanya ke tangan iblis untuk meningkatkan kekuatan?"


"Benar, aku membaca berita setiap paginya karena informasi itu lebih penting dibandingkan sekantong Koin Emas, namun tanpa Koin Emas, kita akan mati kelaparan dan kedinginan didunia luar."


Mereka berbicara sambil berjalan, dan Qin Chen mendengarnya sampai habis dimana Ia mendapatkan informasi bahwa ada kekuatan hebat didunia ini dan itu adalah iblis. Dimana Iblis memberikan kekuatan hebat dengan cara merawat menjual jiwanya padanya.


Dengan begitu, setelah orang itu mendapatkan kekuatan itu, maka mereka semua berada dibawah kendali iblis itu. Memikirkan hal ini, Qin Chen ingin menjadi pahlawan lagi dan menyelamatkan dunia dari kehancuran.


Namun tanpa ia sadari, ia sendiri yang mencoba menghancurkan dunia ini tanpa sepengetahuan dan kenakalan yang memindahkan matahari ke sisi lain karena ingin tidur, alasan yang tidak masuk akal.

__ADS_1


"Kau sudah dengar anak muda? Katanya monster mulai berkeliaran di hutan ini, siapapun yang hendak menuju portal Perpindahan akan mati di tengah jalan, karena berita ini telah menyebar luas dimana-mana."


"Apa tidak ada satupun yang selamat, paman? Karena bagaimanapun mereka adalah kultivator, apa mungkin mereka semua mati semua di dalam hutan?"


"Monster ini memiliki kekuatan di tahap Saint dan bahkan ada yang mencapai tahap abadi dimana ini setara dengan monster kuno yang melegenda."


"Huh! Begitu rupanya, pantas saja mereka tidak kembali hidup-hidup, karena monster di tahap abadi benar-benar merepotkan untuk dihadapi. Ditambah, jika monster tahap Saint berkumpul untuk menyerang bersama, kemungkinan menang hanya nol persen."


"Itulah kenapa, aku menyarankan kau anak muda untuk tidak pergi ke hutan karena situasi yang berbahaya. Tunggu sampai situasi mereda, kau dapat ke portal Perpindahan jika tujuanmu memang kesana."


"Terimakasih banyak atas sarannya paman, aku akan memikirkannya lagi untuk tidak ke sana."


"Ya sama-sama."


Setelah berbincang dengan paman itu, Qin Chen kembali bergerak mengumpulkan informasi dikota. Ia bertemu dengan beberapa orang idot dengan sifat arogannya membuat Qin Chen ingin menganggunya, namun ia ditahan oleh keinginannya.


Ia pergi ketempat lain dan membiarkan mereka yang sombong itu, ia mencoba kembali normal tanpa membuat ulah maupun kekacauan lagi karena tujuannya adalah Domain Dewa untuk sekarang ini.


"Ayolah Qin Chen, kau pasti bisa menahan diri agar tidak mencari keributan maupun membuat kekacauan di kota. Ini seperti bermain tahan tawa, siapa yang tertawa akan kalah dan yang tidak tertawa akan menang."


[...]


Sistem merespon, namun tidak berbicara sama sekali, ia hanya memberikan tanda titik yang panjang. Qin Chen melompat hingga tiba di sisi kota, tepatnya di tepian kota yang tidak ramai akan penduduk dan kebanyakan orang disana adalah pekerja keras.


'Mereka benar-benar pria sejati, aku kagum sampai ingin menangis! Andai aku seperti mereka memiliki otot di tubuh, aku pasti lebih tampan sekarang ini! Benar! Aku akan membentuk tubuh lebih ideal hingga tidak ada yang menandingi tubuhku!'


Tubuh Qin Chen kurus dan hanya memiliki bentuk sedikit saja, hanya sedikit tidak lebih maupun kurang.

__ADS_1


...


*Bersambung ...


__ADS_2