Sistem Penguasa Abadi

Sistem Penguasa Abadi
Chapter 34 : Bertemu Pedagang Benua lain


__ADS_3

"Baiklah, aku akan mengantarmu kembali dengan selamat ke kediaman. Jangan marah lagi, semuanya hanya salah paham. Malam itu aku mabuk berat, dan lima bersaudara membawaku dan aku tidak tahu bahwa mereka menurunkanku di ruanganmu."


Bai Chyou melihat matanya yang serius tidak sedang bercanda. "Huh! Baiklah, kali ini aku akan percaya padamu. Jika kau berbohong, kau akan menerima balasnya! Satu hal lagi, apa yang terjadi malam itu, jangan bicarakan siapapun!"


"Baik-baik."


Qin Chen memutar tubuhnya dan pakaian baru muncul secara ajaib langsung terpasang. Bai Chyou tidak dapat mempercayai hal yang ini, karena yang dilakukan Qin Chen sekarang adalah kekuatan yang hanya dimiliki oleh seorang pembudidaya di tahap Raja.


Diluar gua, Qin Chen sedikit bingung karena tidak mengingat apapun. Semalaman, ia kabur menculik Bai Chyou dalam kondisi mabuk. Sekarang, Qin Chen tidak tahu berada diamana saat ini.


Ia melompat ke langit dan melihat sekitarnya hanya ada hutan yang membentang luas di sekelilingnya. Qin Chen menyipitkan matanya dan menemukan kota pohon willow berjarak ratusan kilometer dari tempat tersebut.


"Ini sangat aneh, kenapa aku begitu sangat jauh dari kota? Bukankah semalam aku hanya masuk beberapa meter kedalam hutan untuk menghindari orang-orang keluarga Bai."


Qin Chen turun kebawah setelah memastikan keberadaan kota pohon willow. Dibawah, ia melihat Bai Chyou yang tengah memegang pisau ditangannya, ia berwaspada pada Qin Chen karena lebih bahaya dibandingkan monster.


"Sepertinya kita berada ditempat terpencil di daratan ini, atau lebih tepatnya di sudut hutan daratan ini. Kota pohon willow berada di utara berjarak seratus ribu kilometer. Mungkin kita akan sampai dalam waktu 2 hari terbang secara teratur menganti waktu untuk berjalan kaki dan terbang kembali."


"Apa! Bukankah semalam hanya masuk beberapa meter kedalam hutan? Kenapa begitu jauh! Apa kau membohongiku dan mencoba memperlama sampai ke kota! Aku memilih putri yang harus di urus, bagaimana bisa aku bersama pria sepertimu di tengah hutan ini."


"Apa salahnya? Mudah saja, aku memakanmu, dan putrimu menjadi putriku? Bukankah itu sangat mudah?" Balas Qin Chen yang langsung tanpa memikirkan apapun lagi.


"Tidak akan!"


"Baik-baik, sulit sekali mendapatkan tempat sedikit saja. Kita akan berangkat sekarang ke kota, aku memiliki banyak urusan di kota dan setelah itu aku akan pergi dari kota, karena tidak ada lagi yang bisa aku lakukan di sana."


Qin Chen meninggalkannya dibelakang dengan melangkahkan kakinya, Bai Chyou sesaat membeku, ia lalu menyusulnya setelah menelan perkataan Qin Chen sekarang.


***


Didalam hutan, suara langkah kaki serigala dan beberapa pertarungan pembudidaya abadi terdengar di telinga Qin Chen. Ia dan Bai Chyou mendekati sumber suara dan melihat pertarungan antara Raja Serigala Petir dan anak buahnya melawan prajurit yang melindungi kereta kuda.

__ADS_1


"Angkat senjata kalian semua! Jangan biarkan segerombolan serigala ini menyentuh Tuan Putri." Katanya dengan keras sambil mengangkat pedangnya.


Disudut lainnya, Qin Chen tengah mengintip dibalik semak-semak. "Wow, mereka seperti seorang pedagang dari benua lain. Gerobak yang penuh dengan material mentah yang luar biasa, didalamnya ada wanita cantik dengan penampilan halus dan lembut, tidak seperti dibelakangku, begitu kasar dan pemarah."


Krakk! Duarr!


Tangan Bai Chyou memukul pohon di sampingnya hingga tumbang membuat mata mereka menoleh ke arahnya.


"Apa yang kamu lakukan Nona Cantik!" Kata Qin Chen dengan terkejut sambil melihatnya yang tengah kesal melihat Qin Chen.


"Siapa disana! Cepat keluar!"


Qin Chen tidak memiliki pilihan lain, ia keluar dari semak-semak tersebut dan menunjukkan penampilannya. "Paman-paman sekalian, maaf menganggu pertarungan kalian, sebelumnya hanyalah ketidaksengajaan yang dilakukan oleh nonaku." Balas Qin Chen.


"Apa yang kalian lakukan disini, apa mungkin kalian suruhan keluarga Ti untuk menangkap tuan putri! Cepat jawab!" Ia dengan keras berbicara sambil mengarahkan senjatanya kearah Qin Chen.


Sementara prajurit lainnya tengah menghadapi serigala petir disana. Bai Chyou lalu melangkah kedepan dan berbicara. "Tuan, saya berasal dari kota pohon willow di Utara hutan ini. Semalaman, ada orang bodoh menculikku hingga tersesat di hutan ini. Maaf sebelumnya, saya Bai Chyou. Nona Besar dari keluarga Bai."


"Apa anda mengetahui suami saya?!" Dengan antusias ia bertanya kepada pria di hadapannya.


Qin Chen sedikit mundur karena tidak mungkin baginya mendapatkannya. Jika suaminya masih ada, mungkin Bai Chyou akan kembali padanya dan Qin Chen akan sendirian lagi di dunia ini.


"Maafkan saya nona Bai, bisakah kita membicarakan ini nanti. Untuk sekarang, kami perlu mengalahkan Raja Serigala ini yang tengah menyerang kami saat kembali ke kota tepi laut."


Bai Chyou mengangguk dan pria itu kembali membantu yang lainnya. Ia melirik kebelakang dengan posisi kepalanya tetap lurus melihat Qin Chen yang memiliki pandangan kosong, tiba-tiba ia bergerak mengeluarkan palu besar di tangannya.


Melesat disampingnya dengan tanpa ekspresi mendekati Raja Serigala di tahap Jalan Kesengsaraan. Saat ia berada di dekatnya, Qin Chen berputar dan mengayunkan palu besar ke arah tubuhnya.


Bang!


"Kuegkkk!" Dengan darah keluar dari mulutnya, serangan Qin Chen menyeret Raja Serigala Petir kesamping membawa pepohonan di belakangnya hingga membuat kerusakan besar di hutan.

__ADS_1


Duarr!


Saat tubuhnya menghantam dinding batu yang besar, raja serigala petir mati dengan mengenaskan.


[Ding!]


[Selamat tuan, karena berhasil membunuh Raja Serigala Petir, Jalan Kesengsaraan (3). Memperoleh; 300.000 Exp + 300.000 Poin Sistem.]


"Huh? Kenapa sangat sedikit, bukankah dia adalah Raja Serigala Petir? Sudahlah, sekarang bagaimana caraku kembali ke kota dan kembali berpetualang di dunia ini."


Ia turun kebawah setelah menghempaskan Raja Serigala Petir dengan sekali serangan. Orang-orang dibawah tercengang melihat Qin Chen begitu mudahnya mengalahkan Raja Serigala Petir tahap Jalan Kesengsaraan.


"Sangat kuat, pemuda itu benar-benar sangat kuat! Menghempaskan Raja Serigala Petir ditahap Jalan Kesengsaraan dengan begitu mudah. Apa mungkin dia berada di atas Jalan Kesengsaraan! Tapi bagaimana bisa, dia terlihat muda dariku."


"Apa mungkin pemuda itu adalah pangeran dewa dari suatu tempat yang tengah menyembunyikan indentitasnya di benua kecil ini. Bagaimanapun, tidak ada orang sekuat dia di benua ini."


"Tidak salah lagi, dia adalah pangeran dewa dari suatu tempat yang tidak diketahui. Dengan kekuatannya, dia bisa menjadi penguasa benua ini dengan mudahnya."


Bai Chyou sama halnya, ia tidak mempercayai Qin Chen yang seorang pemuda yang gila. Karena kekuatan yang ia tunjukkan sekarang ini membuka matanya tentang identitas tersembunyi Qin Chen.


Sementara Qin Chen yang tidak tahu apapun, bahkan identitasnya sebagai pengemis kota tidak ingin ia ungkapkan. Karena baginya, identitas dirinya adalah Qin Chen.


"Ayo kita lanjutkan kembali ke kota, semakin lama di dalam hutan akan semakin banyak monster-monster kuat yang berdatangan. Pada saat itu, kita semua akan dalam bahaya."


"Tapi tunggu, aku ingin berbicara dengannya tentang suamiku."


"Baiklah."


...


*Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2