Sistem Penguasa Abadi

Sistem Penguasa Abadi
Chapter 62 : Domain Dewa


__ADS_3

Ancient Tortoise


Setelah perjuangan berat yang melelahkan tubuh mereka untuk parkir di tepi cangkang Tortoise, mereka akhirnya turun kebawah dengan bahagia. Qin Chen yang telah berada di sana melihat kesamping dan melihat ke arah kapalnya.


Ia sedikit memiringkan kepalanya, dan ia menyimpan kembali kapal tersebut ke dalam inventorinya. Ini membuat seluruh pasukannya tercengang, karena bisa seperti ini kenapa tidak melompat saja dan menyimpan kapal tersebut dengan tangannya.


"Tu- Tuan ... "


"Ada apa? Apa ada yang salah?" Tanya Qin Chen yang polos karena ia baru 13 tahun namun sudah mencicipi Janda Muda nan cantik di kota.


"Ti- Tidak ada, tidak perlu dipikirkan." Balasnya yang tidak bisa membahas tentang ini.


Qin Chen mengerutkan keningnya dan menepuk tangannya, lalu mereka berangkat mencari portal tersebut. Ditengah jalan, Qin Chen menyadari sesuatu yang membuatnya kebingungan.


"Ah! Benar juga, kenapa tidak melompat saja tadi kita, bukankah memarkirkan kapal tanpa tukang parkir sangat melelehkan. Sial, sepertinya aku sedikit pikun akhir-akhir ini karena kekurangan asupan manis."


Mata mereka terbuka, rahang tercengang tidak berbuat apapun. Pada saat itu, mereka tiba di atas bukit dimana terdapat altar yang besar membuat Qin Chen berhenti. Tiba-tiba sebuah suara di benaknya berbunyi.


[Ding!]


[Selamat tuan, karena berhasil menemukan Altar Teleportasi. Altar ini dapat memindahkan tuan dan lainnya pindah ke domain dewa dalam waktu singkat.]


"Jackpot! Kita menemukan Altar Teleportasi ke Domain Dewa, kahahaha surga benar-benar memberkati pria tampan ini, hahahaha!" Ia tertawa seperti orang gila yang membuat burung gagak di pohon beterbangan ketakutan.


Air laut bergelombang besar dimana mata mereka semua melihat bahwa Qin Chen benar-benar gila!


Ia melangkah ke atas altar di susul oleh pasukannya. Diatas sana, mereka kebingungan karena tidak tahu menggunakan altar tersebut termasuk Qin Chen sendiri, namun ia tenang mencari solusi.


'Nah sistem, apa mengaktifkan altar ini harus menyumbangkan banyak energi?'


[Benar tuan, sekaligus berikan Altar ini sesuatu seperti batu roh untuk memperkuat Perpindahan tuan.]


'Baiklah, aku serahkan tentang batu roh selebihnya aku sendiri yang akan mengurusnya.'

__ADS_1


Qin Chen menutup matanya dan energi di tubuhnya keluar, orang-orang mundur kebelakang merasakan tekanan yang luar biasa dimana energi itu sangat kuat dan bahkan seperti abadi.


'Apa ini kekuatan Qin Chen yang sebenarnya, apa selama ini dia hanya bermain-main dan menyembunyikan kekuatan aslinya? Setidaknya ini berada di tahap abadi dalam legenda, namun sebentar lagi aku akan ke Domain Dewa yang tidak mungkin bagiku sendiri bisa kesana.'


Ia yang memeluk kedua bocah kecil menghindari tekanan tersebut, dimana energi dalam diri Qin Chen mengalir ke tangannya dan keluar memasuki volume yang ditempatkan di samping altar tersebut.


Secara signifikan kapasitas pengaktifan mulai penuh, secara tiba-tiba getaran terjadi membuat kerak-kerak di sekitar Altar hancur dan memperlihatkan kemegahan Altar tersebut di mata mereka.


"Altar, aktifkan!"


Boom!


Suara dengungan membentuk sebuah sirkuit sihir besar berlapis-lapis di langit. Mereka semua berada didalam sirkuit tersebut dan secara perlahan tubuh mereka menghilang dari bawah hingga ke atas.


"Selamat tinggal Domain Abadi, dan Selamat datang Domain Dewa!"


Itulah kata-kata terakhir Qin Chen yang ia ucapkan dengan terang-terangan. Namun dalam hatinya, ia mengucapkan perpisahan dengan seseorang di daratan persik yang mungkin sendiri sendirian disana.


Sekaligus, mengucapkan terimakasih kepada istrinya yang membunuhnya. Bagaimanapun, kehidupan keduanya benar-benar menyenangkan dikelilingi banyak wanita dan kekayaan melimpah, ia bisa melakukan apapun selama ia mau.


***


Domain Dewa, Hutan Dewa Kuno


Tiba-tiba di hutan muncul sirkuit yang begitu besar sehingga mengejutkan seluruh monster di sekitarnya. Sinar itu menembus langit membuat seluruh orang termasuk dewa-dewa yang berkuasa dapat merasakan kehadiran penguasa yang akan mengacaukan dunia ini sekali lagi.


Sementara itu, Qin Chen dan lainnya tiba di hutan dengan selamat setelah melewati lorong waktu yang misterius. Lorong itu membuat Qin Chen penasaran, penasaran tentang siapa yang menciptakan lorong waktu? Seolah itu adalah ruang yang dibengkokkan sehingga bisa melintasi ribuan bahkan miliaran kecepatan cahaya dalam satu waktu/tarikan nafas.


Didalam hutan, Qin Chen melihat kanan dan kiri tidak menemukan monster-monster kuat maupun lemah. "Sepertinya kita telah sama di Domain Dewa, namun kita tidak bisa melihat seberapa hebat Domain Dewa ini sebelum ke atas sana untuk melihat."


Ia menunjukkan ke atas, dimana pepohonan besar menjulang tinggi sehingga bisa melihat seberapa fantasi Domain Dewa. Mereka mengangguk dan mengikutinya melompat ke atas melihat Domain Dewa.


Saat berada di atas, Qin Chen terdiam tidak berkata-kata lagi. Domain Dewa seperti surga, dimana langit yang cerah di cakrawala, naga dan Phoniex terbang melintasi langit, monster-monster fantasi yang tak terhitung jumlahnya.

__ADS_1


Daratan yang megah akan alamnya membentang luas di hadapannya, seolah tanah ini adalah tanah yang diberkati oleh pencipta dunia.


"Seperti didalam game MMORPG yang pernah aku mainkan sewaktu SMA, hmm ... Hmm ... Sangat bernostalgia melihat pemandangan ini, sayangnya aku sudah tua." Gumam Qin Chen yang sadar dirinya sudah tua namun masih muda dengan tubuh 13 tahun ini.


"Apa paman sudah ketempat seperti ini sebelumnya?"


"Benar paman, paman seperti sudah pernah ke tempat seperti ini, apa paman mengetahui tempat lainnya?"


Qin Chen mengerutkan keningnya. "Tidak, ini pertama kalinya paman ke tempat seperti ini dengan kaki paman sendiri, meski dulu pernah melihat seperti ini, paman tidak dapat menjangkaunya karena terlalu lemah, sekarang paman bisa."


"Begitu ... Berarti paman seperti peri langit, bisa mendapatkan semuanya sekarang ini."


Qin Chen tersenyum manis, ia mengusap-usap kepala mereka berdua dengan lembut. "Benar, untuk sekarang paman bisa mendapatkan semuanya. Karena itu, paman akan memanfaatkan kekuatan ini untuk sesuatu yang ingin paman lakukan. Sekarang, kita akan ke kota dan menjadi abadi sejati!"


"Baik Paman."


'Yosh, petualangan baru akan dimulai cerita baru akan datang!'


Mereka semua melangkah keluar dari hutan mencari kehidupan yang ada untuk mengenal lebih dalam bagaimana dan apa saja di Domain Dewa ini, sebagai orang baru yang tidak dikenali inilah yang mereka lakukan sekarang ini.


Sepanjang perjalanan, kedua gadis kecil manis miliknya bermain berlarian diantara bunga dan pohon di kejar Qin Chen yang seperti anak kecil, karena bagaimanapun ia masihlah kecil berusia 13 tahun dengan jiwa tua dan tubuh dewasa.


"Kalian pelan-pelan, nanti jatuh ... "


"Tidak paman, kejar kami kalau bisa, hehehehe ... "


"Paman ... "


Qin Chen hanya tersenyum, perjalanan Kali ini tidak sunyi seperti sebelumnya, karena ada banyak orang yang ia bawa. Namun, itu juga tanggung jawab Qin Chen melindungi mereka apapun yang terjadi, karena bagaimanapun mereka adalah keluarga Qin Chen meski tidak sedarah.


...


*Bersambung ...

__ADS_1


Next mungkin seperti biasa up 2/day karena udh mulai membaik sakitnya


__ADS_2