
Melihat Elazar mendekatinya, Georg langsung memasang kuda kudanya, Ariana yang berada di bawah arena menggunakan skill analyze untuk melihat status Elazar,
\=========================
Nama : Elazar Vanslaine
Level : 900 / 999
Stats rank : SSS
Skill : ????
\=========================
“Gawat..... cepat Georg mundur....” Teriak Ariana.
Xenon langsung melompat naik ke atas arena, dia mengeluarkan tombak pemberian dewi dari item box nya. Ariana menyusul nya dari belakang sambil mengeluarkan busur pemberian dewi, tapi Elazar sudah berdiri di depan Georg dan mengangkat tangan nya.
“Hiyaaaaaaa.....” Georg menyerang Elazar yang langsung mengibaskan serangan nya.
Elazar membalas dengan tusukan tangan nya dan menghujam pinggang Georg sampai berlubang,
“Gah......” Georg langsung muntah darah.
“Georg.....” Teriak semuanya termasuk Xenon dan Ariana.
Dengan kibasan tangan nya, Elazar membuang Georg begitu saja dan membuatnya terlempar menjauh, Cecil, Edlan dan Lifana menangkap tubuh Georg dan memeriksanya, ketiganya lega karena luka Georg tidak mengenai bagian vital dan dia hanya pingsan, tapi harus segera di rawat supaya tidak menjadi fatal. Sementara itu, Xenon melompat dan langsung menyerang Elazar. Melihat tombak yang terhunus padanya, Elazar kaget dan melompat mundur sehingga serangan Xenon mengenai lantai arena.
“Hah....tombak itu....kamu dapat dari mana tombak itu ?” Tanya Elazar kaget ketika melihat tombak nya.
__ADS_1
“Kamu...berani sekali kamu menyakiti teman ku....” Teriak Xenon dengan marah.
“Tunggu...jawab pertanyaan ku, dapat dari mana tombak itu....” Ujar Elazar.
Tapi Xenon tidak mendengar, dia langsung maju menyerang Elazar dengan tusukan tombaknya yang bertubi tubi. Elazar menghindari serangan Xenon dengan susah payah, karena Xenon menyerang dengan serius ingin membunuhnya. Elazar melompat dan melayang di udara, tapi dia kembali terjatuh karena di tembak bertubi tubi menggunakan panah sinar oleh Ariana. Xenon maju menyerang Elazar yang sedang berusaha bangkit setelah terjatuh.
“Tunggu....itu tombak dewi Seraphina kan....kalian siapa ?” Teriak Elazar.
Mendengar nama dewi di sebut, Xenon menghentikan serangan nya, ujung tombaknya sudah berada di depan wajah Elazar.
“Hei...kenapa kamu tahu tombak ini tombak pemberian dewi Seraphina ?” Tanya Xenon.
Ariana mendekat dan berdiri di sebelah Xenon yang masih mengacungkan tombak nya. Elazar melihat Xenon dan Ariana yang berdiri di depan nya, di mengamati keduanya dan senjata yang di pegang keduanya dengan wajah serius.
“Ternyata begitu.......” Elazar langsung berlutut dengan satu kaki di depan Xenon dan Ariana.
Keduanya menjadi bingung dan melihat satu sama lain, mereka sama sekali tidak mengerti siapa sebenarnya Elazar. Tiba tiba,
Xenon dan Ariana menoleh, ternyata mereka sudah di kepung oleh prajurit dan ksatria istana. Elazar berdiri dan bejalan menghampiri keduanya,
“Maaf kan aku yang mulia.....” Ujar Elazar.
Dia langsung memeluk Xenon dan Ariana dengan tubuh besar nya, kemudian terbang dengan kencang keluar arena membawa keduanya. Pasukan pemanah menembaki ketiganya, tapi Edlan dan Lifana juga teman sekelas mereka berteriak teriak supaya jangan menembak. Cecil terus berusaha menyembuhkan luka Georg yang sudah hampir menutup walau Georg masih dalam keadaan pingsan. Para petugas medis membantu Cecil menggunakan sihir penyembuhan nya, setelah itu membawa Georg ke dalam menggunakan tandu.
Di podium, para noble menjadi heboh, tapi tidak ada yang berani keluar dari sana karena raja masih duduk di atas mereka dengan geram dan menggertakkan giginya. Valia yang melihat kejadian itu,
“Xenon kun....Ariana chan....” Ujar nya sambil memandang melihat ke langit.
Lynx yang berdiri di sebelahnya juga melihat ke langit bersamaan dengan Valia, tangan nya memegang pundak Valia yang menyambutnya dengan memegang tangan nya.
__ADS_1
*****
Sementara itu, di luar kota, di atas sebuah bukit yang cukup tinggi, Elazar mendarat dan melepaskan Xenon juga Ariana,
“Hey...apa apaan ini ?” Tanya Xenon.
“Kenapa kamu membawa kita ke sini ?” Tanya Ariana.
Mendengar Xenon dan Ariana yang protes, Elazar langsung berlutut dengan satu kaki dan menunduk,
“Maafkan hamba yang mulia, hamba terpaksa membawa yang mulia keluar....” Ujar Elazar.
“Kenapa kamu panggil kita berdua yang mulia, tolong jelaskan...” Ujar Xenon.
Elazar menjelaskan sambil menunduk, dia mengatakan kalau dahulu kala, ada satu suku lagi yang menghuni benua paling utara di dunia yaitu suku demon, yang hidup harmonis bersama dengan suku lainnya. Tapi keharmonisan itu tidak bertahan lama, akhirnya terjadilah perang antar kerajaan di dunia yang terdiri dari 7 kerajaan. Setelah berperang selama ratusan tahun, akhirnya 7 kerajaan itu sepakat untuk melakukan gencatan senjata, tapi karena masih banyak selisih paham di antara mereka, akhirnya di putuskan, masing masing kerajaan memanggil seorang champion (jawara) dari dunia lain yang akan mewakili kerajaan nya untuk bertarung.
Pemanggilan pun di lakukan, tapi 7 manusia yang di panggil dari dunia lain itu tidak setuju kalau mereka saling bertarung hanya demi mencari siapa pemenang nya. Akhirnya ke 7 kerajaan sepakat memenjarakan mereka, tapi kekuatan mereka sangat besar, akhirnya malah mereka menguasai ke 7 kerajaan itu dan berbuat semena mena. Dewi Seraphina yang melihat perbuatan mereka, turun tangan dan berperang dengan mereka, hampir seluruh suku bergabung dengan dewi Seraphina. Paling banyak yang bergabung adalah suku demon dan yang paling sedikit bergabung adalah suku manusia.
Perang besar pun terjadi antara pasukan yang di pimpin oleh dewi Seraphina dan pasukan ke 7 jawara itu. Awalnya pasukan dewi Seraphina menang dan berhasil memukul mundur pasukan musuh, tapi 7 jawara itu memanggil entitas dari dunia lain yang memberi mereka kekuatan luar biasa jauh melebihi sebelum nya. Akhirnya mereka berhasil mendesak pasukan dewi mundur dan membunuh semua suku demon yang di anggap paling banyak memberontak kepada mereka. Mereka membuat dewi tidak bisa turun kembali ke dunia. Tapi dewi mewahyukan kepada pasukan nya kalau akan ada sepasang pahlawan utusan dewi yang akan membasmi 7 jawara itu dengan ciri tidak memiliki satu lengan dan dua kaki, hal inilah yang di jadikan ramalan oleh penduduk benua Estrina.
1000 tahun yang lalu, ketika Xenon dan Ariana lahir, 7 dewa itu kembali menyerang benua Estrina dengan tujuan membunuh keduanya, tapi dua kerajaan besar yang ada di benua ini bergabung, Solarice dan Ramona menjadi Solram untuk menentang pasukan 7 jawara yang akhirnya di anggap dewa. Kemudian 7 dewa itu memancing dewi Seraphina turun ke dunia dan menangkap nya, setelah itu mereka mengurung dewi di sebuah tempat di benua Estrina dan membagi jiwanya menjadi 7 bagian di dalam dungeon yang ada di 7 kerajaan di benua Estrina.
“Benarkah yang kamu katakan ini ?” Tanya Xenon.
“Benar yang mulia, aku berasal dari suku demon yang sudah punah, aku sudah di kurung oleh 7 dewa gadungan itu selama 1800 tahun ketika pasukan dewi kalah.” Ujar Elazar.
“Berarti aku dan Ayumu penyebab kejadian 1000 tahun yang lalu ?” Tanya Ariana.
“Mohon maaf atas jawaban ku, tapi itu benar yang mulia.” Jawab Elazar.
__ADS_1
Ariana langsung menutup mulutnya tengan kedua tangan nya. Xenon yang melihat Ariana terguncang langsung merangkul nya.