Solram Saga

Solram Saga
Chapter 8


__ADS_3

Akhirnya mereka berjalan kembali ke kuil tempat awal mereka, setelah itu mereka kembali ke rumah kecil dan Xenon memasak makan untuk keduanya. Keduanya makan dengan riang dan berbincang bincang tanpa memikirkan masa lalu. Setelah itu,


“Um...Ayumu kun, sebenarnya kita perlu tidak sih pergi dari sini ?” Tanya Ariana.


“Kenapa kamu tanya begitu ?” Tanya Xenon.


“Aku kok kayaknya nyaman berada di sini....mungkin karena sudah terbiasa di kurung di ruang bawah tanah di kehidupan lalu ya, aku malah merasa takut untuk bertemu dengan orang orang di permukaan.” Jawab Ariana.


Xenon berpikir, dia sendiri juga sebenarnya merasakan, apa gunanya kalau kembali ke permukaan, melihat kondisi tubuh nya yang cacat di tambah dia juga melihat kondisi Ariana, sudah pasti kalau keluar hanya akan ada pelecehan dan kekerasan terhadap mereka berdua.


“Baiklah, setelah ku pikir pikir, tidak ada gunannya juga keluar, aku juga dulu tidak pernah bergaul dan tidak pernah keluar rumah di kehidupan yang dulu, sekalinya keluar rumah aku malah di dorong dari atap.” Balas Xenon.


“Jadi kita tinggal di sini....” Balas Ariana.


“Hmm...di luar ada lahan cukup luas, walau di bawah tanah tapi terang dan kita bisa bercocok tanam, semua alat nya ada di sini...” Ujar Xenon.


“Terima kasih Ayumu kun.....” Ujar Ariana.


“Sama sama Rui chan, aku juga sama sepertimu, di kehidupan dulu atau di kehidupan sekarang....” Balas Xenon.


Akhirnya mereka memutuskan untuk hidup berdua di dalam dungeon terdalam, sesekali mereka naik ke atas untuk berburu dan mengambil bahan makanan. Di dalam bagunan itu ada banyak sekali benih tanaman seperti memang sudah di sediakan, Xenon mulai bercocok tanam di halaman setelah danau, sementara Ariana memancing ikan di danau untuk makan keduanya. Setiap hari, Xenon menggores dinding supaya mereka mengetahui waktu dan sudah berapa lama mereka di dalam. Lalu kadang kadang naga besar hitam yang mereka lawan pertama kali muncul dan mereka membunuh nya. Xenon dan Ariana akhirnya paham kalau naga itu akan muncul sebulan sekali dan setiap kali naga itu muncul, mereka bisa menikmati daging naga yang lezat. Keduanya hidup dengan tenang dan bahagia, mereka menikmati kehidupan lambat mereka.


*****


Menurut hitungan Xenon di dinding, mereka sudah berada di sana selama 5 tahun, Xenon dan Ariana sekarang sudah berumur 17 tahun. Selama 5 tahun itu, mereka terus bertukar cerita tentang kehidupan masa lalu mereka, kehidupan sewaktu di permukaan dan bercerita pengalaman mereka ketika menjelajahi dungeon. Mereka sudah sampai ke lantai 200 dan sudah mengerti jalan pintas setiap lantai supaya cepat sampai ke atas. Ladang yang di buat oleh Xenon sekarang sudah menghasilkan, dia menanam tomat, jagung, kentang, ubi dan sebuah pohon apel yang terus berbuah.


Naga besar itu muncul hari ini, Xenon dan Ariana sudah menunggu di depan kuil untuk melawan nya, ketika naga muncul.


“Ayo Rui chan....”


“Iya Ayumu kun....”


Xenon melompat ke atas, Ariana langsung melepaskan anak panah nya dan menembakki nya ketika Xenon sedang melompat, Xenon langsung menghujam kepala naga dengan tombak nya dan membuatnya jatuh mencium tanah. Tubuh naga yang besar itu ambruk dan menghilang menjadi debu cahaya. Xenon membuka tangan nya dan Ariana langsung menepuk nya, kemudian mereka pergi menuju altar untuk melihat status mereka.


\===========================================


Nama                   : Xenon Von Solarice (Madoroki Ayumu)


Level                     : 999 / 999


Rank stats           : SSS


Skill                       : Body enchantment, rapid thrust, jump thrust, barrier, dragon spear blaster, dragon breath,                                    dark spear strike, dark burst, summon ultimate darkness.


Passive                 : Spear mastery, armor skin, dragon blood, dark element.


Trait                      : Immortality, fast regen, strong body, boost level up.

__ADS_1


Other skill            : Crafting, Blacksmithing, Builder, item box.


\==========================================


Nama                   : Ariana Julias Ramona  (Koyama Rui)


Level                     : 999 / 999


Rank stats           : SSS


Skill                     : Rapid shot, focused shot, analyze, heal, antidote, dragon arrow shot, dragon arrow rain, holy                                ray, holy smite, angelic maximum blessing.


Passive                : Spirit bow mastery, eagle eye, dragon blood, holy element


Trait                     : Immortality, fast regen, strong body, boost level up.


Other skill           : Herbalist, Pharmacist, Alchemy, item box.


\===========================================


“Sepertinya sudah tidak berubah lagi sejak sebulan lalu...” Ujar Xenon.


“Iya....sepertinya sudah mentok....” Balas Ariana.


“Yuk pulang....” Ajak Xenon.


“Iya yuk....” Balas Ariana sambil merangkul Xenon.


“Lengan ?” Tanya Xenon.


“Um....siapa yang memberikan nya....” Jawab Ariana.


“Lagipula itu gerbang kemana ?” Tanya Xenon.


“Tidak tahu.....” Jawab Ariana.


Tiba tiba ada selembar kertas jatuh dari atas, Xenon mengambil nya, kemudian membaca tulisan di dalam nya.


“Selamat, kalian sudah mencapai puncak kekuatan kalian, aku berikan hadiah lengan dan sepasang kaki ini untuk kalian, maaf aku pakai cetakan di item box kalian, pakailah lengan dan kakinya.....oh dan sekarang kalian sudah tidak perlu susah susah menjelajahi dungeon untuk keluar, cukup masuk saja ke gerbang maka kalian akan berada di lantai 1 dungeon, kalian sudah memiliki kuncinya, pakai saja sesuka hati kalian....salam sayang dewi Seraphina.”


Xenon dan Ariana tersenyum membacanya, mereka langsung mengambil lengan dan sepasang kaki itu, kemudian berjalan menuju patung besar yang berada di ujung kuil, mereka mengatupkan tangan, karena tangan Xenon hanya satu, Ariana melengkapinya dengan tangan nya, keduanya menunduk mengucapkan terima kasih. Setelah itu, keduanya keluar dari kuil untuk kembali ke rumah mereka. Sampai di rumah, Xenon mendudukkan Ariana di kursi, kemudian dia jongkok dan memasang sepasang kaki yang baru di dapat nya dari dewa ke tubuh Ariana. Ketika sepasang kaki tiruan itu menyentuh pangkal kaki di tubuh Ariana, cahaya terang keluar, ketika cahaya memudar, Ariana sudah memiliki sepasang kaki dengan warna kulit yang sama,


“Ayumu kun.....hik....aku utuh lagi....hik....aku utuh....” Ujar Ariana sambil menangis.


“Syukurlah Rui chan....syukurlah....” Xenon lega melihat nya.


Kemudian Ariana mencoba berdiri, dia tidak merasakan apa apa karena kakinya terbuat dari mythril, tapi dia bisa menggerakkan nya seperti menggerakkan kaki aslinya. Ketika mencoba melangkah, Ariana terjatuh dan Xenon langsung menangkap nya, kemudian Xenon menuntun nya perlahan lahan seperti mengajari anak kecil baru berjalan.

__ADS_1


“Kakiku...tidak terasa apa apa dan keras seperti mythril, tapi aku bisa menggerakkan nya seperti kaki ku sendiri....ajaib.” Ujar Ariana sambil berpegangan pada Xenon.


“Hmm...coba sebentar...”


Xenon mengetuk ngetuk paha Ariana dan ternyata benar yang di katakan Ariana, kaki nya benar benar keras sekeras logam.


“Berat tidak ?” Tanya Xenon.


“Tidak tuh, tidak terasa apa apa....” Jawab Ariana.


“Ayo coba jalan lagi....”


Xenon dengan sabar menuntun Ariana yang sudah beberapa kali mau terjatuh, setelah beberapa kali mencoba, Ariana mulai bisa melangkah sendiri sambil terus berpengangan pada Xenon.


“Um...Ayumu kun, kamu tidak mau pakai lengan mu ?” Tanya Ariana.


“Jujur saja....aku takut....selama aku hidup, aku tidak pernah punya lengan sama sekali di sebelah kanan....” Jawab Xenon.


“Aku bantu ya.....” Balas Ariana.


“Wah sudah jam berapa nih, aku harus keladang....nanti ya Rui chan....” Ujar Xenon yang langsung lari keluar dari rumah.


“Kok kabur sih.....tapi aku mengerti, dia pasti takut dan bingung karena tiba tiba punya tangan.....aku belajar dulu, nanti akan ku bujuk dia memakai lengan nya.” Ujar Ariana di dalam hati.


Beberapa hari pun berlalu, Ariana mulai lancar berjalan dengan kaki barunya, dia mencoba berlari dan melompat lompat pendek di tempat. Dia terus berlatih untuk memperlancarnya, sementara Xenon terus menghindari Ariana yang selalu menyuruhnya memakai lengan nya. Suatu hari, Ariana tidak mengejar ngejar Xenon lagi, membuat Xenon menjadi bingung. Dia melihat Ariana sedang duduk di tepi danau sambil memegang lengan untuk Xenon dan menunduk sedih. Xenon yang tidak enak hati mendekati Ariana dan duduk di sebelah nya,


“Um...Rui chan....” Tegur Xenon.


“Kenapa kamu tidak mau memakai lengan nya Ayumu kun, aku jadi merasa sangat tidak enak kalau seperti ini....” Ujar Ariana sambil menunduk.


“Um...maafkan aku, aku masih belum siap.....” Balas Xenon.


“Tapi kalau begitu, kapan siap nya.....kamu harus berani dong....” Ujar Ariana sambil menoleh melihat wajah Xenon.


Xenon melihat wajah cantik Ariana yang sedih dan mulai menitikkan air mata, kemudian Ariana menoleh melihat kakinya.


“Baiklah, kalau kamu tidak mau memakai lengan mu, aku akan melepas kembali kedua kaki ku ini....” Ujar nya sambil memegang kedua kakinya.


“Jangan Rui chan.....jangan....baiklah, kamu menang.....aku akan memakai nya, tolong jangan lepaskan kedua kaki mu....” Xenon mencegah tangan Ariana.


Kemudian dia mengambil lengan nya dan memandangi nya, dia kembali menoleh melihat Ariana yang sedang berantusias melihat nya, tanpa pikir panjang lagi, Xenon menempelkan lengan nya ke pangkal pundak nya dan cahaya terang keluar, kemudian Xenon melihat lengan nya sudah menempel dan dia mencoba mengepalkan tangan nya. Wajah Xenon terlihat bingung dan tertegun, tiba tiba Ariana memeluk nya.


“Aku....punya lengan....punya tangan.....aku normal....perasaan apa ini...aku tidak mengerti.....aku tidak mengerti Rui chan.....” Ujar Xenon.


Ariana tidak berkata apa apa, dia hanya terus memeluk Xenon dengan erat dan membenamkan wajah Xenon di dadanya. Xenon mulai menangis, perasaan nya mulai meluap dan akhirnya keluar bersama tangisan nya.


“Tidak apa apa Ayumu kun....tidak apa apa......keluarkan semuanya, aku di sini bersamamu.” Ujar Ariana sambil mengelus kepala Xenon.

__ADS_1


“Aku....aku punya lengan........” Gumam Xenon.


Xenon langsung mendekap tubuh Ariana dengan kedua lengan nya, dia sekarang bisa memeluk Ariana sepenuh nya. Keduanya diam beberapa saat dalam posisi berpelukan.


__ADS_2