
yana menikmati waktu berjalan - jalan dengan suaminya. ia menaiki beberapa permainan. tangan mereka selalu berpegangan tanpa pernah dilepas.
sementara dibelakang selena dan rey terus menerus berdebat tentang hal yang tak penting. anak buah mereka dibuat pusing dengan perdebatan mereka. tanpa di sadari musuh sudah dekat dan siap menyerang.
morgan dari tadi sudah menyadari bahwa mereka di ikuti. yana pun sudah mengatakan pada morgan bahwa mereka akan di serang. setelah menguasai kekuatannya, instingnya menjadi begitu tajam, dalam jarak beberapa meter ada orang yang berniat jahat ia akan langsung bisa merasakannya dan disebelah mana. ia sudah memberitahu morgan ciri - ciri dan dibelah mana sekelompok penjahat itu.
saat mereka sudah berada dekat morgan memberi tahu rey dengan kekuatannya. selena yang juga memiliki kekuatan tinggi bisa langsung tau apa yang mereka bicarakan. mereka langsung bergegas mengitari morgan dan yana.
tanpa mereka sadari taman ria itu menghilang, yang ada hanya hutan luas dan musuh yang sudah menyergap mereka. jumlah musuh lebih banyak sepuluh kali lipat dari mereka.
selena tersenyum menyeringai, pasalnya gadis itu sudah lama ingin bertarung secara brutal tapi sejak masuk istana peter melarangnya menggunakan gaya bertarung brutalnya karena takut melukai prajurit iblis.
" kalian semua lindungi yang mulia, aku akan bertarung sendirian, aku rindu bertarung secara brutal.."
"baik" semua anak buahnya langsung menurut pasalnya mereka sudah tau apa yang akan dilakukan gadis itu dan mereka tak ingin menjadi korban juga.
"tunggu, apa kau cari mati, kekuatan mereka selevel dengan kita, aku akan maju bersama mu"
"heh jangan meremehkan ku dan lebih baik kau tetap disini takutnya ada sesi ke dua dan ketiga, aku takut saat kita lengah mereka akan menculik ratu"
__ADS_1
"dan level kekuatan ku jauh di atas ini, minggirlah aku akan membuka segel ku"
selena menggigit jari jempolnya hingga berdarah, lalu ia mengusapkan darah itu dikeningnya, muncul beberapa tulisan kuno diwajahnya.
"bommmm" suara ledakan kekuatan selena begitu besar, rey yang melihat itu tersentak kaget, pasalnya baru kali ini ia melihat kekuatan ras siluman kuno, ternyata begitu besar dan mengerikan. lalu rey membayangkan kekuatan ratunya sedahsyat apa, pantas kekuatan ras darah murni mereka menjadi rebutan. yang darah campuran saja begitu kuat.
"menyerah saja kau tak akan mampu melawan kami" ucap salah satu dari penjahat itu.
"ha... ha... ha... suruh keluar bedebah itu, jika hanya kalian kroco - kroco kecil hanya satu hempasan saja sudah lenyap" seru selena sembari menghempaskan kekuatannya kearah musuh. semuanya langsung terkapar.
***prok....
prok***...
seseorang di balik pohon muncul dengan banyak anak buah lagi. ia bertepuk tangan sembari menatap selena dengan tatapan yang menjijikan menurut selena.
"ternya memang kau penghianat murahan yang berada di balik semua ini, siapa kali ini yang mau membayar sampah seperti mu.." selena berkata sembari menatap tajam penuh kebencian ke arah orang itu.
"kau masih sama seperti dulu tapi semakin ganas dan aku semakin suka, bagaimana jika kau ikut aku saja sayang" ucap pria itu dengan tatapan penuh arti pada selena.
__ADS_1
rey yang mendengar kata - kata dan melihat tatapan menjijikan pria itu pada selena, ia meradang, amarahnya memuncak. ingin rasanya ia merobek mulutnya dan mencongkel mata pria itu.
🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
cinta datang tanpa permisi...
tanpa peduli pada siapa ia berlabuh...
cinta datang tanpa diundang....
namun cinta tak seperti jalangkung....
yang datang tanpa di undang dan pergi tak diantar.....
cinta datang namun tak mungkin untuk pergi...
sekali ia berlabuh, selamanya ia bersemayam.....
🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
__ADS_1