Suami Ku Raja Iblis

Suami Ku Raja Iblis
Tingkah Alex


__ADS_3

Naga api masih menangis di dalam pelukan Orlando, Alex merasa musuhnya saat ini begitu licik dan cerdik, Ia harus sangat berhati - hati. Naira merasakan ada seseorang yang sedang mengawasinya namun saat ia menoleh tak ada seorang pun, Alex menyadari kegelisahan kekasihnya itu, Ia menarik dan merangkul pinggang Naura.


"Ada apa sayang??" Alex sebenarnya juga merasakan mereka sedang di awasi dari tadi, Ada yang aneh dengan tempat itu.


"Apa kamu tidak merasa bahwa kita sedang di awasi oleh seseorang??" Naura masih celingukan ke kanan dan ke kiri tapi tak menemukan apa - apa, Zidan mendengar perkataan Naura baru sadar bahwa di tempat mereka kini memang terasa begitu berbeda, Ada sesuatu yang janggal tapi mereka tak tahu apa itu.


"Biar aku coba menggunakan kekuatan mata ku untuk menyelidiki hal ini, Aku juga merasa ada sesuatu yang janggal dengan tempat ini!!" Zidan mulai menggunakan kekuatan matanya, Namun yang ia lihat hanyalah mereka kini di kelilingi sebuah dinding dan tak bisa melihat tembus dinding, ini aneh padahal biasanya kekuatan matanya bisa menembus apa saja dan bermil - mil jauhnya, Kini Zidan menambah penuh kekuatannya namun akhirnya ia terpental ke belakang hingga terluka parah, Kedua matanya berdarah, Amelia langsung berlari ke arah Zidan terlempar dan jatuh, Semua orang terkejut lalu mulai membuka segel kekuatan masing - masing bersiap - siap untuk bertarung.


Naura menggunakan kekuatan penyembuhannya untuk mengobati luka di tubuh Zidan, Alex menyeringai licik, Ia seakan tengah merencanakan sesuatu, Bagi Rey, Zion dan Morgan dari kecil jika Alex tersenyum seperti itu pasti akan melakukan hal yang mengerikan, Hal - hal yang tak bisa mereka bayangkan. Rey dan Zion saling pandang dan bergidik ngeri, Entah apa lagi yang akan dilakukan bocah itu, Sepertinya musuh kali ini akan mendapat kejutan yang tak terduga dari Alex si raja jahil.


"Rey, Sepertinya akan ada pertunjukan yang akan di buat si bocah tengil!!" Zion menyenggol lengan Rey.

__ADS_1


"Hmm, Sepertinya sih begitu, Ya semoga saja itu orang bisa tahan!!" Rey masih mencoba bertahan agar tak tertawa sama halnya dengan Zion yang kini mati - matian menahan tawa.


Naura sudah selesai menyembuhkan luka di tubuh Zidan, Ia kembali ke sisi Alex, Alex membisikkan sesuatu pada Naura. Entah apa yang dilakukan oleh Alex, Ia berjongkok tangannya menyentuh tanah dan tak berapa lama tiba - tiba tubuhnya menjadi banyak, Semakin lama semakin banyak dan " Bumm" suara ledakan dari dinding pembatas yang mengurung mereka pun meledak karena tubuh Alex yang menjadi begitu banyak hingga setengah dari bayangannya sampai di luar dinding dan meledakkan dinding tak terlihat itu dari dalam dan luar, Musuh yang tak bisa menghindari aksi Alex yang tiba - tiba membelah dirinya menjadi banyak pun akhirnya terpental, Tubuhnya gosong akibat ledakan.


"puff.... Ha...ha...ha.." Kini Zion tak lagi mampu menahan tawanya, Melihat bawahan musuh yang gosong pun dia semakin menjadi, Bahkan tanpa sadar ia tertawa sambil terus menepuk bahu Salsa.


Rey masih mencoba menahan tawanya, Ia melirik ke kiri dan ke kanan takut jika ada serangan mendadak saat mereka tengah lengah. Naura langsung memegang pundak Alex, Ia menggunakan teknik rahasia untuk mengembalikan kekuatan Alex secara penuh. Alex tau di sepanjang perjalanan menuju ke tempat tinggal ratu terdahulu ia akan menghadapi berbagai macam jebakan dan semakin dekat dengan tujuan maka mereka akan menghadapi musuh yang semakin kuat pula, Ini baru permulaan entah jebakan seperti apa lagi yang akan mereka hadapi nantinya tapi yang pasti Alex akan berusaha melindungi orang disekitarnya meski harus mempertaruhkan nyawanya sendiri.


***Sesulit apapun hidup ku nanti


Ku tak akan pernah mengeluh

__ADS_1


Tak ada gunanya mengeluh


Mereka hanya tahu saat ku bahagia


Mereka tak pernah tahu saat ku menderita


Bagi ku luka ini hal biasa


Hinaan ini menjadi generang semangat diri


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁😴🍁🍁🍁🍁🍁***

__ADS_1


__ADS_2