
Saat semuanya tengah akan bersiap maju tiba - tiba muncul lingkaran sihir ditengah mereka. Para kakek dan seorang yang misterius telah muncul.
" Hormat pada putra mahkota..,saya Orlando komandan pasukan iblis nenek moyang anda siap membantu..!!!" Seseorang itu berlutut pada Alex.
"Orlandooooo...." Teriakan Smit menggema di seluruh penjuru tanah terkutuk. Dia sangat membenci Orlando karena luka sayatan diwajahnya adalah bekas goresan pedang Orlando.
"Bangunlah komandan bantu aku menghadapi Smit, biarkan para kakek membantu paman Rey dan paman Zion, ibu dan ayah masih belum selesai.." Mereka semua telah maju menghadapi musuh bersama.
Selang beberapa jam Zion terlempar hingga jauh, bahkan ia muntah darah.
"Buset dah, kekuatannya kenapa mirip sekali dengan ku!!" Saat hendak bangun tiba - tiba tubuhnya tertimpa tubuh Rey yang juga terpental akibat serangan musuh.
"Uhhh, Rey kau mau membunuh ku..berat banget badan mu..!!"
"Uhg sorry aku juga nggak sengaja, tapi makasih udah menopang ku.." Rey nyengir kuda.
"Menopang kepala mu itu, cepet bangun aku bisa mati beneran nih.." Zion mendorong tubuh Rey dan mencoba untuk berdiri lagi.
" Ngomong - ngomong kekuatan mereka kenapa sama persis dengan kita Rey, apa mungkin mereka nenek moyang kita, kalau bener bikin malu aja karena jadi pengkhianat." Tukas Zion pada Rey yang juga berusaha berdiri.
__ADS_1
"Sepertinya begitu, kita tukeran lawan saja Zi, aku lawan kekuatan yang sama dengan mu baru bisa imbang begitupun sebaliknya kau juga pasti sama.!!" Rey memberi usul pada Zion, para kakek dan prajurit telah banyak menghabisi pasukan musuh namun ada yang aneh dari mereka karena setiap kali mati pasti akan hidup kembali. Para kakek sudah hampir kehabisan tenaga.
"Bener juga, lagian aku juga sudah lama ingin menghajar nenek moyang mu ha..ha..ha.."
"Brengsek kau kita lihat siapa yang bisa menumbangkan lawan lebih dulu.!!"
"Siap siapa takut" Zion mulai maju duluan dan disusul Rey. Sementara Alex dan Zidan kini telah dicengkeram lehernya oleh Smit, mereka hampir kehabisan nafas, "duaghh" Orlando menendang dan memukul Smit hingga jungkir balik terlempar jauh sampai muntah darah, akhirnya Alex dan Zidan terlepas. Kini Smit bertarung dengan Orlando, sebenarnya Alex sendiri mampu membunuh Smit tapi percuma ia akan hidup lagi, Alex harus menunggu ibunya menjadi pedang yang bisa ia gunakan menghancurkan Smit hingga tak tersisa.
Orlando mengeluarkan kekuatannya bersamaan Smit pun mengeluarkan kekuatan yang sangat besar, Smit terpukul mundur tiga langkah sementara Orlando terpental jungkir balik hingga jauh sampai muntah darah.
"Ha..ha..ha.. kau pikir bisa mengalahkan ku hah.." Kini Smit hendak menyerang Orlando untuk yang terakhir, tiba - tiba tanah berguncang, awan yang awalnya gelap terbelah oleh sinar yang terang,Morgan dan Yana melayang di awan. Para kakek dan prajurit yang hampir kehabisan tenaga tiba - tiba pulih kembali, kekuatan Rey dan Zion naik beberapa kali lipat. Saat Yana mengangkat tangannya, banyak senjata muncul dan pergi ke arah para prajurit, kakek. begitupun Rey dan Zion juga mendapatkan senjata mereka.
"Gak bisa baca sikon ya..!!" Salsa melotot ke arah Zion.
"Tau nih, emang bener - bener tengil suami mu!!". Rey dan Selena menimpali ucapan Salsa.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
***Bagi ku kamu satu - satunya
__ADS_1
Tak terganti meski telah tiada
Bagi ku kamu segalanya
Tak terlupakan meski telah pergi
Bagi ku kamu dunia ku
Meski sulit kan ku gapai indah mu
Ku rengkuh cinta mu tak akan pernah ku lepas
Hingga aku kan menyusul mu di sana
Di tempat kini kau berada
Di dalam penantian abadi
Di persinggahan akhir dunia ini
__ADS_1
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁***