
tempat yang dituju mereka sangatlah jauh, membuat hati morgan semakin tak tenang. entah kenapa ia tak merasakan adanya luka ditubuh yana. benar karena pernikahan darah membuat morgan dan yana terhubung, morgan juga akan merasakan sakitnya jika yana terluka.
di tempat lain
🔥🔥🔥🔥🔥
zion menidurkan yana di rumah yang berada di atas pohon. pemandangannya begitu indah. dibawah pohon ada taman bunga, ayunan dan berbagai permainan anak kecil. ada batu besar bertuliskan nama zion dan yana.
dulu saat zion mendengar ratu dan raja mereka diserang, zion segera berlari dan mencari tau keberadaan yana, namun para prajurit hanya membawa mayat raja dan ratu, sementara yana kecil dinyatakan hilang.
bertahun - tahun zion mencari yana sampai ia bergabung dengan morgan. ia mulai menyerah mencarinya. zion berfikir yana kecil mungkin telah dibunuh oleh musuh. namun saat morgan membawa yana dan menikahinya. zion termangu melihat yana, ada bayangan yana kecil pada istri morgan. zion pun mencari informasi yana bahkan sampai datang ke dunia manusia dan saat zion tau bahwa ia benar - benar yana kecil. zion merasa sakit hati, bagaimana bisa yana melupakan dirinya. bagaimana bisa yana menikahi pria lain. kini zion bertekat apapun yang terjadi ia akan menikahi yana bahkan zion akan menyerahkan kekuatan yana pada wanita itu.
di tempat morgan berada
🔥🔥🔥🔥🔥
mereka memutuskan beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan. sembari beristirahat mereka mulai berdiskusi rencana langkah apa yang akan mereka ambil jika kemungkinan terburuk terjadi.
saat melanjutkan perjalanan selena menatap rey lekat. ia berfikir jika terjadi kemungkinan terburuk maka ia akan mengorbankan nyawanya untuk yana. karena ia sudah bersumpah di detik - detik kematian orang tuanya bahwa ia akan mempertaruhkan nyawanya untuk melindungi putri. dalam hati selena "maafkan aku rey, mungkin ini adalah saat - saat terakhir kita" batin selena, tanpa sadar butiran bening lolos dari matanya. cepat - cepat ia menyekanya sebelum ada yang melihat.
"aku tau apa yang ada di fikiran mu selena, aku tak akan membiarkan apapun terjadi pada mu. jika ada yang kehilangan nyawa untuk melindungi putri, akulah yang akan melakukan itu. ku harap kelak rey akan menjaga dan memberikan kebahagiaan untuk mu dek" batin peter yang terus memperhatikan tingkah adiknya itu.
di tempat zion
__ADS_1
🍁🍁🍁🍁🍁
"di mana ini, uh kepala ku sakit."
"kamu sudah sadar yaya..?" zion mendekat ke arah yana.
"siapa yaya dan kenapa kamu membawa ku kesini, dimana morgan.?"
"apa kau tak ingat tempat ini, yaya adalah nama kecil yang aku berikan dulu pada mu.?"
"bagaimana kau bisa melupakan semua ini, bagaimana bisa kau melupakan ku.?" zion menitikkan air mata. hatinya begitu sakit melihat orang yang teramat dirindukannya telah lupa padanya.
"apa maksut mu zion, aku benar - benar tak mengerti"
yana bingung dengan apa yang dikatakan zion, tapi jauh dilubuk hatinya ia merasakan sakit melihat zion seperti itu.
kini yana tak tau harus berbuat apa karena ia memang tak mengingat apapun tentang zion.
zion menuntun yana dan menceritakan tentang ia dan yaya kecilnya itu dulu.
zion berhenti tepat disebuah batu besar yang bertuliskan nama zion dan yana.
yana yang melihat itu jantungnya terpacu begitu cepat. kepala yana tiba - tiba berdenyut hebat. kepalanya terasa begitu sakit. yana berteriak.
__ADS_1
" tidakkkkk....."
"sakittttttt..."
"hiks.... hiks...."
zion merangkul yana berusaha menenangkannya.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
***ku mencari sang pemilik hati ini....
ku menunggu, selamanya menunggu....
tak tentu arah dan tujuan.....
hanya satu yang ku yakini, kamu pasti datang.....
datang padaku, mengisi hari ku dengan tawa mu.....
temani ku di saat sepi.....
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁***
__ADS_1