
Akhirnya Morgan setuju. Mereka kini telah berdamai. Zion dan Morgan bersumpah menjadi sahabat lagi. Morgan memanggil Rey dan Selena menggunakan kekuatannya. Dia menyuruh Rey dan Selena datang ke dunia manusia. Morgan memberi tahu bahwa ia sudah menemukan Yana dan bonus hadiah yaitu putra kandungnya. Rey, Selena datang bersama orang tua Morgan. Orang tua Morgan sangat ingin melihat cucunya. Terutama Lilian yang sudah mengomel di sepanjang perjalanan teleportasi mereka. Bram ayah Morgan terus menggelengkan kepalanya mendengar ocehan istrinya yang tak ada titik komanya. Selena dan Rey tertawa dengan tingkah bibi Lilian itu.
Saat mereka sampai di sana, Rey hendak menyerang Zion, dengan sigap Morgan menghentikannya.
"Cukup Rey, sekarang kita semua sudah saling memaafkan dan berdamai. Jami memilih bersatu untuk melindungi putra ku, karena Alex menguasai kekuatan kedua suku ibu dan ayahnya, musuh yang sangat kuat pasti akan muncul memperebutkan kekuatan putra ku." Morgan masih menghadang Rey. Selena mengangguk mengerti. Bram yang pendiam pun angkat bicara. Dia setuju dengan putranya, dari pada memperbanyak musuh lebih baik memperbanyak sekutu agar tak menjadi lemah.
"Ayah setuju dengan mu Morgan, kita harus mempersiapkan diri dari sekarang."
__ADS_1
"Cukup, minggir jangan menghalangi jalan ku. Aku ingin memeluk cucu ku, kalian terlalu banyak bicara dihadapan anak kecil dan kamu Rey, kamu harus belajar mengendalikan emosi mu di depan anak kecil jangan menunjukkan kekerasan, kau sendiri akan memiliki anak." Lilian menjewer telinga Rey hingga merah namun ia dikejutkan dengan sesuatu yang menarik - narik pakaian bawahnya. Lilian melihat ke bawah dan berteriak.
"Oh my good...!!cucu ku tampan sekaliiii...". Semua yang ada di sana menutup telinga mereka saat mendengar Lilian yang mulai berteriak histeris saat melihat Alex. Lilian pun menghujani Alex dengan ciuman bertubi - tubi. Alex hanya cekikikan geli. Semua yang ada di sana menggelengkan kepala karena tingkah Lilian yang sudah menjadi nenek tapi masih bar bar dan cerewet tentunya. Semua terlihat bahagia. Saat mereka mengajak Yana dan Alex kembali ke kerajaan iblis, Alex meminta Zion dan Morgan untuk tinggal sebentar lagi di dunia manusia. Dia ingin berjalan - jalan dan bermain dengan Morgan dan Zion. Lilian ingin ikut namun Bram melarangnya, ia menyuruh Lilian menyiapkan penyambutan dan pengangkatan Yana sebagai ratu resmi dan penobatan Alex sebagai putra mahkota kerajaan iblis. Akhirnya Lilian pun mengikuti kemauan Bram,wajahnya cemberut. Selena mencoba merayu Lilian yang sedang ngambek kayak anak kecil yang minta permen tapi tidak di kasih.
Bram yang melihat tingkah istrinya terkekeh. Meskipun sudah tua tingkah laku Lilian masih tetap sama seperti saat pertemuan pertama mereka di waktu muda dulu. Lilian begitu bar - bar, cerewet dan ngambekkan. Tapi itulah yang membuat Bram jatuh cinta. Karena sikap bawelnya Lilian tak pernah bisa merahasiakan apapun darinya. Karena saat bawelnya datang ia pasti keceplosan bicaranya. Selena, Rey dan orang tua Morgan sibuk mempersiapkan segalanya. Tamu yang akan di undang juga begitu banyak. orang tua dan kakek Zion pun ikut membantu. Kakek Morgan yang tak pernah keluar dari lembah api pun datang dan membantu. Mereka mempersiapkan keamanan dengan sangat hati - hati. Kedua kakek - kakek itu meneliti dan mengawasi semuanya. Takut jika nanti ada penyusup, mereka memasang cermin kejujuran di gerbang masuk cermin itu ditambahkan kekuatan api kematian di dalamnya agar bisa menangkap musuh yang ingin melukai Alex.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
__ADS_1
Keteguhan akan mempererat tali ikatan...
Memaafkan akan membuat hidup lebih tenang....
Ikhlas akan membawa kedamaian hati...
Merelakan membuat segalanya lebih indah...
__ADS_1
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁***