
Di tempat Yana..
🍁🍁🍁🍁🍁
Yana menjadi pengusaha sukses. Kini putranya telah berumur satu tahun. Dia selalu menanyakan kapan ayahnya menjemput dirinya. Yana selalu mengatakan sebentar lagi, meski baru berumur satu tahun anak itu memiliki kecerdasan melebihi orang dewasa. Pendengarannya begitu tajam hingga beberapa kilometer pun ia masih bisa mendengar dengan jelas.
Suatu hari Alex mendengar seseorang menerangkan cara mencari pesugihan dengan memanggil raja iblis. Alex selalu di beri tahu Yana bahwa ayahnya adalah raja iblis. Alex pun melakukan ritual pemanggilan raja iblis tanpa sepengetahuan Yana. Morgan yang terpanggil pun muncul.
"Eh kenapa anak kecil yang melakukan ritual."
"Appa kau raja iblis..?" Alex tak menghiraukan kata - kata Morgan.
"Iya dan kau anak kecil kenapa memanggil ku dan bagaimana bisa.." Morgan menatap anak itu lekat, ia merasa hangat di lubuk hatinya. Kehangatan yang menghilang bersamaan dengan hilangnya istri kecilnya itu.
"Apakah nama mu Morgan.?" Seketika Morgan terkejut mendengar pertanyaan anak itu.
"Bagaimana kau tau..?"
"Perkenalkan namaku Alexander Putra Morgan."
"Hei kau mengambil namaku bocah"
__ADS_1
"Ibu yang memberikan nama mu padaku"
***Deg...
Deg***...
Jantung Morgan terpacu begitu cepat. Entah apa yang terjadi ia ingin berlama - lama berada di samping bocah itu, padahal di istana ia sedang sibuk dan yang paling ia tak mengerti, selama ini banyak yang memanggilnya tapi ia tak peduli tapi saat bocah ini memanggilnya ia langsung hadir. Ada rasa kerinduan dan ingin memeluknya.
" Jangan melamun, apa kau tak merindukan istri dan anak mu, tataplah aku". Morgan kaget dan menatap tajam ke arah anak itu. Saat melihat perubahan pada diri anak itu jantung Morgan seakan berhenti berdetak. Tubuhnya gemetar hebat.
***Deg....
Deg***....
"Aish apa ayah ku ini bodoh bahkan tak bisa mengenali putranya sendiri, tentu saja Yana." Alex mengatakannya dengan mode menggemaskan. Morgan pun langsung memeluk erat Alex,ia menangis hebat. Dia bahkan tak terpikirkan dunia manusia untuk mencari istri kecilnya, bahkan ia tak tau jika saat itu Yana tengah hamil.
"Ayah kata ibu seorang pria harus kuat, nggak boleh cengeng.."Alex mengelus pundak Morgan. Morgan yang mendengar ucapan anaknya tersenyum,ia sangat bahagia.
"Bagaimana kamu tau aku ayah mu sayang". Morgan menciumi Alex dan mendudukannya di pangkuan Morgan.
"Dari bayi ibu selalu bilang bahwa ayah ku pria hebat, ia seorang raja iblis, ayah masih sibuk bekerja dan nanti kalo ayah tidak sibuk lagi pasti menjemput kita pulang." Keturunan iblis memang berbeda dari lahir mereka sudah bisa berbicara dan mengerti artinya.
__ADS_1
"Ayah apa sekarang ayah sudah tidak sibuk, kasian ibu setiap malam menangis merindukan ayah.." Morgan yang mendengar kata - kata putranya kembali menitikkan air mata. Dia juga sangat merindukan istrinya. Morgan merubah dirinya seperti tampilan manusia biasa,ia ingin memberi kejutan untuk istrinya, begitupun Alex berubah kembali lagi. Morgan yang melihat itu merasa bangga, putranya yang bahkan ia tak tau,mengakuinya sebagai ayah dan kini putranya jugalah yang menjadi titik awal ia akan bertemu istrinya. Istri yang begitu ia rindukan, istri yang memberi hadiah terindah dalam hidupnya. Morgan menggendong Alex, Alex pun tak menolaknya justru ia merangkul Morgan dengan nyaman ia sandarkan kepalanya di pundak Morgan.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
***Hadiah terindah dari bidadari hati ku....
Pengobat luka, penawar rindu....
Bahagia ku memiliki mu...
Beruntungnya aku memilih mu....
Kau bidadari ku....
Penyempurna hidup ku....
Terima kasih sayang...
Ku mencintai mu....
Selamanya....
__ADS_1
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁***