Suami Ku Raja Iblis

Suami Ku Raja Iblis
Pedang Cahaya


__ADS_3

Yana menghempaskan kekuatannya menuju para prajurit Smit, mereka pun hancur berkeping - keping. Kini tinggal para panglima kerajaan, bagi Yana itu sudah imbang untuk para kakek, Zion, Rey dan yang lainnya bisa menghadapi mereka.


"Smit, aku akan membalaskan dendam leluhur ku pada mu..!!!"Yana menatap tajam ke arah Smit sambil menggenggam tangan Morgan.


"Ha...ha...ha..., kini akulah yang akan menghabisi mu dan seluruh keturunan mu, hanya aku yang boleh memiliki kekuatan abadi."Smit berkacak pinggang tertawa penuh kesombongan.


"Haduh....,ni orang nggak ada takutnya ya...!!" lagi - lagi Zion berkomentar.


"Apa dia masih memiliki kartu yang tidak kita tau, lebih baik kita berhati - hati..!!" Rey merasa ada yang tidak beres dengan Smit.


"Aku juga merasa begitu paman, sepertinya hal ini tak sederhana seperti yang terlihat!!"Alex merasa ada sesuatu yang terlewatkan tapi ia sendiri juga tak tau apa.


"Bagaimana dengan Naura dan Amelia..??" Selena mulai mengkhawatirkan putrinya.


"Zidan sudah membuat duplikat dirinya, ia akan segera menemukan keberadaan Naura dan juga Amelia." Alex menjelaskan pada semua yang ada di sana.


"Smit, kau sudah membuat suku ku musnah, kau juga yang telah membunuh orang tua ku, aku akan menghancurkan mu, dendam ini harus kau bayar lunas.!!" Yana menyatukan dirinya dengan Morgan, cahaya yang sangat terang keluar dari dalam tubuh mereka.

__ADS_1


Tubuh Yana dan Morgan melayang ke bawah secara perlahan,sementara cahaya yang keluar dari dalam tubuh mereka perlahan berubah menjadi sebuah pedang. Rey dan yang lainnya dengan segera menghampiri tempat di mana tubuh Yana dan Morgan tergeletak. Para kakek bertarung melawan panglima pasukan dibantu Selena dan Salsa, sementara Rey, Zion, Orlando juga Zidan menjaga tubuh Yana dan Morgan.


"Wow...,pedangnya bener - bener indah, mampus dah itu pria jelek!!,keren..., keren..!!"Zion mengacungkan jempolnya sambil kepalanya manggut - manggut.


"Kamu itu bener - bener ya, untung si salsa lagi sibuk bertarung, kalau nggak, uh bisa copot itu telinga mu..!!"Rey membalas omongan Zion dan menjitak kepalanya.


Pedang itu terbang ke arah Alex, Alex yang menyentuhnya langsung merasakan kekuatan dari ayah dan ibunya menyatu dalam dirinya. Smit melihat itu semakin murka.


"Huh, kau pikir bisa mengalahkan ku hanya dengan itu, naif..!!" Tiba - tiba Smit menarik sesuatu dari dasar tanah, membuat tanah berguncang dan terbelah.


Alex pun bersiap - siap, ia melakukan transformasi diri. Tubuhnya berubah menjadi campuran suku siluman kuno dan iblis abadi, kekuatannya naik berkali - kali lipat. Sama halnya dengan Alex, kekuatan Smit pun naik berkali - kali lipat. Alex membuat cangkang pelindung untuk tubuh Yana dan Morgan dari kekuatannya. Dia tak mau ambil resiko sekecil apapun untuk keselamatan orang tuanya.


"Kamu bisa diam nggak sih Zi?? heran aku dan Zidan apa duplikat kamu sudah menemukan keberadaan Naura juga Amelia."Rey benar - benar mengkhawatirkan keadaan putrinya, entah kenapa ia berfirasat buruk.


"Aku sudah menemukannya, tapi sekarang duplikat ku melawan seorang yang sangat kuat, mungkin jika aku bersatu dengan duplikat ku kami akan seimbang, tapi di sini..!!" Zidan menatap punggung Alex dari belakang, dia sudah bersumpah untuk terus berada di dekat Alex dan menjadi perisainya.


Alex mulai bertarung dengan Smit, kekuatan mereka imbang. Smit mengerahkan kekuatannya, begitupun dengan Alex. Suara peraduan pedang mereka menggema di tanah terkutuk itu, semua yang ada di sana merasa gendang telinganya sakit serasa mau pecah saat mendengar suara pedang mereka yang di adu. Semua menggunakan tenaga dan kekuatan untuk melindungi diri dari imbasnya pertarungan mereka, kini semuanya berhenti berperang dan hanya menjadi penonton pertarungan antara Smit dan Alex.

__ADS_1


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


***Tiada pengorbanan yang sia - sia


Di balik perjuangan ada orang terkasih


Di balik rasa sakit, ada rasa bahagia


Di balik gelapnya hidup ada kau bawa cahaya


Ku berjuang untuk mu


Kita berjuang untuk masa depan


Kan ku genggam tangan mu


Bersama kita bisa raih segalanya

__ADS_1


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁***


__ADS_2