
Di dunia manusia....
🍁🍁🍁🍁🍁
Hari ini Zion, Morgan dan Alex ingin bermain di pantai, sementara Yana hanya bisa menjadi pengikut ketiga pria itu. Jauh dalam hatinya ia merasa sangat bersyukur. Setelah badai cobaan datang bertubi - tubi padanya dan rumah tangganya. Kini ia mendapatkan segalanya kembali. Dia mendapatkan cintanya lagi, ia juga mendapatkan sahabat kecilnya lagi, bahkan ia dapat bonus, yaitu putra yang begitu jenius dan penyayang.
Saat di pantai Yana hanya menunggu di pinggir pantai, sementara tiga pria itu tengah asyik berenang dan saling mencipratkan air pada satu sama lain. Kini Yana telah meneguhkan hatinya. Apapun yang terjadi kelak ia akan tetap berusaha bertahan dan tak akan menyerah. Karena ia tahu saat ia telah kembali nanti pasti akan ada banyak musuh yang mengincar putranya. Morgan meninggalkan Zion dan Alex yang masih berenang, ia mendekati Yana di pinggir pantai.
"Sayang apa yang kau pikirkan kenapa melamun...??". Morgan membelai rambut Yana. Dia memainkan ujung rambut Yana yang panjang.
" Tak apa, aku hanya bahagia melihat kalian bersama, penantian ku tak sia - sia."
" Aku mencintai mu sayang, terima kasih telah setia pada ku dan maaf karena baru menemukan mu dan anak kita." Morgan mengecup lembut bibir mungil istrinya sekilas. Dia sangat merindukannya.
" Tidak sayang, jangan meminta maaf pada ku, ini ujian rumah tangga kita dan terima kasih kamu sudah mau memaafkan Zion, bahkan kamu mau bersahabat dengannya lagi. Aku bangga pada mu sayang." Yana bersandar di dada bidang Morgan. Dia merasa nyaman saat ada di dekapan suaminya. Mereka berdua memandang Zion dan Alex yang bermain dan bercanda, mereka tak menyangka Alex bisa meluluhkan hati Zion.
__ADS_1
"Uh Ya anak kamu bener - bener nakal kayak ayahnya, lihat tubuh ku penuh dengan pasir akibat ulahnya..!" Zion mengadukan tingkah Alex yang mengerjainya habis - habisan.
"Ha... ha... ha... itu salah mu sendiri yang mau di bodohi anak kecil." Ucap Morgan dengan sombongnya menertawakan Zion. Dia tak sadar bahwa sekarang dialah target kenakalan Alex selanjutnya, dan whusss tubuh Morgan pun penuh pasir, sama seperti Zion, mereka berdua kini terlihat seperti patung pasir yang berjalan.
"Aleeexxxxx....." Teriak Zion dan Morgan bersamaan. Kini Morgan dan Zion bekerja sama membalas kenakalan Alex. Alex pun berlari dan terjadilah kejar - kejaran. Yana tertawa hingga perutnya terasa sakit. Dia tak menyangka putranya yang biasanya pendiam bisa jail dan nakal. Bahkan berani mengerjai Zion dan Morgan. Tapi berkat itu mereka terlihat kompak dan bekerja sama. Saat mereka berdua menangkap Alex, Alex pun dikelitiki hingga tak tahan tertawa sampai perutnya sakit.
Kebahagiaan yang bagai mimpi bagi Yana kini menjadi kenyataan. Dia tak pernah menyesali keputusannya. Dia bahagia mencintai Morgan. Meski pada awalnya cinta itu tak pernah ada. Tiba - tiba seorang gadis menepuk pundak Yana, menyadarkan ia dari lamunan.
"Salsa... kenapa kamu bisa berada di sini.?" Yana memeluk sahabat yang ia temui dan tolong dua tahun lalu. Salsa adalah suku vampir kuno yang menjadi incaran banyak suku lainnya, sama seperti Yana dulu.
Saat Zion, Morgan dan Alex datang, Alex berteriak memanggil Salsa.
"Hey boy, gimana kabarnya, kangen gak sama bibi super cantik ini.." Salsa menciumi Alex.
" Bibi kenalin ini ayah ku raja iblis dan ini paman ku namanya Zion, dia masih jomblo lho..."
__ADS_1
" Dasar bocah tengik, beraninya ngatain paman jomblo."
"Lha paman kan emang jomblo abadi.."
Zion melotot kearah Alex sementara yang lain tertawa melihat tingkah Alex.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Tersenyumlah selagi bisa....
Berbagilah selagi mampu...
Bahagialah selagi sempat...
Cintailah selagi ada....
__ADS_1
Hargai selagi masih bersama...
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁***