
rey kaget karena peter tak marah padanya. justru peter tersenyum pada rey.
"tolong bawa dia ke kamarnya.. ayo" peter menyuruh rey meletakkan selena di atas tempat tidur.
rey meletakkan tangannya di kening selena. cahaya biru keluar dari tangannya, huruf kuno yang muncul di kulit selena menghilang begitu pula dengan luka di tubuhnya.
" terima kasih sudah melindungi adik ku dan terima kasih juga sudah membunuh penghianat yang menyebabkan kematian orang tua kami." peter memeluk rey.
rey kaget dengan penuturan peter, pasalnya ia mengira matheo adalah cinta pertama selena, rey pikir selena menyebut dia pengkhianat karena mengkhianati cintanya. rey tak menyangka bahwa matheo adalah penyebab kematian orang tua selena.
" selena sangat membencinya, ini salah ku jika aku percaya pada selena orang tua kami tak akan meninggalkan kami."
"sudahlah ini bukan salah mu, lagi pula matheo sudah mati dengan cara mengenaskan" morgan menenangkan peter.
morgan menceritakan semuanya pada pada peter tentang kematian matheo. rey menundukkan kepalanya, ia takut peter tak mengijinkan dia dengan selena karena asal usul dan masa lalu rey.
peter melihat rey, lalu menepuk pundaknya. " kamu hebat rey, kamu bisa sampai berdiri di titik ini meski dengan apa yang sudah kamu alami, kamu tak menyerah, sepertinya aku bisa dengan tenang menyerahkan selena pada mu." peter memeluk rey.
rey menitikkan air mata ternyata masih ada orang yang mau menerima asal usulnya seperti morgan. tapi rey masih takut, bagaimana jika selena tak mau menerimanya. berbagai pemikiran muncul di benaknya.
semuanya telah kembali ke kamar masing - masing untuk beristirahat. tapi tidak dengan rey, ia memilih menjaga selena. tengah malam selena terbangun, ia terkejut melihat rey yang masih ada di sampingnya, bahkan rey menggenggam tangan selena erat. saat selena berusaha melepaskan tangannya rey terbangun.
__ADS_1
"kau sudah sadar, sejak kapan, kenapa tak membangunkan ku dan kau mau kemana" rey menatap selena tajam.
"kenapa begitu banyak pertanyaan dan jangan menatap ku seoloah - olah aku ini pencuri"
"kau memang pencuri dan jangan coba - coba untuk kabur"
"kau... kau apa -apaan.. aku bukan pencuri, memangnya apa yang sudah ku curi dari mu hah" selena merasa kesal pada rey yang selalu membuat keributan dan berdebat dengannya. tiba - tiba dia ingat kata - kata rey yang mengatakan bahwa selena pacarnya dan juga wanitanya. ia ingat rey yang mengamuk karena cemburu hingga membunuh matheo.
"kau mencuri hal terpenting dalam hidup ku"
" apa..."
"hati ku"
"mana ada orang menyatakan perasaannya dengan cara seperti itu."
"lalu kau ingin aku bagaimana" rey tak berani menoleh ke arah selena.
"dan kau mau menerima perasaan ku atau tidak." rey menoleh ingin melihat reaksi selena seperti apa.
***deg......
__ADS_1
deg......
deg***......
jantung keduanya berdetak lebih cepat sekarang. mereka berdua begitu gugup. tangan selena mulai berkeringat, ia berusaha mengumpulkan kekuatan agar bisa bicara seperti biasa. namun saat akan membuka mulut suaranya seakan tercekat di tenggorokannya. ia tak mampu mengeluarkan suara.
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
***masa lalu tetaplah bagian dari cerita hidup ku....
sekeras apapun aku melupakannya ia tetap ada...
sejauh apapun aku berlari ia tetap mengikuti.....
bagaimanapun aku menghindar ia tetap tergambar.....
masa lalu adalah guru ku....
membuat ku lebih menghargai diri....
membuat ku melangkah maju lebih jauh...
__ADS_1
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁***