
Raja Ming rela keluar dari alam baka hanya untuk membantu Naura mencari Alex, Meskipun dia sekarang adalah seorang raja di alam baka namun tetap ada aturan yang harus ia patuhi, Dengan keluarnya dia seenaknya dari alam baka termasuk telah melanggar aturan dan harus siap menerima hukuman dari hukum dewa saat kembali nanti. Meski begitu raja Ming tetap keluar karena tak ingin melihat Naura bersedih dan mengambil resiko berbahaya yang bisa membuatnya kehilangan nyawa. Raja Ming merasa familiar dengan kekuatan orang misterius yang saat ini bertarung melawan dirinya, Naura dan yang lainnya sudah hampir sampai di tempat itu. Alex tak sadarkan diri, Entah apa yang terjadi dan bagaimana keadaannya kini bahkan raja Ming tak tahu, Raja Ming masih tak dapat mendekat ke arah Alex. Setiap kali berusaha mendekat sosok misterius itu akan menyerangnya secara membabi buta, seakan tak mengijinkan siapapun mendekati tubuh Alex, Begitupun dengan raja Ming, Setiap kali sosok misterius itu hendak ingin menyentuh dan membawa Alex pergi raja Ming juga berusaha menghentikannya. Saat sampai Naura langsung berlari ke arah tubuh Alex, Tubuhnya melayang tepat di atas inti lava abadi.
"Sayanggg...!!!" Naura berteriak, Saat ingin mendekat ada gelombang kekuatan yang menyerang Naura hingga ia terpental jauh ke belakang, Zidan dan Amelia dengan sigap menangkap tubuh Naura.
"Uhuk...uhuk..."Naura memuntahkan begitu banyak darah, Gelombang kekuatan di sekitar tubuh Alex kian membesar, Seakan ingin menghalangi siapapun yang akan mendekati tubuh Alex. Raja Ming berlari menghampiri Naura, Hal itu di manfaatkan sosok misterius itu mendekati tubuh Alex, Namun sama halnya dengan Naura, Gelombang kekuatan itu juga menyerang tubuh sosok misterius itu. Semua orang mengawasi dan mencari tahu dari manakah asalnya gelombang kekuatan besar itu berasal.
"Rey, Gimana nih?? Semua yang mendekat ke arah tubuh Alex langsung dihantam oleh gelombang kekuatan itu??" Salsa melirik ke arah Rey sambil menopang tubuh Zion di pangkuannya karena sampai saat ini Zion masih tak sadarkan diri.
"Entahlah Sa, Bahkan jika kita semua bergabung, Aku tak yakin bisa menembus gelombang kekuatan itu atau tidak!!?" Rey terus menatap ke arah gelombang kekuatan itu berusaha mencari celahnya.
"Bukan itu yang terpenting saat ini!! Yang utama adalah gelombang itu ingin melindungi Alex atau sebaliknya kita masih belum tahu dan kita harus berhati - hati!!?" Lilian pun memperhatikan gelombang kekuatan itu yang selalu mengitari tubuh Alex.
"Sepertinya gelombang kekuatan itu berasal dari inti lava abadi ini!!?" Orlando pun tak luput ikut mengawasi gelombang kekuatan itu.
"Lalu bagaimana menurut mu!!??" Kini Bram angkat bicara, Ia juga merasa begitu khawatir pada cucu kesayangannya itu.
"Kita tunggu dan amati saja dulu perkembangannya, Lebih baik kita singkirkan dulu sosok misterius yang ingin menculik putra mahkota terlebih dahulu" Orlando menatap ke arah sosok misterius yang baru saja terluka akibat mendapat serangan dari gelombang kekuatan di sekitar tubuh Alex. Semua orang pun menatapnya, Orlando dan Zidan menyerang sosok misterius itu, Raja Ming yang telah selesai mengobati luka Naura pun ikut bergabung dalam pertarungan melawan sosok misterius itu.
Akhirnya sosok misterius itu kalah, Namun saat Zidan ingin membuka topeng dan jubahnya, Sosok itu tiba - tiba lenyap ditelan kabut tebal berwarna putih.
"Brengsek, Apa lagi coba ini??!" Zidan menggaruk tekuknya yang tidak gatal.
"Musuh baru lagi dong yang??! Seperti halnya dengan Smit, Ia juga pasti mengincar kekuatan putra mahkota!!?" Amelia mendekat ke arah Zidan.
"Sepertinya sih begitu!! Tapi kenapa aku merasa sangat familiar dengan auranya ya??" Zidan mencoba merenungi aura yang terpancar dari sosok misterius itu.
__ADS_1
"Aku juga merasa begitu, Seperti ada sesuatu yang aneh dengannya!!?" Raja Ming menimpali ucapan Zidan.
"Waktu ku telah habis, Aku harus kembali ke alam baka!!?" Raja Ming menoleh ke arah Naura.
"Terima kasih om sudah membantu menemukannya!!?" Naura memeluk raja Ming.
"Kakak, Aku sangat merindukan mu, Harusnya aku yang berada di posisi mu dan kau bisa hidup di dunia ini dengan pasangan mu??!" Selena menangis memeluk raja Ming, Ia merasa bersalah padanya dan ia tau kali ini pun raja Ming pasti akan mendapat hukuman dari hukum dewa karena berani melanggar peraturan, Ikut campur dalam urusan dunia iblis.
"Apa yang kau katakan, Bodoh!! Kakak sangat menyayangi mu, Bagaimana mungkin kakak membiarkan mu menderita dan kakak sangat bahagia memiliki keponakan yang cantik"
"Jaga diri mu baik - baik!!!? Kakak akan selalu mengawasi kalian dari alam baka!!" Raja Ming mencium kening Selena lalu menghilang dalam banyaknya bunga spider lili yang berhamburan, Selena tersenyum kecut melihat kakaknya menghilang, Rey memeluk Selena mencoba menghiburnya.
Gelombang kekuatan yang mengelilingi Alex semakin membesar dan kuat, Mereka yang ada di sana sedikit mundur lagi jika tidak mereka pasti akan hancur terkena kekuatan besar itu.
***Di alam bawah sadar Alex
πππππ
"Maafin aku Ra, Tunggulah sebentar lagi, Aku harus menemukan roh ayah dan ibu dulu!! Aku juga merindukan mu sayang***!!!" Alex sangat - sangat ingin memeluk gadisnya itu, Tapi ia juga harus menemukan roh orang tuanya jika tidak cepat ditemukan roh kedua orang tuanya akan hancur.
Alex memisahkan tubuh dan rohnya sendiri untuk menyusuri inti lava abadi, Ia harus mencari roh kedua orang tuanya yang tertelan lava abadi saat ia dan Smit terjatuh ke dalamnya. Smit telah musnah di telan lava abadi, namun ada yang janggal dengan hal itu. Alex tak menyadari keanehan itu karena perhatiannya hanya tertuju untuk mencari keberadaan roh orang tuanya.
"Ayah, Ibu kalian dimana??" Alex terus mencari keberadaan orang tuanya, Sementara semua yang ada di luar sana semakin mencemaskan Alex karena gelombang kekuatan di sekitar tubuh Alex semakin lama semakin membesar seakan siap untuk menelan tubuh Alex dan semuanya.
"Sayang, Maafkan aku telah membuat mu cemas dan menangis, Sebentar lagi, tunggulah sebentar lagi!!?" Saat Alex berbicara sendiri karena mendengar tangisan Naura, Ia melihat cahaya yang begitu terang membentuk lingkaran yang melindungi dua cahaya biru di dalamnya.
__ADS_1
Alex tau jelas apa yang ada di dalamnya, Ia segera menghampiri lingkaran cahaya itu saat dekat ia baru sadar ada naga api yang ingin menelan roh kedua orang tuanya. Alex bertarung melawan naga api itu, Meski saat ini ia tak bisa mengeluarkan kekuatannya dengan penuh tapi ia harus melindungi orang tuanya.
ππππππππππππππππππππππππππππππ
***Tangis mu membuat ku terluka
Ku juga merasakan kesedihan mu
Merasakan rasa sakit mu
Ingin ku hapus air mata mu
Ingin ku ganti sedih mu dengan bahagia
Sebentar, Sebentar saja tunggulah aku kembali
Kembali dalam dekapan mu dan tak akan pergi lagi
Ku mencintai mu, sangat - sangat mencintai mu
ππππππππππππππππππππππππππππππ πJangan lupa like, komen dan rate yaπ***
π€selamat membacaπ€
ππππππππππππππππππππππππππππππ
__ADS_1