Suami Ku Raja Iblis

Suami Ku Raja Iblis
Di Balik Rahasia


__ADS_3

Semua bersiap melawan naga api, Tiba - tiba Alex mengangkat tangannya melarang mereka menyerang naga api, Semua yang di belakang saling menoleh dan memandang.


"Hey bocah, Aku sudah bergaya malah nggak jadi!!?" Zion bergaya sok cool di hadapan semua orang, Semuanya menggelengkan kepala karena si cerewet lebay sudah kembali pulih.


"Paman dia ada di pihak kita!!"


"Benarkah??" Alex menganggukkan kepalanya.


"Hmm, Bagaimana kau tahu tempat tinggal ratu ras siluman terdahulu?? Bukankah itu rahasia??" Alex penasaran akan asal usul naga api yang sebenarnya.


"Karena aku mendapat kutukan ini dari sana!!?" Air mata naga api meleleh begitu saja, Ia mengingat tentang masa lalunya yang menyedihkan. Alex merasa ada yang janggal di sini, Ia mendekat ke arah tubuh Yana dan Morgan.


"Ibu, Misteri seperti apa yang ada di ras kita, Kenapa semakin kesini semakin banyak rahasia??" Alex mengelus telapak tangan ibunya sambil menciumi tangan ibunya.


"Tak peduli apa pun itu kami semua ada untuk mu!!" Naura memeluk Alex dari belakang.


"Iya, Terima kasih sayang!!?" Alex mencium kening kekasih hatinya itu. Semua orang mengangguk.


"Woy, Dasar bocah nggak ada sopan - sopannya ya, Nggak liat apa di sini ada orang tua!!" Zion protes dengan sikap romantis mereka.


"Oh jadi sekarang ngaku nih kalau udah tua!!?" Alex balik menggoda Zion yang langsung mendapat sahutan gelak tawa semua orang. Zidan dan Amelia bergandengan tangan dan tersenyum.


"Semua ini baru dimulai, Kita harus lebih berhati - hati terutama kamu Lex!!!?" Rey mengingatkan semuanya, Sepertinya hal ini menjadi semakin rumit dan sulit, Entah musuh seperti apa lagi yang akan mereka hadapi.


"Aku tau paman, Saat kita memasuki kawasan leluhur ibu pasti musuh yang menunggu jauh lebih kuat dari sebelumnya.!!?" Alex pun mengerti semakin ia mendekati pusat bumi terkutuk semakin ia dekat musuh yang sebenarnya, Musuh yang selama ini berada di balik layar mengatur semua sesuai keinginannya dan mau tak mau Alex harus menyelesaikan permainan ini karena mereka sudah terlanjur masuk.


Semua orang pun merasakan bahaya yang semakin besar jika sudah semakin dekat dengan pusat bumi terkutuk, Yaitu istana ras siluman kuno terkuat, Tempat di mana dulu Yana pernah tinggal saat masih kecil bersama orang tuanya. Alex menyuruh para tetua dan kakek kembali ke istana iblis, Alex khawatir keadaan istana yang kosong akan dimanfaatkan oleh musuh untuk menyerang istana. Rey, Zion, Selena, Zidan, Salsa, Amelia, Orlando, Naura dan Alex yang dibantu naga api pergi melanjutkan perjalanan ke pusat bumi terkutuk. Mau tak mau Alex harus siap dengan segala sesuatunya, Ia harus bisa mematahkan teka - teki rasnya sebelum musuh menjadi semakin kuat dan menyerang mereka diam - diam seperti yang mereka lalukan pada Yana selama ini.

__ADS_1


"Sayang, Apa tidak ada persiapan yang harus kita lakukan??" Naura tidak ingin hal yang serupa terjadi lagi, Sudah cukup ia ketakutan melihat Alex terjatuh dalam lava abadi.


"Hmm entahlah sayang, Aku tak punya ide sama sekali??!" Alex pun merasa mereka harus membuat rencana yang benar - benar matang untuk menghindari jika ada hal buruk yang tidak di inginkan.


"Haduh, Iya juga ya, Kemaren kita datang dengan strategi yang brilian saja masih K.O apa lagi tanpa rencana??" Zion menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Paman Orlando, Apakah paman punya rencana??" Alex beralih memandang Orlando yang sejak kedatangan naga bumi ia menjadi diam dan gelisah, Begitu juga dengan naga bumi, Setelah bertatapan dengan Orlando sejenak kini dia juga jadi diam dan melamun, Matanya berkaca - kaca. Entah ada hubungan apa diantara mereka berdua, Tidak hanya Alex, Semua yang ada disana juga menyadari hal itu.


"Entahlah pangeran, Aku tak pernah masuk ke tempat tinggal raja dan ratu sebelumnya jadi aku tak bisa menyimpulkan apapun!!?" Orlando sedikit melirik ke arah naga api, Entah apa yang sedang ia fikirkan.


"Bagaimana dengan mu naga bumi??Apa kau punya saran??" Alex berganti melihat ke arah naga api, Naga api sedikit salah tingkah karena ketahuan telah melirik ke arah Orlando.


"Sebenarnya apa yang terjadi dengan kalian berdua dan apa kalian saling mengenal??!" Zidan mulai curiga pada tingkah laku mereka berdua, Ia sangat waspada pada hal sekecil apapun, Ia takut mereka berdua memiliki hubungan satu sama lain dan mereka juga bersekutu dengan musuh diam - diam menjadi mata - mata di kelompok mereka.


"Zi, Tenangkan diri mu??? Ini tidak seperti yang kau bayangkan!!" Alex mencoba menenangkan Zidan, Kecurigaan dan tidak ada rasa percaya satu sama lain bisa menghancurkan mereka sendiri, Bisa mempermudah musuh untuk menghabisi mereka.


"Bibi naga api kemarilah!!" Alex mengulurkan tangannya pada naga api.


"Hey bocah, Memangnya kau tau dia itu wanita!??" Zion pun menyentil kening Alex, Saat Alex menyentuh kening naga api, Naga api langsung berubah menjadi seorang wanita yang cantik, Semua orang yang berada di tempat itu menganga terkejut seakan tak percaya dengan apa yang mereka lihat, Berbeda dengan Orlando yang memang sudah tahu identitas naga api, Namun ia hanya tersenyum kecut seperti terbersit rasa kecewa yang begitu dalam pada naga api.


"Woah, Keren...keren!!!" Zion bertepuk tangan sendiri, Bertingkah konyol di hadapan semua orang yang masih bengong melihat naga api, Seketika semua orang tersadar akibat tingkah Zion.


"Huh, Kamu bener - bener ya!! Nggak bisa baca situasi dan kondisi apa?? nyerocos terus!!!" Salsa menarik telinga Zion hingga merah, Zion meringis kesakitan.


"Auw...auw yang sakit!!! Ampun yang!!" Zion mennangkupkan kedua tangannya di depan dada minta ampun pada sang istri.


"Galak amat yang, Kan kamu sendiri yang bilang cerewet juga nggak apa - apa asal aku sadar dan sehat lagi!!?" Setelah Salsa melepaskan telinganya, Zion malah protes nggak jelas dan ngomong sendiri. Semua orang tertawa melihat kekonyolan mereka berdua, Meski sepertinya tingkah Zion terlihat konyol dan tak melihat situasi, Setidaknya tanpa sadar itu mengurangi rasa cemas dan tegang semua orang.

__ADS_1


"Masih berani protes!!?" Salsa yang mengambil posisi akan menjewer telinganya lagi, Zion langsung berlari ke belakang Zidan dan Amelia meminta perlindungan. Semua orang pun terlepas dari ketegangan kecuali Orlando dan naga api.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


***Meski banyak hinaan yang datang


Bertubi - tubi orang mencela


Tetaplah berdiri dengan tegak


Berjalan selangkah demi selangkah dengan kaki mu sendiri


Tak perlu goyah, Tak perlu merendah


Meski dipandang rendah, Tak pernah di hargai


Tetaplah berusaha, Jangan menyerah


Buktikan kita bisa tanpa mereka


Buktikan kita mampu berdiri di puncak kejayaan


Terus maju, Yakin kita mampu


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


😊Jangan lupa like dan komen ya😊

__ADS_1


πŸ€—Selamat membacaπŸ€—***


__ADS_2