
Sebelum mendatangi Tristan ke kantor polisi. Wisnu pagi itu terlebih dahulu menemui Miranda di rumahnya.
Wisnu mencoba untuk melakukan negosiasi terhadap Miranda soal di tahanannya Tristan dengan tuduhan pemerkosaan itu.
Wisnu sudah punya rencana untuk menyelesaikan masalah antar Tristan dan Miranda dengan cara kekeluargaan.
Tapi apakah Miranda setuju dengan cara kekeluargaan itu.
Padahal sebelumnya Miranda dan pak Hadi sudah datang dengan baik baik ingin menyelesaikan masalah itu dengan cara kekeluargaan juga.
Tapi yang mereka dapatkan hanyalah kekecewaan.
Wisnu yang saat itu sudah berada di kediaman rumah Miranda. Langsung berbicara dengan Miranda dan juga Pak Hadi.
"Saya sebagai kakaknya Tristan, dan mewakili keluarga saya. Kami minta maaf untuk semua perlakuan dan sikap Tristan terhadap Miranda dan Pak Hadi. Saya juga minta maaf untuk sikap Papa saya jika, sikap Papa saya membuat Pak Hadi tersinggung." Ucap Wisnu dengan sopan.
Mencoba untuk menjadi penengah dalam masalah antara keluarganya dan keluarga Miranda.
__ADS_1
"Dan untuk kamu Miranda. Saya jamin, semua masalah yang menimpa mu, kami akan ikut bertanggung jawab."
"Bagaimana cara keluarga mu bertanggung jawab? Adik mu sudah merusak anak saya. Adik mu telah menggunakan kekuasaannya memecat anak saya dari tempat kerjanya. Adik mu melakukan pelecehan sampai membuat anak saya hamil. Adik mu sudah merenggut semua masa depan anak saya. Kemarin saya datang untuk minta pertanggung jawaban adik mu. Tapi sikap dan perlakuan adik mu justru menghina kami." Ujar pak Hadi menahan rasa kecewanya terhadap sikap Tristan dan juga Prawira.
"Iya saya paham, untuk itu saya datang kemari untuk menyelesaikan masalah ini."
"Apa maksud Pak Wisnu datang ke mari untuk menyuruh kami mencabut laporan itu!" seru Miranda.
"Begini Miranda, aku akan mencoba membuat Tristan untuk mau bertanggung jawab dan mengakui semua perbuatannya terhadap mu. Karena memang dia harus bertanggung jawab atas semua perbuatan itu kan. Jika Tristan harus mendekam di penjara. Bagaimana dia bisa bertanggung jawab terhadap dirimu. Pikirkan juga dengan kondisi anak yang ada di dalam kandungan mu. Jika kau membiarkan Tristan meratapi nasibnya di penjara, bagaimana dia bisa bertanggung jawab atas semua perbuatannya?" Tutur Wisnu mencoba untuk melobi Miranda.
"Apa jaminannya jika kami mencabut laporannya?" tanya pak Hadi.
Wisnu kemudian diam sejenak dan ia berfikir.
"Saya yang akan menjadi jaminannya. Jika Tristan tidak mau menikahi Miranda dan bertanggung jawab atas semua yang ia lakukan. Saya yang akan menikahi Miranda demi menjaga nama baik Miranda dan keluarga Pak Hadi."
Miranda sebenarnya sudah punya niatan untuk membalas semua perbuatan Tristan terhadap dirinya.
__ADS_1
Jika dia berhasil membuat Tristan menikahi dirinya. Miranda telah menyusun rencana untuk membuat sebuah surat kontrak pernikahan dengan Tristan. Dengan ancamannya ia akan memenjarakan Tristan.
Setelah mendengar penuturan Wisnu. Tentu saja niatannya pasti akan berjalan mulus.
Tristan telah menghancurkan hidupnya. Dan Miranda pun juga berniat membalas perbuatan Tristan.
Jika ia mengikuti saran Wisnu. Maka Miranda bisa menjalankan misi nya.
"Aku terima negosiasi mu Pak Wisnu. Tapi anda harus memastikan jika Tristan harus menikahi saya." Jelas Miranda.
"Pasti, pasti saya akan pasti Tristan akan menikahi mu Miranda. Dan akan bertanggung jawab penuh untuk semuanya." Terang Wisnu.
"Miranda, apa kamu yakin Nak?" Tanya Pak Hadi ragu.
"Nanti Miranda akan jelaskan sama Bapak."
Karena Miranda sudah membuat keputusan seperti itu. Pak Hadi hanya bisa nurut dengan keputusan anaknya.
__ADS_1