Suami Pengganti Untuk Miranda

Suami Pengganti Untuk Miranda
Membujuk Tristan


__ADS_3

Setelah selesai dengan negosiasi yang ia lakukan dari kediaman Miranda. Wisnu kini langsung bergegas melajukan mobilnya untuk menuju ke kantor polisi. Tempat di mana saat ini Tristan sedang ditahan.


Sesampainya di kantor polisi. Wisnu langsung menemui Tristan dan mencoba mengajak adiknya yang keras kepala itu untuk bicara.


Begitu mendatangi Wisnu yang saat itu menjenguknya. Tristan datang dengan memasang wajah lesu.


Ia kemudian duduk di sebuah bangku yang ada di hadapan Tristan kantor polisi.


"Kok Abang datang sendirian? Mana pengacara untukku. Apa Abang sekarang juga ada di pihak Papa. Yang juga membiarkan aku membusuk di penjara? celoteh Tristan begitu ia melihat Wisnu datang sendiri tanpa membawa seorang pengacara.


"Jaga mulutmu kalau bicara Tristan. Kedatangan Abang di sini juga berusaha untuk membebaskan mu. Tapi Abang punya cara lain untuk dirimu bisa bebas dari penjara."

__ADS_1


"Maksud Abang apa? Memangnya Abang bisa menangani kasus ku tanpa menyewa jasa pengacara." cecar Tristan.


"Dengar Tristan. Sebaiknya kamu jujur saja. Kamu memang melakukan pemerkosaan itu kan terhadap Miranda. Kamu tidak usah menutupi semuanya. Tidak mungkin kamu berada di kantor polisi ini jika Miranda tidak punya bukti-bukti yang kuat untuk membuat polisi bisa menahan mu. Jadi percuma jika misal Abang menyewa pengacara hebat dan handal sekalipun jika Miranda punya bukti-bukti yang kuat. Tetap saja kamu tidak akan bisa lolos dari jeratan tuduhan tersebut. Karena siapapun yang bersalah dalam sebuah tuduhan, di mata hukum, seseorang itu pasti akan dipenjara dan diadili sesuai dengan kadar kejahatannya." terang Wisnu terhadap sang adik.


"Oh, jadi, apa sekarang Abang ada di pihak wanita itu?" Tuduh Tristan.


Wisnu hanya bisa menggelengkan kepalanya dengan semua sikap arogan sang adik. Dan Wisnu pun tidak heran dengan sikap sang adik yang seperti itu.


"Cobalah menjadi manusia yang beradab dan punya perikemanusiaan Tristan. Kamu tahu, apa yang kamu lakukan terhadap Miranda Itu adalah sebuah tindakan yang keji, tidak bermoral, dan tidak berakhlak. Ayolah Tristan, sadarkan dirimu. Sampai kapan kamu akan seperti ini. Sampai kapan kamu menjalani hidup yang suram seperti ini. Dengan mencari sebuah kesenangan yang tidak ada ujungnya. Dan tidak ada akhirnya. Semua kesenanganmu ini hanya akan menimbulkan dosa dan juga sebuah rasa penyesalan di kemudian hari. Kamu tidak tahu apa yang akan terjadi pada dirimu beberapa tahun mendatang. Hentikan semua kegilaan mu ini Tristan. Kamu melakukan kebiasaan yang tidak hanya merugikan orang lain, tapi juga merugikan dirimu sendiri."


"Abang punya satu cara untuk bisa membebaskan mu dari penjara. Tapi ada syaratnya."

__ADS_1


"Apa syaratnya?"


"Syaratnya adalah, kamu harus menikahi Miranda." Dan perkataan Wisnu bagaimana sambaran petir yang menggaung di telinga Tristan.


"Apa menikahi wanita itu!" seru Tristan.


"Seperti apa yang Abang bilang tadi. Kamu ini bersalah. Miranda punya bukti-bukti yang sangat kuat yang membuat mu tidak bisa berkutik untuk membela diri Tristan. Semua bukti itu akan menyudutkan mu. Kamu mau membayar pengacara semahal apapun dan sehebat apapun itu percuma. Karena pada dasarnya kamu bersalah. Jika kamu sudah bersalah kamu sudah pasti akan mendekam di penjara. Tapi jika kamu mau berkompromi dan mengikuti saran Abang dengan cara mau bertanggung jawab mengakui dan menikahi Miranda. Kamu masih punya kesempatan untuk bebas dari penjara ini. Asal kamu tanggung jawab dan mengakui perbuatan mu." Jelas Wisnu dengan penuh ketegasan terhadap sang adik.


Menikahi Miranda tentunya tidaklah menjadi angan-angan yang Tristan inginkan.


Sejauh ini ia masih ingin bebas dengan hidupnya dan tidak ingin dibebani dengan tanggung jawab. Apalagi harus menikahi Miranda yang jelas-jelas wanita itu sama sekali tidak ia cintai.

__ADS_1


Sebaliknya, dia begitu menyukai Miranda. Jika ia menyukai Miranda, itu pun hanya sebatas ia menyukai tubuh wanita itu.


Tapi, kini ia di hadapkan dengan situasi yang sulit.


__ADS_2