Suami Pengganti Untuk Miranda

Suami Pengganti Untuk Miranda
Perjanjian Pernikahan


__ADS_3

Dan akhirnya, apa yang sudah disetujui dan direncanakan oleh kedua pihak antara Miranda dan Tristan kini telah disetujui dan disepakati bersama.


Setelah semuanya deal, pada hari itu juga Miranda mencabut laporannya terhadap Tristan.


Dan, pada hari itu juga. Tristan bebas dari tahanan kepolisian.


Seperti yang Miranda sudah atur. Seminggu setelah Tristan bebas. Tristan harus sudah menyiapkan semua persiapan pernikahan mereka.


Pihak keluarga Tristan tidak bisa berbuat apa-apa kecuali menuruti semua kehendak Miranda dan keluarganya.


Karena telah jelas Tristan bersalah dan juga sudah terbukti melakukan perlakuan tidak baik terhadap Miranda.


Miranda sendiri telah menunjukkan berbagai bukti-buktinya kepada keluarga Tristan tentang kelakuan bejat anak mereka.


Menjelang dua hari pernikahan yang akan dilangsungkan antara Tristan dan juga Miranda.


Secara empat Mata Miranda ingin melakukan pertemuan tertutup antara Miranda, pengacaranya dan juga Tristan serta Wisnu.


Entah apa yang ingin dibahas oleh Miranda.


Tristan dan juga Wisnu juga tidak tahu. Karena sepertinya pembicaraan itu sangatlah penting bagi Miranda.

__ADS_1


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


"Sebenarnya ada apa lagi. Kenapa harus ada pertemuan lagi. Bukankah semua sudah jelas. Aku akan menikahi mu dan aku akan bertanggung jawab." ujar Tristan pada Miranda karena sepertinya Miranda sedang merencanakan sesuatu.


"Nanti kamu juga akan tau Tristan." jawaban Miranda santai.


Di sebuah restoran, Miranda dan pengacaranya sudah siap untuk bernegosiasi dengan Tristan perihal perjanjian pra pernikahan antara Miranda dan Tristan.


Mendengar bahwa pernikahan mereka akan ada sebuah perjanjian pernikahan membuat Tristan memicingkan matanya ke arah Miranda.


Karena sebelumnya ia tidak mengira jika Miranda akan membuat sebuah perjanjian pernikahan.


Tristan pun menjadi penasaran dengan perjanjian yang Miranda inginkan terhadap dirinya.


"Pengacara ku akan memberitahu kamu tentang isi perjanjian nya itu." ucap Miranda.


Sang pengacara itu pun kemudian menyodorkan sebuah map yang berisikan perjanjian pra pernikahan pada Tristan.


Di situ semua tertulis lengkap poin-poinnya dan juga persyaratannya.


Setelah Tristan membaca dengan seksama semua isi perjanjian tersebut. Tristan kemudian melayangkan pandangan tajam ke arah Miranda.

__ADS_1


"Apa-apaan ini. Apa maksudmu dengan semua isi perjanjian yang telah kamu buat ini. Kamu pikir aku budak, kamu pikir aku akan mau menikahi mu jika kamu membuat perjanjian yang tidak ada adilnya untuk ku." protes Tristan.


"Aku tidak perlu menjelaskan panjang lebar lagi tentang apa yang aku maksudkan dengan aku membuat perjanjian ini. Semua sudah jelas dan aku tidak akan menjelaskan ulang terhadap diri mu." jelas Miranda.


"Persetan dengan pernikahan kita kalau begitu. Kamu pikir aku bodoh. Mana mungkin aku mau menikahimu jika aku harus menyetujui dan menandatangani isi perjanjian konyol mu ini." teriak Tristan.


"Jika kamu tidak mau menyetujui perjanjian ini. Maka aku akan melanjutkan kasus mu dan aku akan dengan mudah memenjarakan mu." ancam Miranda.


"Jadi kau mengancam ku."


"Aku tidak mengancam mu. Aku hanya melakukan apa yang harus aku lakukan. Aku menuntut hak ku dan Aku menuntut keadilan dan aku melindungi diriku." Miranda


"Melindungi bagaimana? Dalam surat perjanjian itu ada poin yang menyatakan jika selama kita menikah aku tidak di perbolehkan menyentuh mu. Apa apa itu, konyol."


"Jika kita sudah sah menjadi suami istri, maka aku juga sah memiliki hak atas dirimu Miranda. Tapi kenapa dalam perjanjian itu aku tidak boleh melakukan hak ku."


"Kamu lupa ya, kamu sudah mengambil hak mu dengan cara yang biadab. Kamu memper ko sa aku dua kali sampai aku kini hamil. Kamu sudah merenggut semua yang aku miliki. Kamu merusak masa depan ku dan lebih banyak lagi. Jadi, jangan kau tanya lagi dan jangan kau minta lagi hak mu. Aku tidak mau banyak berdebat. Kamu setujui atau tidak perjanjian ini. Atau aku akan melanjutkan kasusnya dan kau akan mendekam di penjara." ucap Miranda bersikap berani pada Tristan.


"Kamu licik Miranda. Kamu curang."


"Aku tidak curang, tapi aku berjuang untuk diri ku. Dan perjanjian pernikahan ini adalah upaya ku untuk melindungi diri ku sendiri. Aku tau kamu akan memanfaatkan aku setelah kita menikah. Jika kamu berfikir begitu, kamu salah Tristan."

__ADS_1


Setelah itu, Miranda dan pengacaranya pergi meninggalkan restoran.


__ADS_2