
"Wisnu, jangan biarkan mama sedih lagi nak. Mama baru saja lega setelah Tristan kembali. Jangan buat Mama sedih lagi karena merindukan Tristan. Cari Tristan dan bawa kembali dia ke rumah ini. Mama mohon Wisnu." ucap Bu Aminah. Dengan berderai air mata.
"Ia Ma, Wisnu akan mencari Tristan." ucap Wisnu, sambil memeluk sang Mama.
"Mama tidak mau kehilangan anak Mama lagi. Tristan sudah banyak berubah. Dia juga menjadi anak yang baik. Apa yang sebenarnya mengganggu pikirannya. Kenapa dia harus pergi lagi setelah dua tahun ia menghilang. Firasat Mama tidak enak Wisnu. Mama tidak tenang."
"Mama tenang ya, Wisnu pasti bisa temukan Tristan lagi. Jangan kawatir Ma." ujar Wisnu, menenangkan Mamanya.
Dengan masih berderai air mata. Aminah kemudian berjalan mendekati Miranda.
"Tolong maafkan Tristan, Miranda. Dia sangat terbebani dengan rasa dosa dan juga kesalahan yang pernah ia lakukan terhadapmu. Tolong Miranda maafkan anak Mama. Mama mohon sayang." ucap Aminah sambil terisak-isak di hadapan sang menantu Miranda.
"Ma, jangan seperti ini Ma. Jangan memohon seperti ini pada Miranda." sungut Miranda, kemudian ia memeluk ibu mertua.
"Apapun yang sudah Tristan perbuat terhadap mu. Mama tau, semua mungkin tak termaafkan. Tapi dia sekarang sudah banyak berubah Miranda. Bisa kau lihat sendiri bagaimana perubahan fisik Tristan yang makin mengurus. Bahkan Mama mencurigai sesuatu terjadi pada Tristan. Mama takut dia merahasiakan sesuatu yang kita tidak boleh tau apa yang sebenarnya sedang terjadi dengan anak itu."
"Sebenarnya beberapa waktu lalu. Tristan mendatangi miranda di kantor. Dia sudah minta maaf sama Miranda. Miranda sudah memaafkannya Ma. Kami sudah bertemu dan dia sudah minta maaf. Dari lubuk hati Miranda yang paling dalam. Miranda sudah memaafkan Tristan. Seharusnya dia tidak perlu pergi dari rumah ini. Hanya karena dia merasa bersalah padaku."
__ADS_1
"Terimakasih Miranda. Terimakasih sudah memaafkan anak Mama dengan iklas. Mama lega dan tenang. Wisnu, cepat kita lapor ke polisi. Temukan Tristan. Bawa dia kembali ke rumah ini Wisnu." ucap Aminah memohon.
"Iya Ma. Wisnu akan cari Tristan. Mama terang saja. Wisnu pasti akan membawa Tristan kembali ke rumah ini."
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
Satu bulan berlalu dari sejak Tristan pergi meninggalkan rumah.
Tristan tidak juga bisa ditemukan. Padahal Wisnu sudah mencari Tristan di mana-mana.
Wisnu juga sudah melapor ke polisi, bahkan menyewa seorang detektif. Tapi Tristan benar-benar menghilang.
Dan setelah sebulan berlalu. Wisnu dan juga Miranda yang membantu untuk mencari Tristan tidak membuahkan hasil.
Hingga pada suatu hari. Ada sebuah surat dari sebuah rumah sakit ternama di Jakarta. Sampai ke alamat rumah keluarga Tristan. Dan dalam surat itu. Pihak rumah sakit memberitahukan sebuah kabar duka yang menyebutkan bahwa Tristan Abimana telah meninggal seminggu yang lalu.
Atas wasiat yang sudah di tulis oleh Tristan dan yang sudah di berikan kepada orang kepercayaannya. Tristan menyampaikan jika kepergiannya dari rumah saat itu tidak ingin membuat sedih seluruh keluarga.
__ADS_1
Dirinya yang dulu pernah menyusahkan keluarganya. Ia tidak mau menyusahkan keluarganya lagi.
Ternyata selama ini, selama Tristan menghilang dua tahun yang lalu. Tristan divonis penyakit kanker otak stadium akhir.
Saat tau jika umurnya sudah tidak panjang lagi. Tristan memutuskan untuk merahasiakan penyakitnya dari keluarga besarnya.
Kembali nya Tristan ke rumah ketika itu hanyalah untuk meminta maaf kepada seluruh anggota keluarga, termasuk Miranda.
Tristan merasa sangat berdosa dan bersalah pada wanita itu. Wanita yang pernah ia perkosa dua kali dan akhirnya hamil anaknya.
Wanita yang sudah dia sakiti ketika di hari pernikahan antara dirinya dan Miranda Tristan justru kabur dan tak mau bertanggung jawab.
Kembalinya Tristan ke rumah pada saat itu hanyalah untuk meminta maaf terhadap keluarganya. Dan untuk menembus dosa pada Miranda.
Setelah keinginan terakhirnya tercapai. Tristan kembali menghilang. Dan kini, sebuah kabar tentang Tristan kembali pada keluarganya. Tapi kabar itu adalah kabar duka. Kabar telah meninggalnya Tristan untuk selamanya..
TAMAT
__ADS_1
πβ₯οΈπ₯°