Suami Pengganti Untuk Miranda

Suami Pengganti Untuk Miranda
Pernikahan yang tidak di sangka


__ADS_3

Karena mengaggap acara pernikahan telah gagal. Miranda dengan sangat marahnya berdiri dan mengatakan kepada Wisnu bahwa dia tidak main-main dengan ancamannya.


"Aku bersumpah, setelah dari tempat ini aku akan langsung ke kantor polisi dan melanjutkan kasus adik mu." ancam Miranda pada Wisnu.


Karena saat ini Wisnu sebagai perwakilan keluarga merasa sangat disudutkan. Kemudian terlintas dalam pikiran Wisnu untuk menggantikan posisi Tristan.


"Miranda, aku yang akan menggantikan Tristan. Aku akan bertanggung jawab. Aku akan menikahimu." Dan, apa yang telah di katakan Wisnu tak pelak membuat orang tua Miranda dan Prawira terperanjat dan melayangkan padang ke arah Wisnu.


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


"Saya terima nikahnya Miranda bin Hadi Ahmad dengan seperangkat alat sholat tersebut di bayaran tunai."


Wisnu dengan sangat lancar dan jelas berhasil mengucapkan kata-kata ijab qobul itu untuk menikahi Miranda.


Ini adalah pernikahan Wisnu yang kedua. Setelah pernikahan yang pertama nya telah di tingal meninggal oleh sang istri Renata.


Dan, detik itu pula, secara resmi negara Miranda telah sah menjadi istri Wisnu Abimanyu. Padahal seharusnya pada saat ini Miranda menikah dengan Tristan Abimana, adik Wisnu.

__ADS_1


Tapi karena Tristan ternyata tidak bisa hadir dan justru pergi meninggalkan rumah. Sebagai seorang kakak dan sebagai pelindung keluarga. Wisnu menyerahkan dirinya untuk bertanggung jawab menikahi Miranda.


Agar Miranda mendapatkan haknya untuk bisa dilindungi, mendapatkan keadilan dan juga status yang jelas untuk anak yang ia kandung.


Kedua, Wisnu melakukan itu juga untuk melindungi adiknya. Karena jika ia tidak mengambil tanggung jawab itu. Miranda akan membawa kasus itu kembali ke kepolisian. Dan sudah pasti Tristan akan di penjara.


Ketiga, Wisnu melakukan itu karena ia ingin menjaga martabat dan harkat keluarganya. Agar tidak semakin buruk di mata keluarga Miranda yang selama ini telah diperlakukan tidak adil oleh adiknya sendiri Tristan.


Setelah acara pernikahan itu selesai. Miranda sesuai kesepakatan dan juga persetujuan langsung dibawa ke rumah besar keluarga Prawira.


Rasa kekecewaannya terhadap sang anak Tristan membuat Prawira dan Aminah menurunkan ego mereka untuk bisa menerima Miranda sebagai bagian dari keluarga.


Dan pertanyaannya. Apakah Miranda tetap menerapkan perjanjian pra pernikahan itu terhadap Wisnu?


Ataukah Miranda akan menjalani pernikahannya dengan Wisnu dengan sebagaimana mestinya. p


Padahal Miranda sama sekali tidak punya perasaan terhadap Wisnu. Begitu pula sebaliknya. Wisnu pun juga tidak punya perasaan sedikitpun terhadap Miranda.

__ADS_1


Miranda sendiri memerlukan status yang jelas untuk bisa mendapatkan keadilan untuk anaknya dan juga menjaga kehormatan dirinya.


Setelah mereka kembali ke rumah. Prawira langsung masuk ke kamarnya.


Kini hanya tinggal Bu Aminah, Wisnu dan juga Miranda yang tertinggal di ruang tamu.


"Miranda, selamat datang di keluarga kami. Mungkin kamu masih merasa canggung di keluarga kami. Tapi kami akan berusaha untuk menerimamu di sini. Dan akan memperlakukanmu dengan baik. Wisnu punya karakter yang berbeda dengan Tristan. Tristan memang orangnya sangat pemberontak. Mulai sekarang, panggil aku Mama atau Ibu terserah kamu. Kamu sudah menjadi menantu di rumah ini. Dan sekali lagi aku minta maaf untuk semua perbuatan putra ku Tristan. Karena telah berbuat hal yang tidak baik pada mu. Sebagai seorang wanita, aku tahu apa yang kamu rasakan. Dan untukmu Wisnu. Terima kasih untuk semua pengorbanan mu Nak. Mama hanya berpesan, semoga kalian menjadi pasangan suami istri yang baik. Mama tahu mungkin kalian terlihat asing, kalian sama-sama tidak saling mencintai, dan belum mengenal satu sama lain dengan baik. Tapi belajarlah untuk bisa menerima. Dan anggap pernikahan adalah pernikahan yang sakral. Semoga kalian bisa menjalani pernikahan ini dengan baik. Belajarlah untuk bisa saling mencintai. Mama memberikan kalian restu." ucap Bu Aminah sambil mengelus kedua pundak Miranda dan Wisnu bergantian.


"Beristirahatlah, ini adalah hari yang panjang untuk kalian berdua." Imbuh Bu Aminah lagi, yang kemudian ia melangkahkan kakinya untuk menuju kamar.


Wisnu dan Miranda terlihat sangat canggung.


Mereka tidak menyangka jika mereka saat ini telah resmi menjadi sepasang suami istri.


Seperti.yang Bu Aminah katakan. Wisnu juga tidak tahu akan seperti apa kedepannya pernikahannya yang ia lakukan bersama Miranda.


Sedangkan Miranda sendiri pun sama. Ia juga tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya terhadap dirinya yang ternyata malah menikah dengan Wisnu.

__ADS_1


__ADS_2