
Udara dingin yang menerpa Kedalam ruangan Bilda pagi ini membuatnya merasa nyaman dan Tenang. Pagi ini Bilda bergegas untuk bersiap-siap mengikuti kajian pagi di Masjid Raya di kota tersebut.
Berdasarkan informasi kajian pagi ini akan di datangi oleh Ustadz Yang kondang dadi ibu kota dan, kebetulan tema Kajian ini membahas mengenai Kajian bisnis dalam Islam, hal itu membuat Bilda sangat bersemangat.
Selain karna tema yang membuat Bilda bersemangat juga karna Hari ini spesial Panitia kajian akan mendatangkan Seseorang Pengusaha sukses yang akan Memberikan ilmu yang berkaitan dengan dunia bisnis.
Bilda bersiap dengan mengenakan Gamis Berbahan Cringkel Premium Berwarna Dark Orange Berenda yang di padu padankan dengan Jilbab Long Pashmina Berwarna Senada. Tak lupa dengan Toth bag Kesayangannya yang berwarna Pastel.
Terkesan sederhana namun Pemandangan setelah di kenakan oleh Bilda mampu membuat setiap mata memandang terbius oleh Aura yang di timbulkan.
"Bismillah...
Ucap Bilda seraya melangkahkan kaki menuju luar.
Jarak Masjid dengan Tempat tinggal yang tidak jauh membuat Bilda Merasa Jalan Kaki merupakan Pilihan Terbaik, Selain untuk Olah Raga Pun juga Bilda dapat menikmati Kesegaran Udara Minggu Pagi di kota Malang.
Sesampainya di Masjid Bilda Segera memposisikan diri mencari tempat yang dianggap nya nyaman dan strategis untuk ya mendengarkan kajian pagi ini.
Setelah Duduk di Tempat Yang dia pilih, beberapa saat kemudian mulai banyak orang berdatangan
Dadi Mahasiswa yang datang beramai-ramai dengan Teman-temanya , Ibu-ibu muda dengan satu anak kecil yang di bawanya, Ibu -ibu yang telah berumur juga Semangat untuk hadir dalam kajian.
Di dalam masjid yang di Sekat menjadi 2 Kubu kanan dan kiri untuk membedakan tempat duduk peserta Kajian Ikhwan dan akhwat , namun Mimbar ceramah Hanya ada satu di bagian depan.
Seperti Biasa kajian Ahad pagi akan selalu ramai di kunjungi oleh para jamaah.
Karena selain mengikuti kajian di bagian luar masjid berjajar rapi Stand Stand Pedagang dan juga terdapat Bazar makanan Yang akan memanjakan lidah para jamaah.
06.45 Kajian Segera di mulai.
Assalamualaikum Warohmatullahiwabarokatu....
Sapa ustadz yang telah duduk di depan sana, dengan didampingi seorang moderator.
Ustadz Muhammad Al-Hakim Al Fatih ...
Memberikan tausiyah nya dengan baik, nada bicaranya yang lembut dan Sopan membuat para pendengar mangguk-mangguk dengan apa yang di sampaikan oleh pak ustadz.
Setelah kurang lebih 1 jam menyampaikan ceramah tiba saatnya untuk sesi tanya jawab dengan ustadz , tak lupa Bilda menanyakan beberapa pertanyaan yang telah di siapkan ya sedari tadi.
Bilda tergolong gadis yang aktif tidak hanya di kehidupan, di perkuliahan, namun juga ketika acara organisasi pun Bilda sangat aktif untuk sekedar memberikan pendapat dan masukan .
Setelah sesi tanya jawab selesai tiba saat nya moderator mengumumkan Pemateri kedua pada pagi hari ini Yang mana merupakan pengusaha sukses Tidak hanya di kota tersebut namun juga Sudah merajai di Seluruh Indonesia.
Emil Abizar Al Maheer ....!! Dengan tegas dan Lugas moderator menyebutkan Nama dari pemateri kedua
Waktu dan tempat kami persilahkan ....
__ADS_1
Suara gemuruh tepuk tangan para Akhwat atau remaja wanita di sana membuat seketika suasana ramai dengan kedatangan emil di ruangan tersebut.
Banyak remaja yang sudah mengetahui tentang sosok Emil termasuk para akhwat yang sat ini sedang mengikuti kajian bersama Bilda.
sesekali mereka menatap Wajah Emil yang sangat Indah , Tak sejengkalupun mereka melewatkan
Wajah yang putih dan Bersih, Rahang yang tegas , Alisnya yang hitam, hidung yang mancung, dan Bentuk badan yang proposional serta Atletis. Mampu membuat para akhwat terpesona dibuatnya.
Namun hal itu tidak berlaku bagi Bilda , dia tetap saja menundukkan pandanganya. dan akan mendongakkan wajahnya hanya ketika bertanya atau saat sesi tanya jawab ketika kajian berlangsung.
Terlebih mengetahui Emil lah yang menjadi tamu kajian pagi ini membuat Bilda semakin menundukkan pandanganya.
Ketika sedang Mendongakkan wajahnya tanpa sengaja Tatapan Bilda dan Emil beradu yang seketika Bilda kaget dan menundukkan kembali pandanganya.
Namun bagi Emil yang menyadari hal tersebut ternyata ada Bilda di sana Seketika membuat rona wajahnya menjadi memerah dan ada rasa bahagia.
Meskipun Hatinya bergejolak dengan rasa yang tidak pernah Emil rasakan sebelumnya karna menyadari adanya Bilda di dalam ruangan tersebut, Namun hal tersebut Tidak Membuat Emil hilang konsentrasinya dalam memberikan pemaparan mengenai Kajian bisnis.
Emil termasuk orang yang pandai menguasai dirinya. Sehingga sedikitpun Dia melupakan materi yang telah dipersiapkan untuk di sampaikan dalam kajian tersebut.
Setelah kurang lebih satu jam Waktu Emil untuk menyampaikan materinya , kemudian tiba saatnya untuk sesi tanya jawab.
Namun Bilda tetap saja menundukkan pandanganya tanpa berniat untuk mengajukan pertanyaan .
Meskipun banyak sekali yang ingin dia tanyakan. namun dia urungkan untuk bertanya.
Tanpa Emil sadari seketika dia tersenyum simpul ...
"....."
Acara kajian pada Ahad pagi telah usai tiba saatnya untuk Beranjak meninggalkan masjid Bagi mereka yang masih memiliki aktifitas lain, ataupun bagi mereka yang ingin kulineran atau melihat bazar di luar masjid
"Bilda!!....
Panggil Emil dari dalam masjid, yang mengetahui Bilda beranjak keluar dari dalam masjid.
"Assalamualaikum... Kembali Emil Menyapa Bilda.
"Waalaikumsalam ka Emil ....
Jawab Bilda sembil melangkahkan kaki menuju luar masjid yang saat itu juga di bersamai oleh Emil yang akan keluar masjid.
"kamu sering ikut kajian disini ?
Tanya Emil , mencoba mencairkan suasana.
"Alhamdulillah ka. Bilda lumayan sering sih kesini, kalau sedang tidak sibuk dengan kegiatan di Rumah Sakit...
__ADS_1
Jawab Bilda masih dengan menundukkan pandanganya.
Emil terkesima mendengar penuturan Bilda yang sering mengikuti kajian
Hal itu karena Emil juga sering mengikuti kajian di masjid tersebut, namun baru kali ini dia menemui Bilda.
"MashaAllah, Luar biasa lho tadi ka Emil memberikan materinya.
Puji Bilda tanpa sengaja kalimat itu lolos begitu saja dari bibir manisnya.
Seketika hal itu membuat Emil menjadi malu dan menggaruk kepalanya yang tidak terasa gatal.
"Terima kasih... Aku masih harus banyak belajar, Banyak orang yang lebih baik dan lebih mahir daripada ku...
Ucap Emil dengan merendah.
"Cocok jadi dosen... Ucap Bilda kemudian dengan senyum simpul
Senyum yang tanpa sengaja terlihat oleh pasang mata Emil.
Hal itu tambah membuat Emil menjadi semakin tertunduk malu.
"Ohya kak apa kabar ?? Bagaimana dengan luka mu ?
Tanya Bilda mencoba mencairkan suasana yang mendadak menjadi canggung.
"Alhamdulillah bil sudah jauh lebih baik. Ohya ... kamu sudah sarapan ??
Ucap Emil kemudian di jawab Bilda dengan gelengan kepala.
"Gimana kalau kita sarapan dulu di Sana ...
Emil menunjuk satu stand yang bertuliskan Lontong Opor Khas Solo...
Tawar Emil kepada Bilda , yang Kemudian dianggukan oleh Bilda.
Setelah memesan 2 Porsi Lontong Opor dan 2 Teh hangat mereka mencari tempat duduk yang kosong.
Sembari menunggu pesanan tiba mereka mengobrol beberapa hal, dan Bilda menanyakan beberapa hal yang sedari tadi ingin dia tanyakan saat di dalam majlis kajian namun urung ia tanyakan.
Emil pun menjawab setiap pertanyaan Bilda mengenai dunia bisnis dengan telaten dan sabar.
Tanpa disadari pesanan mereka sudah siap dan menunggu untuk dipindahkan kedalam perut.
"Yukkk... makan dulu
Ajak Emil kemudian. dan langsung di anggukan oleh Bilda
__ADS_1
[[ Jangan Lupa Suport nya ya Guys // Sehat dan Lancar Selalu Guys Rejekinya buat yang Mampir Kasih Bunga βΊοΈππ]]