Suamiku Pasienku

Suamiku Pasienku
Pertemuan Emil dan Ardi


__ADS_3

************


Sekali lagi terima kasih Pak Emil atas kepercayaannya... dan saya mohon undur diri...


Ucap rekan kerja Ardi setelah meeting dan makan siangnya selesai. Dibalas Emil dengan anggukan kepala.


Emil pun segera meninggalkan ruang tersebut untuk Segera pulang ke rumah.


Ketika Emil mulai melangkah keluar ruangan, tanpa sengaja dia melihat Ardi sedang duduk sendiri di Bangku Sudut Yang tepat Mengarah ke luar.


Emil berniat menghampirinya untuk menyapa.


"Kamu duluan saja, Saya masih ada urusan.


Ucap Emil kepada sekertaris ya, untuk meninggalkannya.


"Baik Pak..


Jawa sang sekertaris dengan anggukan kepala.


Broooo.... Ngelamun aja looo .


Sapa Emil ketika tepat di dekat meja Ardi.


Broo... Lo udah lama disini.


Tanya Ardi kemudian


"Gue dah tadi siang bro, ketemu sama klien.. Baru aja selesai.


"Ohh... Jawab Ardi


"Kayaknya Lo lagi banyak pikiran deh... Pasti masalah cewek lagi. Cerita aja bro kalau Lo butuh tempat curhat Gue sia dengerin


Ucap Emil dengan menaik turun kan alisnya.


"Elo bisa aja bro, Sejak kapan belajar Perdukinan ??


Goda Ardi kemudian...


"Elo aja gak pernah punya cewek mana mungkin Lo bisa paham apa yang gue rasain.


Ejek Ardi dengan tawanya yang khas kepada sepupunya tersebut.


Emil yang seketika menjadi malu, segera menggaruk pelipisnya yang tidak gatal.


"Tenang aja bro.. Gue lagi ikhtiar, jodoh siapa yang tau ...


Jawab Emil kemudian dengan cekikikan.


"Ohya ngomong-ngomong hubungan lo sama Galuh udah bener-bener selesai ya ?


Tanya Emil Yang mulai Serius memulai obrolan.


Mendengar pertanyaan Emil , Ardi menghembuskan nafasnya dengan kasar.


Ardi mulai menceritakan hubungannya dengan Galuh yang berakhir karena penghianatan yang Galuh lakukan, Hal itu yang membuat Ardi memutuskan tidak menjalin hubungan dengan wanita lain. dan ingin langsung serius saja jika sudah menemukan wanita yang tepat.


Ardi juga menceritakan ancaman yang dilakukan Galuh terhadapnya, Diaman dia tidak akan pernah melepaskannya.


Ardi sangat mengenal Galuh, bagaimana karakter dan kepribadianya yang sangat ambisius.

__ADS_1


Emil mendengarkan cerita Ardi dengan sesekali meneguk Kopi pesanan ya.


Setelah Puas menceritakan mantan kekasihnya tersebut, Ardi pun tidak luput menceritakan seseorang yang saat ini sedang ingin dia nikahi.


Sebelumnya Antara Ardi maupun Elim tidak ada yang saling mengetahui bahwa mereka sama- sama mengenal sosok Bilda.


"Gue sih seneng aja bro kalau Lo udah nemuin tambatan hati Lo, dan semoga kali nggak mengecewakan ... Gue tunggu undangannya aja ....


Ucap Emil ketika mengetahui sepupunya itu sedang menjalani Proses khitbah dengan seorang gadis.


Terus Lo kapan ???


Tanya Ardi tiba-tiba , Emil sedang menyesap kopi miliknya seketika tersedak dengan perta yang Ardi.


"Hahah Gue ngalah aja bro sama Loo, Tenang aja gue gak masalah kok Lo langkahin ... Gue lagi Ikhtiar cari jodoh.


Jawab Emil dengan tertawa terbahak-bahak


************


04.30. dikediaman orang tua Emil.


Keluarga tersebut selalu menerapkan sholat berjamaah jika waktu memungkinkan. Tidak hanya berlaku bagi keluarga namun juga seluruh penghuni rumah.


Pak Lukman dan Bu Azizah selalu memperlakukan Asisten rumah tangga mereka dengan baik.


Tak lupa mereka juga selalu mengingatkan untuk selalu sholat tepat waktu dan jamaah (jika memungkinkan)


Pagi itu seluruh penghuni rumah melaksanakan sholat subuh berjamaah di Mushola rumah mereka. dengan Pak Lukman sebagai Imamnya.


"Pa, rasanya kok mama kangen ikut kajian Ahad pagi ya.


Celetuk Bu Azizah setelah selesai sholat dan di akhiri dengan doa.


Tanya pak Lukman kemudian, dan di jawab anggukan oleh Bu Azizah.


Ketika Sepasang suami istri itu sedang bercengkerama Emil masih khusyuk dengan doa dan beberapa amalannya selepas sholat subuh.


Hal itu biasa dia lakukan setiap Selesai Sholat Subuh, Ashar, dan Magrib.


Setelah menyelesaikan semua ritualnya,Ardi bergeser mendekati kedua orang tuanya untuk mencium punggung tangan keduanya dengan takzim.


"Mama pengen Ikut kajian pagi ini, Dateng aja ma, hari ini kebetulan yang mengisi Ustadz dari Pondok Gontor Jebolan Kairo. Ceramahnya bagus dan Mudah di pahami, Ini udah yang ke tiga kalinya beliau di undang...


Papar Emil kepada mama dan papanya ketika mengetahui orang tuanya ingin mengikuti kajian Ahad pagi.


"Kok kamu tau ? ...


Tanya Bu Azizah begitu saja ketika mengetahui anaknya paham betul agenda di Masjid Raya Kota mereka.


"Emmm jadi Emil juga beberapa kali menjadi pembicara ma di Kajian Ahad pagi tersebut, Panitia mengundang Emil untuk mengisi soal Bisnis dalam pandangan Islam"


"... Hari ini juga InshaAllah Ardi Mengisi disana juga ma, kalau mama mau nanti kita berangkat sama-sama saja ma.


Ajak Emil . dan langsung diangguk kan oleh Bu Azizah, tanda bahwa mama nya itu menyetujui ajakan anaknya.


" Mama siap-Siap ya , Papa juga bisa siap-siap sekalian kalau mau ikut. Kita berangkat setengah enam ya ma.


"Ajak Emil kepad keduanya. Bu Azizah mengacungkan jempol .


**********

__ADS_1


"Papa sudah siap?? Mama mana pa ?


Tanya Emil ketika mendapati papa nya telah menyusul dirinya di Ruang keluarga, namun tidak menemukan mamanya bersama.


"Kamu kaya nggak paham aja gimana mama mu, Ada aja... ini lah itu lah...


Ujar pak Lukman dengan nada sedikit Kesal . Ardi hanya menggeleng heran dan Menyunggingkan senyum manisnya.


"Yukk kita berangkat , mama dah siap nihh...


Ajak Bu Azizah yang tiba-tiba muncul di antara Emil dan pak Lukman.


***********


Seperti yang sudah di prediksi Emil sebelumnya, betul saja Setibanya di masjid Parkiran di area Masjid telah penuh.


Mau tidak mau mereka harus memarkirkan kendaraanya di seberang Jalan Tepat di depan masjid Tersebut.


"Kita bisa parkir cuma di sini deh pa.... Kita jalan ke sana gak papa kan Pa ma ?


Ucap Emil kemudian di setujui oleh orang orang tuanya.


"Papa duluan aja kayaknya itu ada temen mama di sana, Mama temuin temen mama dulu ya ...


Ucap Bu Azizah pada keduanya, ketika mengetahui ada sahabat semasa SMA yang melambaikan tangan kearahnya.


"Bener, mama gak papa di tinggalin ?


Tanya pak Lukman dengan menyempitkan matanya.


"Gak papa pa, lagian nanti di dalam kan juga tempatnya pisah"


Jawab Bu Azizah dengan cepat.


**********


"Jeng... apa kabar ?


Ucap sahabat Bu Azizah


"Alhamdulillah jeng baik,


Ucap Bu Azizah kemudian dengan senyum Lebarnya.


"Sibuk apa jeng sekarang, jarang ikut reuni angkatan lhooo...


Tanya sahabat Bu Azizah kemudian..... Bu Azizah hanya dapat tersenyum dan Merasa sungkan dengan temanya tersebut.


Ehhh gimana sama Diandra? Udah nikah belum jeng ?


Tiba-tiba pertanyaan itu keluar begitu saja dari bibir Bu Azizah...


"Belum jeng, Diandra sekarang lagi Fokus Ambil masternya. katanya belum berkeinginan buat menikah, Setres sebenernya saja jeng sama anak itu....


Ucap Teman Bu Azizah. Bu Azizah tertawa cekikikan mendengar cerita sahabatnya. Karena Bu Azizah pun merasa sama.


apa yang di ceritakan oleh sahabatnya juga merupakan kenyataan yang dia sendiri alami. Emil pun bersihkan demikian.


"Ohya jeng masuk yukkk udah mau di mulai sepertinya....


Ajak Bu Azizah kepada sahabatnya tersebut . Namun ajakan tersebut langsung di tolak oleh ya karena hari ini beliau sedang ada beberapa acara sehingga tidak dapat mengikuti kajian Ahad pagi tersebut. Beliau datang hanya untuk mengantarkan beberapa Snack pesanan donatur, Karen memang Sahabatnya itu Berkecimpung di dunia catering.

__ADS_1


[[ Hallow guyss... Please yuk Suport aku dengan klik Like, Komen dan Bunganya yaaa... Please Please]]


[[Biar author tambah semangat nihh bikin karyanya, Thanks yaa ]] 🥰🥰🥰🥰😃🙏🙏🙏🙏


__ADS_2