
Tap Tap tap
Suara langkah kaki Galuh dengan pasti, disertai dengan raut wajah penuh amarah menahan marah dalam dada Galuh.
Perempuan cantik dengan tubuh seksinya dengan Sepatu Hak Tinggi nya menerobos masuk kantor Management Milik Indra.
Brakkkk
Galuh Menerobos masuk begitu saja ke dalam ruangan Indra. Didalamnya terlihat Indra sedang bercumbu mesra dengan sekretarisnya.
Dengan Posisi Indra memangku Sekertaris tersebut diatas Kursi Kebesaranya. Posisi tangan Indra yang sangat intim memegang dua buah Gundukan yang ada di d*da Milik Sekertarisnya. Dan memagut dengan lembut bibir sang Sekertaris tersebut .
Seketika Sekertaris Indra terlihat begitu syok dengan kedatangan Galuh yang tiba-tiba.
Indra tetap pada posisinya yang tetap duduk dan tenang melihat kedatangan Galuh ke ruangannya.
Sedetik kemudian Indra menyuruh Sekertaris ya untuk meninggalkan mereka berdua di dalam ruangan tersebut.
Seketika. Sekertaris tersebut Bergegas merapikan Kancing kemejanya yang sedikit terbuka karena ulah Indra.
Hal itu tidak luput dari pandangan sinis Galuh. Yang seolah jijik melihat tingkah mereka berdua.
Selain Tampan Indra juga Laki-laki yang mapan dan kaya, jadi tidak heran Banyak wanita tergila-gila padanya.
Meskipun dapat dikatakan Pria yang sudah cukup berumur namun dibandingkan dengan usianya, wajah Indra terlihat lebih muda 10 tahun, Sehingga tidak heran jika orang tidak akan percaya kalau usianya sudah 45 tahun.
Indra terkenal Sebagai laki-laki playboy, Namun kalau soal perasaanya terhadap Galuh dia tidak pernah main-main
Indra jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap Galuh, meskipun dia sadar Galuh hanya memanfaatkanya.
Dan meskipun Galuh telah mencampakkannya.
"Plak...
Selembar Amplop Putih melayang Begitu saja di wajah mulus Indra.
Indra tidak lantas memaki atau membalas perlakuan Galuh, dia hanya diam dan Mengambil Amplop Putih yang ada di hadapannya.
Amplop Yang bertuliskan RS. IBU DAN ANAK PERMATA
Galuh masih mematung berdiri di hadapan Indra dengan penuh amarah. Menahan gejolak Dan Kemarahannya.
Indra membuka sedikit demi sedikit Amplop yang dia pegang kemudian mengeluarkan isinya dan membuka
Indra sedikit menyempitkan matanya memperhatikan setiap tulisan yang tertera disana
Tiba pada satu tulisan yang tertera jelas disana
Ny. Galuh Candrakirana
25 Th
Hasil Pemeriksaan POSITIF
Usia Kehamilan 3 Minggu Lebih 2 Hari
Seketika Indra membulatkan matanya dan memandang tajam kearah Galuh Yang berdiri tepat di hadapannya.
"Apa benar Kau sedang Hamil ? dan Ini anak ku ?"
Tanya Indra kemudian dengan Mata menatap kearah Galuh
Galuh masih tidak bergeming, masih dengan posisinya Berdiri mematung dengan tatapan tajam, bagaikan elang yang siap membidik mangsanya.
Sedetik kemudian Indra Tersenyum Lebar Kepada Galuh, Meskipun tidak ada jawaban yang keluar dari mulut Galuh Namun Indra percaya jika Janin yang dikandung Galuh merupakan Anak ya.
Indra segera bergegas menghambur ke arah Galuh, Berusaha memeluk Pujaan hatinya itu.
Namun hal itu langsung saja di tepis oleh Galuh dengan sigap mendorong Indra ke belakang Tatkala Indra telah merentangkan tangannya untuk berusaha memeluk Galuh.
__ADS_1
Cuihh....
"Kau pikir aku akan S*udi untuk mengandung anak mu ??.
Ucap Galuh lantang penuh dengan Amarah. Indra masih tetap terdiam di posisinya di tempatnya berdiri semula.
Aku ... Aku tidak akan Pernah S*udi untuk mengandung Anak dari laki-laki Be*at Sepertimu...
Timpal Galuh kemudian dengan telunjuk yang mengarah ke Indra.
Seketika Bola mata Galuh Berair menahan Gejolak amarah yang dia rasakan. Bulir bening seketika mengalir deras di sudut matanya....
Indra mencoba menenangkannya
Namun lagi-lagi ditolak oleh Galuh.
"Singkirkan tangan kotormu itu!, Jangan pernah berani kau untuk menyentuhku Lagi!!!
Ucap Galuh dengan lantang
"Tenanglah , tenangkan dirimu sayang... Duduklah dulu, Kita bisa bicara baik-baik...
Jawab Indra kemudian, Indra merasa iba ketika melihat wanita yang di cintai ya menangis di hadapannya.
Stop!!! Jangan pernah kau panggil aku dengan sebutan Sayang !!! Aku merasa ji*ik mendengarnya...
Ucap Galuh masih dengan Tangan menunjuk ke arah Indra, dan satu tangan mengepal
"Tenangkan lah dirimu, Hal itu tidak akan baik untukmu dan kesehatan anak kita Galuh ...
Ucap Indra mencoba menenangkan Galuh yang tetap kukuh dengan Sikap arogan nya.
"Anak Kita ??? Anak yang mana Indra !!! Jangan pernah berharap aku akan melahirkan anak ini....
Ketus Galuh dengan suaranya yang meninggi diiringi tatapan Tajam.
Tambah Galuh Masih dengan nada tinggi dan Lantang.
Mendengar perkataan Galuh yang akan meng*u*u*ka* Anaknya Seketika membuat wajah Indra memerah meradang mendengar dengan berani Galuh mengatakan hal itu.
Sedetik kemudian Indra Menghampiri Galuh dan Mencengker*am Rahang tirus Galuh.
Indra murka terhadap Galuh dengan perkataan yang dia ucapkan.
Indra sangat tidak menyukai perkataan Galuh tersebut.
"Beraninya kau mengatakan itu ? Ingat !! Jika kau berani melakukanya, Aku pastikan Karirmu akan Hancur Saat itu juga !!
Suara dingin namun tegas, Jelas terdengar di Telinga Galuh, dengan tatapan yang memicing menatap kearah Galuh.
Seketika Indra menghempaskan tangan ya , melepaskan Cengkeramannya Yang sangat kuat.
Membuat Pipi Mulus Galuh menampakan Bekas Merah disana.
Dengan Kesal Galuh Membuang nafas kasar dan beranjak meninggalkan Ruangan Indra.
Tap tap tap
Suara sepatu hak tinggi Galuh yang beradu dengan lantai marmer kantor Indra.
**********
Pagi itu Bilda terbangun dengan perasaan segar karena hari kemarin merupakan jadwal off nya sehingga Bilda bisa bersantai dan beristirahat sepuasnya.
tring,,, tring,,,tring,,,
Assalamualaikum Bilda
Terdengar suara Ardi di ujung telepon nya.
__ADS_1
Waalaikumsalam mas Ardi, Ada apa mas ?
Tanya Bilda kemudian.
" InshaAllah lusa aku akan ke Bandung lagi, ada beberapa urusan di sana Mungkin Aku akan berangkat sore"...
Ucapan Ardi kemudian, menyampaikan bahwa dia akan ke Bandung.
"Ohhh... Baiklah , berhati-hatilah mas....
Ucap Bilda kemudian
"Apa kau akan merindukanku ??...
Ucapan yang lolos begitu saja, dan terdengar jelas oleh telinga Bilda.
Ardi Tampak malu-malu mengatakannya. tapi dia ingin tahu apa reaksi Bilda jika dia mengatakan hal itu.
"InshaAllah Allah akan menjaga mu, Dan aku akan selalu Berdoa untuk keselamatan mu "...
Ucap Bilda kemudian.
Bukan itu sebetulnya jawaban yang dinantikan oleh Ardi. namun dia cukup merasa senang dengan kalimat itu.
Kaliman yang meneduhkan, dan seketika membuat hati Ardi berbunga-bunga.
**********
Ditempat lain Emil sedang sibuk memeriksa beberapa berkas yang akan dia Gunakan untuk meeting sore nanti.
Ketika sedang fokus dengan Kertas- kertas yang ada di hadapannya, tiba-tiba Emil teringat dengan Wajah Cantik Bilda Khairunisa.
Entah sejak kapan Emil merasakan hal itu.
Namun Sejak Dia menyadari ada gelagat yang aneh dalam dirinya, Emil selalu bersemangat setiap harinya.
Emil tidak pernah berkomunikasi ataupun bertemu dengan gadis itu namun bayangan Bilda selalu saja melintas di pikiran Emil .
"Pak.. 15 menit lagi kita akan rapat di Coffe x ...
Ucap Salah satu sekertaris laki-laki Emil.
"Baiklah Kita akan segera berangkat, siapkan Mobil"
Baik pak !
Emil memang tidak pernah menggunakan Supir pribadi, namun dalam kegiatan kantor Emil selalu melibatkan Asisten sekaligus Sekertaris ya itu untuk diajak pergi.
Hal itu di karenakan Emil dapat tetap memeriksa berkas-berkas untuk meeting di dalam mobil, karena ada sekertaris ya yang mengemudikan mobil.
" Sudah Sampai Pak !..
Ucap sekertaris Emil. yang seketika dibalas dengan anggukan oleh Emil.
Sekertaris tersebut bergegas membukakan pintu mobil untuk Emil
Didalam Ruang VIP sudah terdapat seseorang yang menunggunya untuk Membahas Beberapa Penawaran.
"Baik Terima kasih pak Emil atas kerjasama dan kepercayaannya.
Ucap rekan bisnis Emil. Yang langsung dibalas oleh Emil
"Sama-sama pak Ridwan, seneng bekerjasama dengan anda.
Setelah rapat usai mereka segera menyantap beberapa hidangan yang telah Dipesan sebelumnya.
********
[[ Jangan Lupa Dukungannya ya Supaya Author Selalu Semangat Bikin Tulisan, Sehat selalu guys ]]
__ADS_1