
__Acara tersebut rencananya akan dilaksanakan pada Sabtu malam . sehingga hari Minggu nya Bilda bisa kembali ke kota malang__
__Meskipun ini merupakan hari penting untuknya Bilda tetap berusaha menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik__
************
Suasana pagi di kota Kelahiran Bilda tersebut, terasa lebih dingin dari biasanya, Hal itu di rasakan Bilda, Entah karena perasaannya yang sedang tegang atau kah memang cuaca sedang mendung.
Baru saja Bilda mendapatkan kabar jika Rombongan Ardi telah sampai di Bandara Adi Soemarmo Solo.
Kurang lebih Butuh waktu 40-45 menit rombongan Ardi untuk sampai di Hotel yang telah di booking sebelumnya
Kabupaten Kota Karanganyar Jawa Tengah. Merupakan sebuah kota dengan sejuta Potensi destinasi wisatanya.
Tidak heran Keluarga Ardi datang lebih awal, dan menyiapkan penginapan untuk beberapa keluarganya di sana.
Hal itu dilakukan Ardi untuk memanjakan dan menyenangkan hati para keluarga besarnya, dan wujud rasa Syukur Ardi saat ini.
08.45
Seluruh keluarga Ardi telah tiba di hotel yang di tuju. Beberapa dari mereka Ada yang beristirahat di Hotel ber santai Ria.
Ada juga lainya yang Berwisata Alam di kawasan Tawangmangu, dimana tempat tersebut terdapat banyak sekali potensi wisata Alam dan Wisata Kuliner yang pastinya akan memanjakan Lidah setiap orang yang berkunjung.
Ardi beserta kedua orangtuanya tetap berada di Kawasan Hotel, tidak berniat untuk pergi kemana-mana. Hal ini mereka lakukan guna untuk menyiapkan mental dan fisik acara malam nanti.
Begitu juga dengan kedua Orang tua Emil yang memutuskan untuk tetap berada di hotel.
Sementara Untuk Emil dan beberapa sepupu Ardi lainya memutuskan untuk Berwisata Alam di Sekitaran Tawangmanggu, Sebuah tempat yang sangat indah dan terkesan masih sangat Alami karena di tempat tersebut masih banyak sekali terdapat monyet-monyet liar.
***********
Seluruh keluarga telah siap dengan pakaian terbaik mereka.
Tidak terkecuali Ardi yang malam itu tampak Sangat Berbeda dari biasanya. Aura yang di tampakkan olehnya mampu membius setiap mata memandang.
Setibanya rombongan Ardi di kediaman Orang tua Bilda, mereka di sambut dengan hangat oleh keluarga besar Bilda.
Paklik dan Bulik Bilda mempersilahkan masuk calon anggota keluarga baru tersebut dengan sangat ramah.
Namun dalam suasana yang bahagia tersebut terlihat pemandangan yang berbeda di sana, netra Emil yang seketika padam tatkala mengetahui ternyata Bilda lah yang menjadi calon tunangan Ardi.
Entah mengapa dadanya terasa sesak dan hatinya terasa sakit mengetahui kenyataan yang ada dihadapannya.
Namun hal itu tidak menjadikan Emil lantas marah atau membenci Ardi.
Emil sangat menyadari bahwa Datangnya Jodoh, Maut, dan Rezeki itu telah diatur oleh Allah.
Sehingga Seberapa besarpun rasa kecewa dan sesak dalam dada Emil, Emil tetap memberikan Selamat kepada sepupunya tersebut.
Gelagat yang di tunjukan oleh Emil tak luput dari pandangan kedua orangtua nya.
Pak Lukman dan Bu Azizah seketika paham jika putra semata wayangnya tersebut sedang tidak baik-baik saja.
Begitu pula dengan Emil yang sangat shock, Pak Pak Lukman Dan Bu Azizah pun juga merasakan hal yang sama.
__ADS_1
Terlebih sebelumnya mereka sempat beranggapan bahwa Emil dan Bilda memiliki hubungan yang spesial.
Berbeda dengan Emil yang sedang tidak bersahabat dengan perasaanya.
Di sudut lain terlihat Ardi yang sangat bahagia. Hatinya terasa sangat berbunga-bunga. Sesekali Ardi mencuri pandang kearah Bilda.
Bagaimana Ardi tidak bahagia, Ardi mendapatkan wanita secantik dan sebaik Bilda.
Selama Acara berlangsung Bilda menyambut ramah keluarga Ardi dan sesekali mengajak mereka untuk mengobrol
*************
Setelah melakukan rembuk /rapat dengan seluruh anggota keluarga yang hadir, maka diputuskan tanggal pernikahan yaitu dua bulan sejak pertunangan.
Bukan tanpa alasan keluarga menentukan tanggal pernikahan setelah dua bulan.
Hal itu dilakukan karena beberapa pertimbangan.
Mengingat jadwal kegiatan Bilda di rumah sakit saat ini sangat padat dan menyita banyak waktu.
Beberapa praktikum yang telah siap menunggunya.
Sehingga itu di jadikan pertimbangan dalam menentukan tanggal pernikahan antara keduanya. Ardi pun tidak mempermasalahkan hal tersebut.
Setelah semua acara berlangsung, tiba saatnya seluruh keluarga untuk makan malam bersama.
"Selamat ya bro, gak nyangka gue ternyata Bilda orang yang selama ini Lo maksut!"
Ucap Emil dengan santai.
Ucap Ardi dengan sedikit heran.
"Iya , Waktu Satu Minggu di rumah sakit itu, dia yang jagain gue"
Deg..
Ardi mendengar pernyataan sepupunya tersebut merasa sedikit tidak senang.
"Tenag aja, Gue tau Sekarang dia Jodoh Lo, Gue gak akan ganggu"
Jawab Emil ketika mengetahui sorot mata Ardi berubah.
Setelah berbincang-bincang dengan Ardi, Emil memutuskan untuk meninggalkan ya dan mengobrol dengan Keluarga lain disana.
Dan setelah serangkaian acara telah usai, Rombongan keluarga Ardi berpamitan dengan seluruh keluarga besar Bilda.
"Mas Pamit pulang dulu, Jangan kangen ya Bidadariku !"
Ucap Ardi pelan ketika berpamitan dengan Bilda.
Sontak hal itu membuat Bilda kaget dan tersenyum Malu, raut wajahnya seketika memerah.
Bilda tidak mengucapkan sepatah katapun, hanya membalasnya dengan anggukan kepala dan senyum manis terukir di bibirnya.
*************
__ADS_1
Dengan perasaan marah dan benci Galuh mengetahui jika Ardi telah melamar gadis pujaan hatinya. hal itu membuat Galuh merasa geram
Galuh telah mendapatkan informasi yang lengkap dari orang suruhannya.
Dia berencana akan membuat perhitungan dengan Ardi, yang tetap mengabaikannya begitu saja.
[[Sepertinya ada yang sudah bertunangan yaa]]
Tanya Galuh melalui pesan WhatsAppnya
Ardi yang tanpa sengaja membuka pesan tersebut tidak berniat untuk membalasnya. dia sudah memutus rapat Hubungan masa lalunya dengan Galuh.
Mengetahui pesan yang dia kirim hanya di baca dan tidak kunjung mendapatkan balasan, membuat Galuh semakin geram dengan tingkah Ardi.
"Awass Ya !!!"
Gumam Galuh dengan perasaan marah dan rahang yang mengeras.
Galuh merasa sangat frustrasi dengan dirinya sendiri. ditengah kondisi perutnya yang sudah mulai membuncit tersebut.
Galuh hanya berfikir tentang karirnya kedepan, dengan kondisi dirinya yang seperti itu, apakah masih ada agensi yang akan mengontraknya.
Pikiran Galuh saat ini sedang sangat kacau balau.
**********
Ditempat lain, Emil telah mengikhlaskan bahwa gadis yang selama ini di Kagumi secara diam-diam akan menjadi istri dari saudara sepupunya.
Emil berlapang dada menerima kenyataan tersebut.
tok tok tok
Suara pintu ruang kerja Emil yang di ketuk dadi luar.
"Masuk!"
"Lhoo mama tumben kesini, ?"
"Duduk ma"
Tanya Emil sedikit heran, tidak biasanya mama nya tersebut datang mengunjunginya.
"Semalam mama dan papa sudah berunding, Mama dan papa tau jika sebetulnya kamu juga menyukai Bilda bukan ? "
Tanya Bu Azizah kepada putranya dengan pelan.
Emil tidak langsung menjawab pertanyaan mamanya, Emil lebih memilih untuk mendengarkan dan sesekali menyibukkan diri dengan berkas-berkas dihadapannya.
Sejujurnya apa yang di sampaikan oleh mamanya itu benar adanya, namun Emil sudah memangkas harapan tersebut.
[[Mohon dukungan nya ya teman-teman supaya author semangat dalam berkarya]]
[[Jangan Lupa Vote nya juga ya ]]
Terima kasih
__ADS_1