
_Dear readers, sorry ya updatenya lama. Harus kumpulin recehan dulu soalnya buat beli pulsa. Hihi. Curcolkan
Btw, makasih loh udah mau baca. Author terima kritik dan saran dari kalian.
Inget ya, selalu jaga kesehatan. Bebaskan otak dari pikiran-pikiran berat.❣️❣️❣️
................................................................................................
"Mas, aku penasaran deh. Kok bisa sih kamu udah langsung dateng aja ke panti." sesuap yogurt kusodorkan ke mulut mungil istriku. Dia membuka mulut menerima suapanku.
"Rahasia." jawabku yang langsung membuatnya komat kamit kesal.
Pulang dari panti kami duduk santai di ayunan depan kolam renang. Menikmati cuaca adem yang gak mendung juga panas.
Ya, aku memang belum cerita apa-apa tentang diriku yang sudah bisa menerima kehadiran mama Jenn.
Sehari setelah pertemuan terencana dengan beliau, aku meminta Samuel melakukan riset pada seratus wanita.
__ADS_1
Lima puluh wanita hamil dan lima puluh lagi yang sudah punya anak.
Riset yang aku lakukan adalah bagaimana sikap mereka terhadap anak yang bandel, bagaimana perasaan mereka terhadap anaknya dan cara mereka mendidik anak.
Aku sendiri sering menonton video di internet tentang proses persalinan, baik normal maupun secar. Aku juga membaca artikel tentang seorang ibu atau wanita menurut pandangan islam.
Hatiku terenyuh, benar. Seorang ibu jika ditanya akan memilih suaminya atau anak, tanpa pikir panjang mereka akan memilih anak. Langsung mantap menentukan pilihan padahal belum tentu ia bisa menghidupi anaknya secara layak atau tidak.
Perlahan hatiku mulai bisa menerima, toh alasan Mama Jenn masuk akal juga, beliau meninggalkanku bukan karena kemauannya sendiri.
Meski kami sudah berbaikan Mama Jenn menolak untuk tinggal bersama kami, dia ingin menebus kesalahannya dengan mengabdikan diri merawat anak yatim seumur hidupnya.
Semua ini juga tak lepas dari usaha mereka, orang-orang yang mendukungku.
Terimakasih istriku, kamu selalu ada disisi menemaniku, aku tak salah melabuhkan hatiku padamu.
Untuk almarhum kakek juga nenek, maafkan aku jika selama ini sudah salah mengartikan rasa sayang kalian, berkat kalian aku tumbuh menjadi pribadi yang kuat.
__ADS_1
Untuk pesaing bisnis kakek nenek yang sudah menyebabkan kepergian kalian, mereka sudah ditangkap oleh pihak yang berwajib dan mendapat hukuman seberat-beratnya. Maaf, aku terlambat menyadarinya.
Kejadian itu terjadi begitu alami, seperti bukan sesuatu yang memang sudah direncanakan. Hingga aku tak sedikitpun curiga.
Aku sangat bersyukur, Mama Jenn kembali. Untuk Papa Jayadi, aku menemuinya secara sembunyi. Maksudku tanpa sepengetahuan keluarga barunya, aku takut menyakiti mereka dengan kedatanganku yang tiba-tiba. Aku takut mengusik kebahagiaan mereka.
Ternyata, punya banyak uang dan jabatan belum bisa mengisi kekosongan hatiku, setiap hari aku merasa ada sisi hatiku yang kosong, hampa.
Dan itu adalah karena aku merindukan kehadiran Mama. Aku merindukannya dibalik kebencianku, aku merindukannya di hingar bingar kehidupanku.
Dan aku sangat sangat berterimakasih pada kalian yang sudah mau membersamai kisah hidupku, salam sayang dari kami Dewa dan Aya juga Mama Jenn untuk kalian para readers.
........................
Dears, ceritanya tamat sampai sini aja yaaa...
Selamat malam, selamat istirahat.
__ADS_1
Author love kalian 😘😍