
Happy Reading for you 🖤🖤
tinggal kan jejak setelah membaca
like komen dan vote
love love segudang buat yang baca🖤🖤🖤
"di mana alamat rumah mu baby?" tanya om Alvi setelah mobil sport itu meninggalkan area taman dan berbaur dengan pengendara lain nya.
keadaan jalan di sore hari sangat padat dan macet karna sudah waktu nya jam pulang bagi para pekerja.
jadi mereka harus exstra sabar mengantri di jalanan.
Zoya yang sibuk dengan hp nya sesekali tersenyum melihat Poto Poto romantis mereka tadi langsung mendongakkan wajah nya, otak nya langsung bekerja keras untuk mencari jawaban yang pas dan tak membuat om Alvi curiga.
dia tak ingin om Alvi mengantarnya sampai ke rumah
kalau itu sampai terjadi maka akan sangat bahaya untuk diri nya dan om alvi.
"antarkan aku ke jalan melati "balas Zoya dengan yakin
ya dia menyebutkan alamat tempat Vivi mengekos
untuk ke depan nya dia akan menggunakan alamat itu.
toh om Alvi juga tidak akan curiga.
"hemm" dehem om Alvi
dret
dret
dret
getaran ponsel om Alvi memecah keheningan kedua nya,
om Alvi langsung melirk Zoya sebelum mengangkat telepon itu,
Zoya tersenyum getir
pikiran nya sudah menerka nerka
"angkat om,
mungkin istri mu" kata Zoya pahit memalingkan pandangan nya,
berat sekali rasa nya menerima kenyataan kalau om alvi sudah menikah bahkan mungkin sudah mempunyai anak.
__ADS_1
baru saja dia merasakan kenyamanan yang tak di dapat nya dari orang lain justru harus terhalang status pernikahan.
...ingat Zoya kamu hanya sugar baby jangan berharap lebih pada nya peringat Zoya pada diri nya...
Yap mulai sekarang dia harus mengingatkan status nya Sampai beberapa tahun ke depan,
dia hanya seorang sugar baby yang tak bisa jadi prioritas utama
dia hanya seorang yang memuaskan dahaga sugar Daddy nya
dan di beri imbalan uang dan perhatian.
kau hanya mencari perhatian dan kasih sayang nya
bukan cinta nya Zoya.
"aku duda" jawab om Alvi singkat seolah tak ada beban.
namun jawaban itu seakan menjadi angin segar setelah angin badai topan berkelana di otak Zoya.
"Du,,, duda" gagap zoya dengan nada tak percaya.
"Yap,
apa kau tak percaya?" heran om Alvi dengan alis terangkat
"tidak,,
masa pria seganteng dan sekaya om Alvi seorang duda??
betapa bodoh nya mantan istri nya itu .
ehh ntar ntar gimana kalau mantan istri nya itu meninggal dan bukan meninggalkan nya??
maaf kan lah pemikiran nyeleneh Zoya ini ya mantan istri.
Zoya terkikik geli dengan pemikiran nya yang rada rada melenceng,
membuat om Alvi terheran heran ??
bukan kah tadi wajah nya sempat murung kenapa sekarang terkikik geli kek gitu??
jangan jangan
ohhh no
jangan berpikir Zoya rada rada gila ya om??
Zoya itu gak gila
__ADS_1
cuma otak nya yang rada rada bar bar dan mesum!
#####
"makasih dad" ucap Zoya setelah turun dari mobil mewah alvi,
sekarang dia berada di depan kontrakan minimalis milik Vivi
dengan luas yang hanya 6×6 meter.
walau pun sudah mempunyai sugar Daddy yang menopang biaya hidup nya.tak membuat Vivi mau meninggalkan kosan yang sejak pertama kali di tempati di kota ini.
apabila di tanya alasan nya??
terlalu banyak kenangan di sini jawab nya yang membuat Zoya bungkam.
dan tak pernah lagi bertanya.
"kau tinggal di sini?" tanya Alvi memperhatikan area sekitar nya.
walau pun kecil kosan itu sangat bersih dan rapi
dengan tanaman bunga berjejer di samping nya.
cocok lah untuk satu atau dua orang yang menempati nya.
seperti nya dia harus membelikan nya rumah atau apartemen untuk di tempati Zoya.
"iya sama temen Zoya yang tadi,
mau mampir om"
"lain kali saja sekarang udah sore tidak enak sama tetangga kalian
Daddy pulang aja"
"baiklah
sampai nanti dad"
"bye dad" teriak Zoya
setelah mobil Alvi menghilang dari pandangan nya.
fyuhhh untung saja dia nggak mampir
kalau nggak bisa bahaya batin Zoya bernafas lega
ehh si Vivi belum balik ya, ya udah lah gue balik aja lah pikir zoya
__ADS_1
kemudian berjalan menuju jalan raya dan berdiri untuk menyetop taksi untuk pulang ke mansion nya.
bye bye🖤🖤