
happy Reading for you 🖤🖤
tinggalkan jejak setelah membaca ya
like komen vote dan hadiah 🖤🖤🖤
"ada apa ini?" tanya manager itu setalah mencoba menerobos paksa kerumunan para pengunjung yang sudah berkerumun di suatu titik menonton drama gratis. mall yang tadi nya ramai kini hening karna semua nya terdiam mendengarkan suara debat itu.
dengan wajah yang tertutup masker dan kaca mata sang wanita langsung menjelaskan semua kronologi kejadian nya namun dia berkata seolah olah Zoya ya lah yang salah
dan dia berlaga seolah menjadi korban di tambah dengan nada suara yang di buat selemah lembut mungkin semakin membuat para pengunjung percaya bahwa Zoya lah yang salah.
mengambil tindakan tanpa bukti ya itu lah para netizen yang hobi nya nyinyir menyimpulkan sesuatu dari sudut pandang nya saja tanpa melihat dari sudut pandang yang lain begitu juga yang di lakukan oleh para pengunjung mall yang mulai terdengar bisik bisik menyalahkan Zoya dan mulai membela wanita itu.
"hehh Tante Tante girang enak aja lu bilang sahabat gue yang salah, udah tau Zoya duluan yang ngambil tas itu .
ngapain lu rebut hah ??
pake acara drama drama seolah lu yang tersakiti cih najiss murahan" teriak Vivi emosi dari arah belakang kemudian segera menarik Zoya ke belangkang tubuh nya hingga kini dia lah yang berhadapan langsung dengan wanita itu. dengan berkacak pinggang dan wajah yang terlihat memerah menahan emosi ingin sekali dia menjambak rambut wanita itu hingga botak.
dia tak terima kalau Zoya yang di salah kan sedang kan dia tau siapa disini yang salah
enak saja sahabat nya yang di tuduh.
"diam kamu gadis miskin, miskin ya miskin aja.
gak usah sok Sok an mau beli tas mahal.
palingan beli baju aja kalian habis ngel***e" ejek wanita itu dengan sinis nya yang malah semakin membuat Vivi tersulut emosi.
namun dengan cepat Zoya langsung menahan nya agar tak semakin membuat keributan dan semakin membuat mereka malu apalagi para pengunjung yang sudah siap sedia dengan kamera nya memvidiokan kejadian itu.
merasa ada yang menahan tangan nya vivi menolehkan kepala nya ke belakang. terlihat Zoya menggelengkan kepala nya pertanda tidak. namun Vivi tetap lah Vivi gadis keras kepala dan mudah sekali tersulut emosi apalagi ketika berlawanan dengan orang yang suka memprovokasi nya
"lepasin tangan gue Zoy,,,
enak aja dia bilang kita miskin
gak tau apa mall ini aja bisa gue beli. kalau gue mau!! " ucap Vivi membalas ejekan wanita itu seraya mencoba melepaskan tangan nya dari zoya.dan Yap berhasil
"bahkan harga diri lu aja Tan bisa gue beli
sini lu Tante Tante girang sebutin aja berapa harga lu" ucap Vivi yang terlanjur emosi hingga dia tak lagi memikirkan sopan santun nya terhadap yang lebih tua.
__ADS_1
mendengar ucapan Vivi yang seolah merendah harga diri nya wanita mengepalkan tangan nya emosi.
baru pertama kali ini lah ada yang berani menantang nya terlebih lagi itu adalah seorang gadis kemarin sore.
"gadis sialan punya berapa koneksi kau hingga berani menantang ku ??
punya bukti apa hingga kau berani menantang ku dengan mulut sombong mu itu " tantang wanita itu percaya diri kalau dia yang akan menang apalagi melihat para pengunjung yang berpihak pada nya.
"bukti,,,oh kau butuh bukti " ucap Zoya tiba tiba melangkah kaki nya menuju wanita itu.
sudah waktu nya dia maju membela harga diri nya
mau memviralkan terserah.
"kau butuh berapa bukti hah?" tantang Zoya membuat wanita itu mengerutkan kening nya bingung. begitu juga dengan para pengunjung dan Vivi, mereka kini berpindah haluan membela Zoya karna mendengar Zoya mempunyai bukti. hingga kini wanita itu lah yang terpojok apalagi mendengar ucapan ucapan kasar yang tadi nya terlontar pada Zoya kini berbalik pada nya.
"aku bahkan bisa membuat mu malu hingga tak bisa memperlihatkan wajah mu itu, karna aku sedang berbaik hati jadi lebih baik sekarang kau mengakui semua kebenaran tadi dari pada aku membuat mu mati berdiri sangking malu nya" bisik Zoya dengan nada penuh ancaman tepat di telinga wanita itu.
ucapan nya tak lah main main karna dia memang mempunyai semua bukti nya dari awal dia masuk ke dalam mall hingga kejadian memperebutkan tas tadi.
"bukti kan saja
karna aku memang tak bersalah" kekeh wanita itu mengabaikan ancaman Zoya karna dia yakin kalau ucapan Zoya hanya lah sebuah gertakan saja hingga membuat nya tak ambil pusing
kau sendiri yang meminta nya jadi jangan salah aku kalau ancaman ku benar benar terjadi" ucap Zoya untuk yang terakhir kali nya.
prok
prok
prok
dengan tiga tepukan saja datang lah beberapa orang berbaju hitam lebih tepat nya bodyguard yang sedari tadi menjaga Zoya dan Vivi dari kejauhan.
"kalian tunjukan rekaman yang kalian dapat kan tadi," perintah Zoya dengan senyum kemenangan berbanding terbalik dengan ekspresi ketakutan yang di pancarkan wanita itu walau tertutup oleh masker nya
~betapa memalukan nya wanita itu~
~*pelaku tapi berperan seolah jadi korban~
~saya yakin tu orang pasti jago ngedrama~
~menjinjikan~
__ADS_1
~memalukan~
~nenek lampir~
~grandong*~
dan masih banyak lagi umpatan umpatan yang di lontarkan pengunjung kepada wanita itu. Bahkan ada beberapa dari pengunjung yang melempar wanita dengan benda benda
mulai dari boneka,tas, sepatu dan yang lain nya melayang mengenai tubuh wanita itu dengan kuat.
ada beberapa juga yang menjambak rambut wanita itu hingga membuat nya memekik kesakitan dan mengaduh minta ampun.
masker dan kacamata yang di kenakan wanita itu sudah terlempar ke sembarang arah dengan setengah berlari sambil menutupi wajah nya wanita itu berlari meninggalkan mall.
"tuh Tante Tante kenapa make masker mulut dah" tanya tanya Zoya bingung begitu juga dengan Vivi karna selama perdebatan tadi wanita itu tetap tidak melepaskan atribut nya.
"mungkin borokan muka nya" sahut Vivi asal karna masih kesal dengan kejadian tadi. saya pukulan melayang mengenai pundak Vivi yang berasal dari Zoya.
"hushhh gak boleh ngomong kayak gitu" peringat Zoya
"biarin aja "ucap Vivi kesal
"nona muda ,nona muda tolong maaf kan kesalahan saya.
saya benar benar tidak tau bahwa yang di ucapkan tuan besar adalah anda" sesal manager itu sambil menunduk ketakutan.
"tak apa" ucap zoya tersenyum sambil menepuk pelan pundak manager itu kemudian melangkah kaki nya pergi meninggal kan mall di iringi puluhan bodyguard di belakang nya.
bye
bye🖤🖤
maaf semua karna author baru up lagi soal nya kemarin author kehabisan kuota hehehehehe
warning!!
*assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh
Author* *dan seluruh keluarga mengucapakan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan
jangan lupa tetap berbuat kebaikan dan semoga di lancarkan puasa kita semua
amiin...
__ADS_1
wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh*