
Happy Reading for you 🖤🖤
tinggalkan jejak setelah membaca ya
Like komen vote dan hadiah
love love segudang buat yang baca 🖤🖤
"cari tau identitas lengkap gadis itu,
nanti aku kirimkan Poto nya pada mu." kata mamah varrel pada orang yang sedang di telpon nya,mamah varrel bernama Sinta Atdmaja.
"baik nyonya," sahut orang itu dengan nada hormat
membuat senyum manis pun terbit di bibir merah Sinta.
hanya tinggal mengetahui dia berasal dari keluarga mana,
maka mama Sinta akan datang menemui keluarga nya dan meminang nya untuk sang putra.
apa pun yang di sukai putra nya maka dia harus mendapat kan nya
termasuk dengan cara merebut milik orang lain.
toh dia gak bakal menolak nya karna tau keluarga kami kaya raya pikir mama Sinta picik
seolah olah semua nya bisa di beli dengan uang.
"aku tunggu nanti malam laporan nya, jangan mengecewakan ku Mario"
tut
setelah itu mamah Sinta langsung mengirimkan Poto Zoya pada Mario,dia mendapat Poto Zoya dengan memotret nya secara diam diam.
mario merupakan saudara plus orang kepercayaan mamah Sinta ,dan hasil pekerjaan nya memang tak pernah mengecewakan
"kau adalah gadis yang berhasil merebut perhatian aku dan anak ku,
maka kau harus jadi menantu ku, tidak boleh ada orang lain yang merebut mu dari kami" gumam mama varrel mengusap lembut Poto cantik Zoya di galeri ponsel nya.
sejak pertemuan pertama mereka, dia memang sudah menyukai sikap sopan dan ramah Zoya dan berniat untuk menjodoh kan nya dengan varrel sang anak kesayangan.
apalagi setelah tau kalau anak nya memang sudah mengakui kalau dia mencintai zoya.membuat semakin bertekad bahkan terobsesi untuk menjadi kan nya sebagai menantu.
**. **.
saat ini Zoya dan Vivi sedang berada di dalam perjalanan mengantarkan Zoya ke mansion nya,
Zoya bahkan melupakan para bodyguard yang bertugas untuk menjaga nya.
toh nenek dan kakek nya sedang tidak ada di sini dan para bodyguard juga selalu melindungi nya dengan cara berbohong.
tit
tit
titt
Zoya dan Vivi tersentak kaget dengan bunyi klakson yang cukup nyaring dari arah belakang mobil mereka seolah olah meminta mereka untuk segera berhenti.
"nona,,,, berhenti" salah bodyguard menongolkan kepala nya di jendela dan berteriak ke arah depan meminta Zoya untuk berhenti.
__ADS_1
"stopp Vi, itu bodyguard gue" ucap Zoya menoleh ke arah belakang
citttt
otomatis Vivi yang mendengar perkataan Zoya langsung menginjak kuat pedal rem nya,dengan perasaan panik Zoya langsung keluar dengan terburu buru menghampiri mobil bodyguard nya, tak mungkin mereka mencegat nya apalagi di tengah jalan seperti ini kecuali ada keadaan yang benar benar sudah sangat mendesak.
"kenapa Yon" tanya Zoya para Dion sang kepala bodyguard.
"tuan dan nyonya besar sebentar lagi tiba di mansion nona,
kita harus segera pulang sebelum mereka sampai" kata nya tak kalah panik dari Zoya.
deg
deg
deg
jantung Zoya berdetak dengan sangat kencang rasa khawatir mulai menyelimuti nya, setelah itu Zoya langsung berlari menghampiri mobil Vivi
"Vi kakek sama nenek gue datang
gue ikut sama mobil bodyguard gue" ucap Zoya panik.dengan terburu buru dia mengambil tas sekolah milik nya di mobil Vivi.
"ayo cepet Yon" panik Zoya masuk ke dalam mobil.
brum
brum
brum
"semoga Lo Dateng tepat waktu Zoy,
setelah itu dia pun melajukan kendaraannya menuju kosan nya.di drama hati dia tak pernah berhenti berdoa untuk keselamatan zoya.dia tau seperti apa watak kakek dan nenek nya.
*****
" wah bagus bagus ( bertepuk tangan) ,,JAM BERAPA SEKARANG ZOYA?" sentak fizzo Agatha , kakek zoya sekaligus ayah almarhum ayah Zoya.
suara yang menggelegar membuat semua terperanjat kaget.
deg
~mati gue,
si kakek tua ini udah Dateng duluan~ batin Zoya menunduk takut.
jantung sudah dag dig dug tak karuan.hanya satu yang pasti
dia akan kena hukuman oleh kakek nya.
"maaf kek
tadi Zoya ada kerja kelompok di rumah temen" jelas Zoya menjelaskan.
yang pasti nya akan sangat percuma karna kakek nya tak pernah mau menerima alasan apa pun.
"alasan " bentak nya keras
nah kan bener apa yang di ucapkan Zoya tadi.
__ADS_1
kakek fizzo berjalan cepat ke arah Zoya dengan aura yang menakut kan.
sebelah tangan nya memegangi tongkat bantu milik nya
namun di mata Zoya tongkat itu seolah olah alat yang di gunakan untuk memukul nya nanti.
glek
"sudah pintar bohong kamu ya sekarang " ucap nya mencengkram kuat dagu Zoya. membuat Zoya meringis kesakitan
"ampun kek sakit,
Zoya gak bohong,Zoya beneran ada tugas di rumah temen " ucap Zoya dengan suara yang tak jelas karna dagu nya seperti akan patah akibat cengkeraman kakek nya yang tak main main.
sedangkan sang nenek hanya duduk santai di sofa sambil minum teh tak ada niatan sedikit pun untuk menghentikan kejadian itu.
seolah olah dia tak perduli lagi pada Zoya.mau mati pun terserah.
"Lalu ini apa?"bentak nya melempar beberapa lembar Poto di wajah zoya.
deg
"ini bukan Zoya kek
Zoya gak pernah berbuat seperti itu,
ini pasti editan kek" bela Zoya mulai menangis.
bagaimana mungkin dia berbuat seperti itu, dia saja tadi belajar kelompok di rumah varrel,sedangkan di Poto ini dirinya sedang berada di ranjang seseorang.
ini pasti Poto editan.
"kalau kakek gak percaya
tanya aja sama bodyguard mereka sejak tadi jagain Zoya" ucap Zoya menunjuk ke arah kumpulan bodyguard di dekat pintu.
"Dion,,,Lo bilang ke kakek ini semua pasti editan,
dion bilang ke kakek" lirih Zoya melirik ke arah Dion yang justru menunduk.
membuat kakek fizzo semakin murka dan menampar Zoya
"gadis tak tau di untung"
plak
plak
bugh
bugh
"ampun kek
Dion Lo jelasin semua ke kakek jangan diem aja" teriak Zoya
"kalian semua pengecut ,dasar sialan, pengkhianat" maki Zoya
bugh.
tiba tiba ada seseorang yang menendang keras pintu masuk mansion.membuat semua orang mengalihkan pandangan nya kecuali Zoya yang sedang meringis kesakitan.rasa nya semua tulang seperti patah.
__ADS_1
bye
bye🖤🖤🖤