
Happpy reading for you 🖤 🖤
tinggalkan jejak setelah membaca ya
Like komen vote dan hadiah 🖤 🖤
mungkin Zoya bilang tidak papa soal kejadian di mall tadi
namun Alvi tetap lah Alvi laki laki sombong dan arogan yang semuanya harus sesuai dengan keinginan nya tak boleh ada sedikit pun kesalahan apalagi kalau sudah menyangkut tentang gadis nya.
manager mall pun harus rela kehilangan pekerjaan nya akibat kecerobohan nya membuat Zoya hampir di permalukan di muka umum.semua atas laporan bodyguard yang memang di tugas kan untuk menjaga dan mengawasi semua kegiatan Zoya.
sebelum Zoya pergi ke mall Alvi memang sudah terlebih dahulu menghubungi seluruh staff mall bahwa calon istri nya akan datang ke sana untuk berbelanja namum dia lupa untuk menunjukan wajah Zoya, Alvi memang sengaja tidak mengunboxing Seluruh mall agar Zoya tak curiga tapi atas kejadian hari membuat berpikir ulang untuk ke depan nya.
Sebenarnya di sini Alvi juga tetap salah namun alvi adalah laki laki arogan yang tidak mau mengakui kesalahannya.
Mansion Alvi
"Ehemmm.. dari mana kau baby?" tanya Alvi pura pura tak tahu mata nya menyipit memperhatikan beberapa paper bag yang tergeletak dengan naas di atas meja ruang tamu.
"dari mall dad. beli sos...." Ucap Zoya terhenti ketika menyadari sesuatu.
Kemudian dia berdiri mengecek paperbag belanjaan nya, kening nya mengerut ketika tidak mendapati makanan yang di ingin kan nya.
"astaga
sosis nya lupa Zoya beli" ucap Zoya menepuk jidat nya menyadari kebodohannya.
niat nya ingin membeli sosis setalah berbelanja malah terlupakan gara gara perdebatan di mall tadi.
"dasar pikun" ejek Alvi menoyor kepala Zoya pelan membuat zoya mendelik kesal.
"Daddy.." tekan Zoya melirik Alvi tajam mengode sesuatu
"baik lah " ucap Alvi peka kemudian menghubungi anak buah nya untuk membelikan beberapa bungkus sosis.
"Sudah"
"makasih Daddy, kau baik sekali Aku mencintai mu.. ehhh" ucap Zoya keceplosan dengan cepat langsung menutup mulut nya menyadari ucapan sekilas itu.
Alvi sendiri terkejut mendengar pengakuan sekilas dari Zoya walau pun dia tahu itu hanya pengakuan karna refleks saja namun memberi kebahagiaan tersendiri di hati kecil nya.gadis kecil nya sudah mulai terbuka dengan nya.
"Kau bilang apa baby?" Tanya Alvi pura pura tak mendengar
"Ahhh tidak tidak
Aku tidak mengatakan apa pun" gugup Zoya langsung dengan cepat mengambil paper bag nya dan berlari ke arah kamar nya sebelum Alvi bertanya lebih jauh atas pengakuan nya barusan.
__ADS_1
"Hei kau mau kemana baby?
Kau belum menjelaskan pada Daddy atas ucapan mu" teriak Alvi menggoda Zoya namun hanya di hiraukan saja oleh Zoya yang sudah terlebih dahulu masuk ke dalam kamar.
"Dasar gadis kecil" gumam Alvi memegangi dada nya yang masih berdebar dengan kencang sambil tersenyum senyum sendiri
***
"Ehhh" kaget Zoya kemudian melirik ke arah bawah perut nya yang sudah terlingkar sepasang tangan membelit perut rata nya.
"Kau sedang apa baby?" Tanya Alvi basa basi semakin menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Zoya membuat nya gelisah tak beraturan. Kegiatan masak nya pun harus terganggu akibat kelakuan Alvi yang sayang nya sangat membuat Zoya nyaman.
"Lepasin dadd
Zoya lagi masak nih. Nanti makanan nya gosong" kesal Zoya mencoba melepaskan lilitan tangan Alvi pada tubuh nya. Bukan nya melepaskan Alvi justru semakin mengeratkan pelukan nya membuat Zoya pasrah dan melanjutkan kembali kegiatan memasak nya yang sempat terhenti
"Hmmm Harum nya.
Pinter banget sih masak nya kesayangan Daddy " puji Alvi seraya melepaskan lilitan tangan nya pada perut Zoya.
Perut nya sudah berbunyi sejak tadi karna merasa lapar, namun dia mencoba untuk menahan nya agar tetap bisa makan bersama dengan Zoya.
Zoya hanya bisa merona mendengar pujian Alvi langsung kepada nya, dia mencoba menyibukkan diri agar Alvi tak curiga.
Apalagi wajah nya yang sudah memerah seperti tomat, benar benar menggemaskan.
Ayo dadd makan" ajak Zoya setelah menguasai diri nya, kemudian menaruh beberapa jenis sayur yang sudah di masak nya di atas meja makan dengan rapih. Tak lupa dengan makanan yang di masak nya tadi.
Ayam geprek sambel ijo khas buatan Zoya pun sudah tertata rapih di atas meja, balutan sambal ijo di atas ayammm tampak langsung menarik perhatian Alvi karena baru pertama kali dia melihat masakan itu
Air liur nya pun seraya ingin tumpah.
Sebelum makan dengan telaten Zoya mengambil piring Alvi kemudian mengisi nya dengan nasi.
"Mau sayur apa dadd?" Tanya Zoya menatap Alvi menunggu jawaban
"Terserah kau baby
Apa pun yang kau beri aku akan memakan nya " jawab alvi tersenyum membaut Zoya tersipu malu di buat nya
Kemudian zoya pun mengambil satu potong daging ayam kemudian menaruh nya di atas piring alvi
Makan malam pun berjalan dengan lancar sesuai dengan keinginan Alvi.
**
Keesokan harinya
__ADS_1
Dan ya sesuai dengan prediksi Zoya dan teman teman nya kemarin.
Pagi ini sekolah di heboh kan dengan kedatangan seorang gadis cantik yang tampak keluar dari sebuah mobil mewah keluaran terbaru.
Dengan baju khas sekolah dia keluar dengan percaya diri, kancing baju bagian atas di lepas nya beberapa sehingga menampakkan sesuatu yang tidak seharusnya, androk yang jauh di atas lutut menjadi penambah kesan seksi pada gadis itu.
"Lont ternyata" decih Vini sinis ketika melihat style anak baru itu. Apalagi di tambah dengan make up nya yang berlebihan seperti ingin ke pesta bukan seperti ingin ke sekolah.
Ya Vini adalah sosok gadis yang paling benci dengan yang nama nya lont.
Bukan tanpa sebab dia membenci nya sedari kecil ayah dan ibu nya sudah resmi bercerai karna seorang lont
Yang berkedok sebagai sahabat ibu nya.
Sugar baby sama lont beda ya guys??
"Ayo cabut guys" ajak Vivi yang muak melihat banyak nya laki laki yang berkerumun menggoda gadis baru itu.
"Gass" jawab mereka berbarengan
Dengan rasa percaya diri kelima sekawan itu berjalan melewati kerumunan itu tanpa menoleh sedikit pun.
"Ayang Zoya"
"Zoya"
"Vivi i love you"
"Gila si Vini makin cantik aja"
"Ayang Zoya aku punya coklat"
Kerumunan yang tadi nya mengerubungi anak baru itu kini berpindah haluan ke arah lima sekawan itu.
Beberapa anak laki laki tampak mengeluar kan beberapa batang coklat kemudian memberikan nya pada Zoya, Vivi dan Vini.
Ketiga gadis most wanted sekolah itu adalah the Queen of school.kecantikan dan kepintaran mereka menjadi ciri khas kepopuleran mereka.
Anak emas adakah julukan yang di sematkan para guru guru yang hanya ada di ketiga gadis itu.
"Siapa mereka??" Batin gadis itu bertanya tanya kemudian berjalan menghampiri kerumunan itu untuk melihat siapa mereka.
Sampai murid laki laki meninggalkan nya demi mereka.
Bye
Byeeeee
__ADS_1