
happy Reading for you 🖤🖤
tinggalkan jejak setelah membaca ya
like komen dan vote
love love segudang buat yang baca 🖤🖤🖤
Ting
Ting
Ting
akhir nya waktu yang sangat di tunggu tunggu Zoya pun datang juga.
senyum semanis gula pun dengan cepat terbit di bibir ranum nya.akhir nya ketenangan akan segera datang pada diri nya.
"baiklah anak anak
pelajaran kita cukup sampai di sini saja
sampai bertemu lagi kamis depan
jangan lupa di kerjakan tugas nya
sesuai dengan kelompok nya masing masing" peringat Bu Rina sebelum keluar dari kelas.
setelah Bu Rina hilang dari pandangan, para siswa dan siswi pun mulai berhamburan dari kursi nya masing masing,
mereka berjalan ke satu tempat yang sama yaitu kantin sekolah
keadaan di kelas pun terasa hening dan sepi hanya tersisa dua orang saja yaitu Zoya dan Vivi
"hahhh " Zoya menghembuskan nafas nya kasar ketika Bu Rina mengingat kan nya lagi tentang tugas kelompok tadi, kepala Zoya rasa nya mau pecah memikirkan betapa susah tugas kelompok nanti, belum lagi tugas yang kemaren kemaren mungkin sudah numpuk di meja belajar nya.
apalagi di tambah dengan om Alvi yang tidak ada di sisi nya
__ADS_1
semakin menambah kadar kepusingan nya.
andai saja om Alvi ada di sini mungkin tidak akan sepusing ini.kalau pun pusing hanya tinggal memeluk nya maka akan sedikit reda.
"kantin yok" ajak Vivi beranjak dari kursi nya.
"lemes prend
di tinggal ayang kerja ke luar negri" ucap Zoya lemas menelungkup kan wajah nya di meja.
kalau boleh jujur perut Zoya memang sudah keroncongan minta di isi karna tadi pagi hanya sarapan sedikit, namun mengingat om Alvi yang ada di luar negeri membuat nafsu makan nya hilang.
bagaimana kalau om Alvi di goda cewek lain,masih mending kalau nggak tergoda kalau ke goda gimana?? terus punya niatan buat ngangkat sugar baby selain Zoya,dan lebih parah nya kalau Meraka tidur bersama Gi mana??
ihhh rasa nya zoya tidak ikhlas sekali.
om Alvi hanya sugar Daddy milik nya.
"om Alvi ke luar negri?" tanya Vivi memastikan kemudian duduk lagi di kursi nya.
"hemm " dehem Zoya lemas
"gak usah lemes lemes gitu Napa bestie
lu kayak istri gak di kasih jatah aja" canda Vivi namun tidak di tanggapi Zoya. di mengabaikan nya
pikirannya sedang berkecamuk mengingat segala kemungkinan kemungkinan yang ada di pikiran nya.
ini bahkan lebih parah dari pada gak di kasih jatah gumam Zoya
"untung om Ronald gak kerja CEO CEO am kek sugar daddy loh,
jadi aman aman aja gue mah" kata Vivi bersyukur mempunyai sugar Daddy seperti om Ronald yang hanya bekerja sebagai boss.
hanya memerintahkan dan uang mengalir di rekening.
" lu tau dari mana sugar Daddy gue CEO " tanya Zoya menatap Vivi dengan pandangan menelisik
__ADS_1
dari mana sahabat nya ini tau sugar Daddy nya seorang CEO mencurigakan harus di waspadai.
Vivi yang melihat pandangan curiga Zoya pada nya
ingin rasa nya menggeplak wajah cantik nya.
"ehh markijem gak usah curiga lu sama gue
gue gak hubungan apa apa sama Daddy loh,
Daddy gue kan sahabat Daddy loh jadi otomatis gue tau lah pekerjaan Daddy loh" ungkap Vivi menjelaskan agar sahabat nya itu tak mencurigai nya.
" baperan amat sih lu
gue kan cuma bercanda" kata zoya
" muka lu serem
maka nya gue kira serius anjir"
"sialan luuu" maki Zoya tak terima muka cantik nya di katakan serem.enak aja
gini gini banyak orang yang tergila gila sama gue
~walau zoya udah punya pacar,
terserah gue gak perduli yang penting dia harus jadi milik gue selama nya~ batin seseorang menatap Zoya dari kejauhan dengan pandangan penuh cinta dan memuja
bye
bye
🖤🖤
guys novel ini bakal banyak pembinor nya ya
pelakor nya juga ada*
__ADS_1