Sugar Baby Om CEO

Sugar Baby Om CEO
Bab #57#


__ADS_3

Happpy reading for you 🖤🖤


Tinggalkan jejak setelah membaca ya


Like komen vote dan hadiah 🖤🖤


"Hai boleh kenalan gak?" Sapa seseorang menyodorkan tangan nya tepat di hadapan Zoya. Melihat ukuran tangan seseorang Zoya mendongak kan wajah nya.


"Zoya" balas Zoya membalas uluran tangan cowok itu


"Satria"


"Lu yang main volly tadi kan?" Tanya satria basa basi sambil menduduk kan bokong nya di samping Zoya


"Iya" singkat Zoya tak nyaman


Karna kedua sahabat nya sedang pergi ke kantin sedangkan diri nya di tinggal sendiri an.


"Tau gini mending gue ikut tadi kekantin" rutuk Zoya dalam hati


"Si Reno sama si varrel mana lagi?" Pikir nya kembali melihat ke arah lapangan tak ada satu pun dari kedua teman nya itu yang terlihat. Hanya ada sekumpulan temen temen satria yang membuat lingkaran di tengah lapangan


"Nyari siapa?" Tanya satria sambil terus melirik zoya yang seperti sedang mencari seseorang


"Temen " Zoya kembali membalas dengan singkat berharap satria akan pergi dengan sendirinya.


"Zoya" panggil varrel dari atau koridor dengan kencang , cepat cepat dia menghampiri Zoya di ikuti Reno dari belakang. Kening nya mengernyit melihat seorang laki laki yang sedang duduk di samping Zoya yang juga sedang melihat'nya.


Sesampai varrel menyodorkan sebotol Aqua dingin dengan senang hati Zoya langsung menerima dan meminum nya di tempat. Dahaga yang tadi nya membuncah seketika langsung hilang di terpa dingin nya air Aqua.


"Lu siapa?" Tanya Reno the to point menelisik penampilan satria


"Gue satria" sambil mengulurkan tangan nya


"Reno"


"Varrel"


"Abang ganteng" teriak Vivi cempreng berlari menghampiri arah Zoya dengan mata berbinar.keenpat orang itu mengalihkan pandangan nya melihat Vivi yang berlari kecil.


"Bilangin gue norak


Sedang kan dia lebih norak dari gue" rutuk Vini mencibir


"Hayyy Abang ganteng


Kenalin aku Vivi " sapa Vivi menyodorkan tangan nya yang kemudian di sambut hangat oleh satria.


"Satria" canggung nya Karna Vivi tak melepaskan tautan tangan mereka


"Udah woyy

__ADS_1


Gak usah modus terus tangan lu" cibir Vini membuat Vivi terpaksa melepaskan tautan tangan nya.


"Abang ganteng yang tadi smash nya paling bagus kan" puji Vivi membuat satria malu malu


"Nggak kok masih jelek


Masih banyak yang lebih bagus dari gue" rendah nya


"Jelek dari mana


Bagus gitu.


Kapan kapan ajarin Vivi ya" pinta nya


"Iyah boleh banget malah" ucap satria tersenyum


"Satria" panggil salah satu teman nya melambaikan tangan yang kemudian di sambut lambaian tangan oleh satria


"Ya udah gue duluan ya" pamit satria berlari menghampiri kerumunan teman teman volly nya


"Gila ganteng banget" ucap Vivi kesemsem


Apalagi kalau satria lagi lari beuh damage nya langsung naik naik 100% .


"Inget om Ronald di rumah" bisik Zoya tersenyum jahat melihat perubahan wajah Vivi yang langsung terlihat kesal.


"Sialan lu Zoya.


Gak bisa sehari aja lu gak usah ngeingetin itu" kesal Vivi membuat Zoya tertawa puas


"Gak tau" jawab reno menggedik bahu nya pertanda tidak tahu


"Kepo" ucap Vivi dan Zoya barengan


"Sialan lu berdua" rutuk vini


"Waktu istirahat nya sudah habis


Ayo kembali ke posisi awal kalian lagi" perintah pak Jeki keras apalagi di tambah dengan alat pengeras suara membuat suara menggelegar memenuhi seluruh area lapangan volly.


****


"Huuh cape nya" keluh Zoya yang kini terdiam duduk tenang di dalam mobil.


Mereka memang pulang terlebih dahulu karna nanti sore mereka harus kembali ke sekolah untuk latihan kembali.tak heran karna waktu nya yang sangat mepet apalagi pemberi tahuan nya baru di umumkan tadi pagi oleh panitia penyelenggara pertandingan.


"Cepetin ya mang" pinta Zoya pada sang supir


Ingin rasa nya dia cepat cepat Sampai, badan nya yang sudah gerah dan berkeringat membuat nya ingin cepat cepat mandi. Dan ingin cepat cepat


Bertemu Daddy nya.

__ADS_1


Tin


Tin


Bunyi klakson mobil terdengar nyaring dengan terburu buru seorang bodyguard langsung membuka nya gerbang lebar lebar.


"Assalamualaikum" ucap Zoya membuka pintu


Mata nya mengedar memperhatikan sekeliling ruang tamu namun dia tidak menemukan sang Daddy.


Mungkin di kamar pikir zoya


"Waalaikumsalam" balas bibi seperti biasa menyambut kedatangan Zoya setelah pulang sekolah


"Daddy udah pulang BI?" Tanya zoya memastikan


"Sudah non


Tuan lagi istirahat di kamar" balas bibi


"Ouh gitu


Ya udah Zoya ke kamar ya bi" izin Zoya


***


"Daddy" ucap Zoya pelan kaki nya mulai melangkah memasuki kamar Alvi yang gelap karna lampu di matikan dan gorden yang di tutup.


Terlihat seorang laki laki terbaring membelakangi Zoya dengan menggunakan selimut sampai dada nya. Namun wajah masih terlihat terlelap dengan nyenyak nya hingga membuat Zoya tak tega untuk membangunkan nya


"Tumben Daddy belum bangun" lirih Zoya memperhatikan wajah Alvi dengan seksama. Mungkin ini pertama kali nya Alvi lembur membuat Zoya tak tau kapan jadwal bangun nya Alvi padahal jam menunjukkan pukul satu siang.


"Cepet bangun ya dad


Aku merindukan mu" ucap Zoya seraya mencium kening Alvi dengan sayang kemudian meninggalkan kamar Alvi dengan langkah pelan.tak lupa menutup pintu kembali.


Zoya tak sadar kalau orang yang dia cium itu sudah bangun hanya berpura pura menutup mata saja.


Alvi Kembali bimbang dengan hati nya apalagi melihat betapa tulus nya Zoya memperhatikan nya membuat dia tak rela kalau Zoya harus meninggal kan nya tapi di sisi lain dia juga masih ada sedikit rasa dengan mantan istri yang sudah menemani nya selama lima tahun meski harus berakhir di meja hijau.


"Aku harus bagiamana" teriak Alvi mengacak ngacak rambut nya frustasi


Boleh kan dia egois ingin memiliki dua wanita sekaligus?? Dia berat untuk memilih salah satu dari mereka!!! Melepaskan pun dia tak sanggup!!


Alvi segera beranjak dari kasur dia memilih untuk mandi guna menyegarkan otak nya yang seperti ingin meledak.


"Zoya di mana bi?" Tanya Alvi turun dari tangga


Setelah mengecek di kamar Zoya tak terlihat batang hidung nya


Mungkin di dapur itu lah pemikiran Alvi sekarang!!

__ADS_1


Bye


Byeeee


__ADS_2