Sugar Baby Om CEO

Sugar Baby Om CEO
Bab #36#


__ADS_3

happy Reading for you 🖤🖤🖤


tinggalkan jejak setelah membaca ya


like komen vote dan hadiah 🖤🖤


"boss,,," panggil Daniel pelan ekor mata nya melirik tajam ke arah Alvi dari spion mobil.


mulut nya sudah sangat gatal ingin bertanya tentang kejadian di restoran tadi.


"hemm?" dehem Alvi atas panggilan daniel.tak sedikit pun alvi punya niatan untuk membuka matanya yang terpejam.


mata nya terasa sangat berat untuk di buka mungkin karna efek dari Begadang tadi malam dan tadi di kantor dia tak sempat untuk meminum kopi.


"apa boss benar benar akan membawa wanita itu? dan menggantikan nona zoya" tanya Daniel pelan nyaris tak terdengar, telinga Alvi yang memang sangat sensitif ketika membahas tentang gadis nya langsung bisa mendengar kan semua pertanyaan Daniel walau pun itu pelan sekalipun, seketika bola mata nya langsung terbuka dengan sempurna dan langsung menatap tajam ke arah Daniel yang memang duduk di depan. Daniel sendiri tidak perduli dengan tatapan tajam Alvi yang seakan akan ingin memakannya hidup hidup dia hanya fokus mengendarai mobil saja.


ahh seperti nya Daniel saja paham dengan insiden tadi? Alvi juga tidak sempat untuk memberi tahu nya Karna sepanjang jalan dia terus memejamkan mata nya karna mengantuk.


dan lihat lah wajah Daniel itu sudah seperti seekor serigala yang seperti akan memakan Alvi hidup hidup, sungguh mengerikan.


"aku hanya bermain main saja dengan mereka dan lagi pula kau tahu bukan kalau aku tidak suka dengan barang bekas" singkat alvi santai, daniel yang mendengar penjelasan Alvi itu seketika langsung menghembuskan nafas lega , tatapan yang tadinya tajam langsung berubah seperti biasa lagi setidak nya posisi Zoya tidak akan tergantikan .


"lalu kenapa tadi boss menyuruh saya untuk keluar?" heran Daniel penasaran. mata nya kembali melirik Alvi dari spion terlihat Alvi kembali menyandarkan tubuh nya dan memejamkan mata nya.


"jangan terlalu kaku kalau bicara sama gue daniel, lagian ini juga di luar jam kerja,


jadi santai aja" kata Alvi kembali membuka mata nya, sebelah tangan nya di gunakan untuk mengambil ponsel yang berada di dalam saku jas nya, kemudian tangan besar itu dengan lincah mengetikkan beberapa kata romantis dan mesra sebelum di kirim kan pada gadis nya.


"lagi pula aku melakukan itu hanya Karna iseng saja" santai Alvi membuat Daniel langsung menatap nya kesal.


dasar boss sialan untung tampan.


"bosss,,," geram Daniel menggebu gebu


boss nya memang sungguh tidak adil kepada nya, dia tidak mengajak nya untuk menonton drama itu dan harus kehilangan momen di mana Alvi mempermainkan lawan nya sebelum ke permainan inti.


Daniel hanya bisa mendengus sebal menyalurkan rasa kesal di hatinya.


"aku hanya bermain sedikit

__ADS_1


paling hanya membuat mereka malu saja" kata Alvi santai pandangan mata nya masih fokus dengan benda pipih yang berada di dalam genggaman nya .beberapa kali senyum manis terbit dari kedua sudut bibir nya ketika membaca pesan mesra yang di kirim Zoya. dia bagai kan seorang ABG labil yang sedang masa masa kasmaran saja, bahkan dia tidak perduli dengan tanggapan Daniel yang seolah menatap nya aneh.


"lain kali ajak aku boss" ucap Daniel fokus ke arah depan mata nya di buat sefokus mungkin agar tak lengah dan membuat mereka celaka.setelah ini kedua nya akan kembali lagi ke kantor karna masih banyak pekerjaan yang belum di tangani.


****


bel pulang


teng


teng


"ehh udah Bel pulang tuh, pulang bareng yok?" ajak Vivi membereskan semua buku buku dan alat tulis nya kemudian memasukkan nya dengan rapih ke dalam tas begitu juga dengan Zoya.


kedua remaja itu sibuk membereskan semua nya agar tidak ada yang tertinggal.


"yok" ucap Zoya beranjak dari kursi nya di ikuti oleh Vivi.


kedua nya berjalan beriringan menuju keluar kelas..hanya beberapa orang murid saja yang belum pulang karna harus piket kelas terlebih dahulu.namun baru beberapa langkah di koridor...tiba tiba....


"Zoy,,,zoya" panggil varrel dengan suara keras dari arah belakang. dia memang sengaja menunggu semua anak anak pulang terlebih dahulu karna dia ada urusan dengan Zoya, dia juga tau kalau Zoya dan Vivi selalu pulang belakangan.


ekor mata varrel melirik ke arah Vivi. Vivi yang peka pun langsung meminta izin menunggu di parkiran.


"gue mau ngasih ini buat lu" ucap VARREL menyerahkan dua bungkus coklat batangan pada zoya.coklat dengan merek Silverqueen itu langsung di sambut hangat oleh zoya.dia merupakan salah satu dari sekian banyak orang pencinta makanan manis itu.


"btw makasih loh rel" kata Zoya


" sama sama ,oh ya zoy,,emmm nanti malem lu ada waktu gak? soal nya gue mau ngajak lu makan malem " tanya varrel gugup.


ahhh kenapa jadi gugup gini sih?? kemana cap playboy nya itu?? berhadapan dengan Zoya saja sangat gugup Seperti menemui calon mertua saja !!


zoya hanya merespon dengan mengangkat sebelah alisnya bingung


ada apa dengan varrel??


"nanti malem gue ada urusan sama keluarga gue" kata Zoya berbohong.padahal nanti malam dia ada urusan dengan Alvi untuk menemani nya makan malam.


"ouh gitu ya" lesu varrel dengan wajah kecewa.zoya yang melihat itu langsung tak enak hati di buatnya.

__ADS_1


"ya udah lain kali aja ya" ucap nya langsung berubah ceria


dia baru mencoba nya satu kali, masih banyak kesempatan lain untuk mendekati Zoya.


"sorry ya rel" ucap Zoya


"gak papa kali zoy, loh pulang sendiri


mau gue Anter?" tawar nya


"gue bareng Vivi" ucap Zoya menunjuk ke arah Vivi yang sedang menunggu di parkiran.


"ya udah kalau gitu


gue duluan ya sampe besok Zoya" ucap nya pamit.


"Iyah" cicit Zoya pelan melihat kepergian Varrel dari hadapan nya.


langkah kaki nya berjalan menuju parkiran


" Vi" teriak Zoya berlari menghampiri Vivi


" ehh si varrel tadi ngomong apaan sama Lu?" tanya vivi kepo


"ngajak makan malem, tapi gue tolak soal nya gue ada urusan sama Daddy " santai Zoya namun membuat Vivi terkejut.


"ternyata gercep juga tu anak?" gumam Vivi yang pasti nya tidak terdengar oleh zoya


"ouh iya si varrel juga tadi ngasih gue coklat ?? lu mau gak?" tawar Zoya memperlihatkan dua bungkus coklat di tangan nya.


" gue gak suka coklat Zoya?? lu lupa?" kesal Vivi menginjak pedal gas nya bergegas pulang.


" ouh Iyah gue lupa" kekeh zoya menyimpan satu batang coklat di tas nya dan yang satunya di makan.


~*target kalian sudah pergi dari sekolah, cepat laksanakan tugas kalian.bunuh kedua wanita itu dan aku tidak mau menerima kegagalan~ ucap orang misterius itu.


~ Alvi hanya milikku seorang dan aku tidak akan melepaskan nya untuk gadis ingusan seperti mu~ batin nya tersenyum jahat melihat kepergian mobil yang membawa zoya


bye

__ADS_1


bye🖤🖤🖤*


__ADS_2