Sugar Baby Om CEO

Sugar Baby Om CEO
Bab #26#


__ADS_3

happy Reading for you 🖤🖤


tinggalkan jejak setelah membaca ya


like komen vote dan hadiah jangan lupa🖤🖤🖤


"aku sangat merindukan Daddy" ucap Zoya semakin mengeratkan pelukan nya pada tubuh kekar Alvi, kedua tubuh yang berbeda ukuran itu saling bersentuhan menyalurkan kehangatan tubuh satu sama lain.


tubuh Zoya yang kecil ramping tidak bisa memeluk semua area tubuh besar Alvi, sedangkan kalau Alvi yang memeluk nya maka tubuh Zoya yang tidak akan kelihatan.


saat ini kedua nya tengah berada di dalam mobil untuk pulang.


Alvi memang sengaja menggunakan supir pribadi untuk menyupiri mobil nya Karna dia ingin berdekatan dengan si sugar baby nya alias Zoya.


"hemmm"dehem Alvi pokus pada ponsel yang ada di genggaman tangan nya, sedangkan tangan satu nya lagi di gunakan untuk menahan bobot tubuh Zoya.


"emm tuan kita akan ke mana?" tanya supir hati hati


jujur saja dia bingung karna dari awal Alvi tidak mengatakan mau di antar kemana.


"Daddy Zoya nggak mau pulang ke rumah,


Zoya gak mau di pukuli lagi" rengek Zoya cepat sambil menarik narik jas Alvi.


jujur dia masih takut untuk berhadapan dengan kakek nya


belum lagi kalau pulang pasti nenek nya juga akan ikut untuk menghukum nya.


sudah cukup selama 10 tahun saja dia mengalami penganiayaan dari kakek nya.


mulai sekarang dia nggak mau lagi pulang ke mansion nya dan lebih memilih untuk hidup di luaran saja walau pun sendirian tanpa keluarga.


dulu saja bila dia di pukul kakek nya maka dia akan memilih untuk pergi menginap di hotel atau memilih menginap di kosan Vivi selama beberapa hari, sampai kakek dan nenek nya kembali ke luar negri.


tapi kalau untuk sekarang sudah cukup dia tidak tahan lagi.


hidup di luar lebih baik dari pada hidup di mansion mewah namun seperti neraka bagi nya.


" ke apartemen" ucap Alvi menatap Zoya sayang


"apartemen Daddy?" tanya Zoya yang kini bergantian menatap Alvi


"Iyah,


kalau kau mau kita ke mansion ku saja " sahut Alvi santai menyandarkan kepala nya pada sandaran jok mobil.


"tidak, tidak,, kita ke apartemen saja"ucap Zoya menggelengkan kepala nya cepat


bila ke mansion Daddy nya bisa di pasti kan Zoya akan bertemu dengan kedua orang tua Alvi,dan yang paling di khawatirkan Zoya pasti mereka pasti akan bertanya tanya, siapa diri nya? punya hubungan apa sama anak mereka??apa pacar nya? atau siapa nya??


tidak,tidak ,Bigg nooo.zoya tidak mau


hidup nya saja selama ini sudah rumit, dia tidak mau menambahnya semakin rumit lagi.

__ADS_1


Zoya hanya ingin ketenangan selama beberapa hari ini


sebelum Kembali ke kehidupan normal nya dan menjalankan aktifitas nya lagi.


selama perjalanan menuju apartemen hanya ada keheningan saja di antara kedua nya, Zoya yang hanya terdiam dan kelihatan melamun seperti memikirkan sesuatu.


Alvi sendiri dia bingung mau memulai obrolan seperti apa??


dia sendiri tidak pernah memulai obrolan terlebih dahulu dengan orang lain.


keheningan itu masih terus berlanjut sampai tak terasa mobil Alvi sudah memasuki area parkiran apartemen.


terlihat mobil mobil berjajar rapih memenuhi area parkiran, lalu lalang manusia terlihat hilir mudik keluar masuk pintu.


"baby,," ucap Alvi menyentuh pundak Zoya


"ehh,, udah sampe dad" tanya Zoya kikuk melihat sekeliling.


"heem, kau mau berjalan sendiri


apa aku gendong"tawar Alvi pada zoya


"aku jalan sendiri saja"jawab Zoya cepat


tak mungkin kan kalau mau di gendong, walau pun dia itu gadis bar bar namun tetap saja dia juga masih mempunyai rasa malu.


"yakin tidak mau di gendong" tawar Alvi sekali lagi.


"tidak"


ayo turun"ajak nya membuka kan pintu mobil untuk zoya.pertama Tama Alvi yang terlebih dahulu turun kemudian di susul oleh Zoya.


"aushhhh" ringis Zoya terjatuh


padahal baru beberapa langkah saja dia berjalan, kaki nya benar benar sakit.


"tuh kan ngeyel sih, kan Daddy udah bilang dari tadi di gendong aja, malah gak mau


jatuh kan sekarang" omel Alvi panjang lebar kemudian langsung menyelipkan tangan nya di antara paha dan punggung Zoya.


"hiks,,,Daddy sakit, ini benar benar sakit hiks,,hiks,," tangis zoya


"salah sendiri" ucap Alvi tak berperasaan


"hiks,,,hiks Daddy jahat


turunin Zoya,,biar zoya jalan sendiri aja" ucap Zoya memberontak dalam gendongan Alvi.


saat ini keduanya tengah menjadi perhatian para pengunjung apartemen.hampir seluruh pasang mata menyaksikan drama itu.


"diem atau Dady turunkan di sini"ancam Alvi


"tuh kan Daddy mah gak ikhlas gendong Zoya"tuding Zoya.

__ADS_1


" Yap kau benar Daddy gak ikhlas gendong kamu,


kamu itu berat


pinggang Daddy aja rasa nya mau encok" ucap Alvi asal


"turunin turunin turunin" ucap Zoya memukul mukul dada Alvi.


enak saja dia mengatakan nya berat,dia itu kurus.


berat badan nya saja hanya 46 kilo


gendut dari aman coba.


" yakin mau turun?"


"hemm turunin sekarang" kekeh zoya memalingkan wajah nya.


"ya sudah"


apa kata nya tadi! ya sudah


berarti om Alvi akan benar benar menurunkan nya


padahal Zoya hanya menggertak saja.


saat Alvi akan menurunkan Zoya dari gendongan nya,


"Daddy jahat, Daddy mau nurunin Zoya" rengek Zoya memeluk erat leher Alvi


"bukan nya tadi kamu yang minta turun


di turunin malah nempel kayak koala"ledek Alvi melanjutkan langkah nya.


selama di perjalanan zoya terrus bercoletah mengajak Alvi untuk mengobrol ntah itu tentang pelajaran,rumah , Vivi pun dia ceritakan pada alvi.lama kelamaan celotehan itu Hilang di gantikan dengan dengkuran halus yang berasal dari zoya.mungkin karna capai terus mengocehj akhir nya dia tidur juga.


dua puluh lima menit kemudian baru lah Zoya dah Alvi sampai di kamar .


ceklek


dengan perlahan lahan Alvi menurunkan tubuh zoya di kasur king size milik nya ,melepaskan pelukan tangan nya pada leher nya,


kemudian melepas sepatu nya.


"dasar gadis kecil" ucap Alvi terkekeh melihat gaya tidur Zoya yang sama persis seperti anak kecil,


kedua tangan nya langsung mencari cari guling dan memeluk nya dengan erat seperti takut kehilangan.


"kalau aku tidur di samping nya


apakah dia akan memeluk aku seerat itu" menolog Alvi membayangkan diri nya yang di peluk Zoya.


"jangan berkhayala Alvi" ucap nya

__ADS_1


bye


bye


__ADS_2