Sugar Baby Om CEO

Sugar Baby Om CEO
Bab #38#


__ADS_3

Happy Reading for you 🖤🖤


tinggalkan jejak setelah membaca ya


like komen vote dan hadiah jangan lupa 🖤🖤


sekitar 10 menit setelah kedatangan mobil yang mengikuti Vivi dan Zoya tadi, kini datang lagi mobil namun dengan jumlah yang lebih banyak sekitar 7 atau 8 mobil.


lalu keluarlah sekitar 30 orang berbaju hitam dari masing-masing mobil terlihat wajah mereka menunjukkan ekspresi dingin dan Datar.


pistol dan senjata lain nya langsung di kerahkan sebelum menyusul masuk ke dalam hutan.


hanya dua orang saja yang di tugaskan untuk berjaga di sekitar area mobil, dan yang lain nya langsung berpencar dengan berbekal senter di atas kepala.


" hiks,,,hiks,,,gue takut banget zoy


gue mau pulang" Isak Vivi yang masih terus berlari bersama Zoya kedua nya sudah terlalu jauh masuk ke dalam hutan. suasana yang sunyi dan gelap di tambah suara suara binatang bercengkrama menambah kesan seram yang seperti di film film hantu, hujan gerimis seolah menambah tingkat adrenalin Zoya dan Vivi udah segera lolos dari pengejaran itu, waktu masih terus berjalan ntah sudah berapa lama mereka terus berlari karna hari sudah semakin sore dan perlahan matahari mulai tenggelam.


"gue juga mau pulang vi


tapi untuk sekarang kita nggak bisa kita harus selamat dulu" ucap Zoya memberi pengertian dia Kembali menarik tangan Vivi yang sempat terhenti.


"gue udah gak tahan lagi zoy


kaki gue lemes banget" rintih Vivi berjongkok memegangi kedua kaki nya yang terasa ingin copot dari tempat nya.jalan setapak yang licin karna hujan membuat kaki mereka terluka bahkan beberapa kali harus rela terjatuh.


"Sekarang kita istirahat dulu, tapi jangan di sini


di sana aja biar lebih aman" tunjuk Zoya ke arah sebuah pohon besar yang berada beberapa meter di depan mereka.


dengan langkah terseok Seok kedua nya berjalan menuju ke belakang pohon untuk berteduh sebentar.


baju yang kotor ,dan wajah nya yang cemong akibat tanah membuat keadaan mereka terlihat sangat memprihatinkan.


" lu masih kuat kan Vi?" tanya Zoya yang sebenarnya dia sudah tak tahan lagi dengan semua kejadian naas yang menimpa mereka, harus rela berlari masuk ke dalam


hutan yang sunyi, gelap dan menyeramkan.

__ADS_1


"gue laper banget zoy


gue udah gak tahan kalau harus lari lagi" jelas Vivi sambil memegangi perut nya yang terus keroncongan minta di isi.


"gue juga laper" lirih Zoya ikut memegangi perut nya


"lu tunggu di sini Vi, gue mau coba nyari buah buahan dulu siapa tau ada di sekitar sini" ucap Zoya beranjak dari tempat duduk mereka, mata nya menelisik ke seluruh area hutan yang bisa di jangkau matanya namun harus terhalang oleh kabut yang menyelubungi nya.


"hp lu kebawa gak Vi ? coba periksa ?" titah Zoya dengan sangat berharap Vivi membawa hp nya. tanpa membuang waktu Vivi segera merogoh saku baju nya yang ternyata ada hp milik nya terbawa.


"ada zoy,,," girang Vivi menyerahkan benda pipih itu pada zoya. mata Zoya langsung berbinar seolah menemukan harta Karun saja, namun untuk situasi sekarang ponsel adalah harta Karun yang paling berharga.


"Alhamdulillah batre nya juga masih lumayan banyak tapi di sini gak ada sinyal" keluh Zoya namun sedikit kemudian dia tersentak .


ingat Zoya tak boleh ada mengeluh untuk sekarang ada ponsel saja harus nya kamu bersyukur peringat Zoya pada diri nya yang seolah tak pernah bersyukur yang Allah berikan pada nya.


" semoga om Alvi baca pesan gue tadi" lirih Zoya kemudian mengaktifkan mode senter di ponsel Vivi. keadaan yang tadi nya gelap gulita kini lumayan sedikit terang.


"lu tunggu di sini Vi


gue mau nyari makanan dulu!" ucap Zoya


"gue gak bakalan la.......ehhh liat liat itu ada mangga" girang Zoya menunjuk sebatang pohon mangga dengan menggunakan senter nya. buahnya lumayan lebat berwarna kuning dan batang nya juga pendek hingga sangat mudah untuk di jangkau.


"ehh Bener ayo kita ke sana" ajak Vivi girang


rasa lelah perlahan hilang di gantikan rasa semangat untuk memetik mangga itu.


kedua nya segera berlari menghampiri pohon mangga itu dan memetik beberapa mangga untuk mengganjal perut mereka untuk saat ini..namun


" bosss kita udah masuk kedalam banget loh , gue kok jadi takut apalagi sekarang udah malem" terdengar obrolan beberapa orang dari arah samping barat hutan membuat tubuh Vivi dan Zoya seketika menegang.rasa lapar yang tadi menggebu seolah lenyap tak berbekas di gantikan alarm pertanda bahaya.


"zoy,," gumam Vivi memegangi tangan Zoya dengan erat . bisa Zoya rasakan tubuh Vivi Kembali bergetar.


"sttttt please lu jangan berisik


kita ke pohon tadi, tadi lu jalannya harus pelan banget " ucap Zoya dengan nada pelan. dengan penuh kehati hatian dan mencoba untuk tidak menimbulkan suara, kedua nya berjalan pelan ke arah pohon besar tadi dan kembali bersembunyi menggunakan beberapa cabang pohon untuk menutupi tubuh mereka.

__ADS_1


"zoy mereka makin Deket" gelisah vivi.


posisi para penjahat itu kini berada di depan mereka tepatnya di bawah pohon mangga .


"ehhh boss liat tuh ada mangga ,udah kuning lagi


ngambil ahhh laper anget " kata salah satu penjahat melepas kan sepatu nya siap untuk memanjat.


"buku busyett pikiran lu dari tadi makan Mulu dah


yang sekarang kita pikirin itu gimana cara nya kita harus bunuh tu dua gadis " gerutu boss nya menggeplak pantat anak buah nya.


sial banget sih punya anak buah pikiran nya makan Mulu.


suara nya yang lumayan kencang pasti nya langsung bisa terdengar sampai ke telinga Vivi dan Zoya.


ternyata para penjahat itu memang berencana ingin membunuh mereka.


"hiks,," Isak Vivi mencoba di tahan


dengan gerakan cepat Zoya langsung membungkam mulut Vivi dengan sebelah tangan nya dia ingin meredam suara isakan itu sebelum para penjahat curiga,


~ ya Tuhan selamat kan kami


jauhkan segala bahaya dari kami~ doa Zoya dalam hati


"ayo cepet cari lagi" ajak nya boss nya


"sttt jangan berisik Vi,,," ucap Zoya setelah melepaskan bungkaman di mulut vivi. sedikit Zoya sembulkan kepala nya melihat ke segala arah tak ada orang.


"ayo kita pergi Vi"ajak Zoya membangunkan Vivi siap untuk berlari kembali.


"hehhhhh mau lari kemana lagi kalian" sentak seseorang dari arah belakang.


deg


bye

__ADS_1


bye


vote dulu ya🤧🤧🤧


__ADS_2