
happy Reading for you
tinggalkan jejak setelah membaca ya
like komen vote dan hadiah 🖤🖤
"akhir nya kau datang juga Mr A" sapa ricko berjalan santai menghampiri anak buah nya dengan ekspresi yang begitu mengejek.
dengan baju kebesaran milik nya di lengkapi dengan sebuah pistol di sebelah tangan kanan nya dia berdiri menantang ke arah Alvi.
dengan dagu yang di angkat tinggi tinggi membuat nya percaya diri bisa mengalahkan Alvi pada pertarungan pertama mereka setelah beberapa tahun lama nya.
apalagi melihat rombongan yang di bawa Alvi hanya beberapa ratus orang saja dia yakin akan bisa mengalahkan nya dengan mudah.
" boss yang hanya bisa mengandalkan tenaga anak buah nya punya nyali juga untuk keluar, ku kira kau hanya bisa bersembunyi di antara ketiak anak buah mu itu" ucap Alvi keras membalas ejekan ricko.
posisi kedua nya kini bersebrangan dengan ricko yang berada di tengah tengah anak buah nya dan Alvi yang berdiri di garis paling depan di hadapan anak buah nya.
aura permusuhan begitu ketara, percikan api membara di kedua mata kedua rival itu bagaikan akan terjadi perang dunia ketiga.
" laki laki yang tak bisa menjaga wanita nya dengan baik,
itu yang kau sebut dengan laki laki sejati.
lebih mementingkan pekerjaan nya dari pada nyawa wanita nya.hanya laki laki pengecut lah panggilan yang cocok untuk anda Mr A" ucap ricko lantang menyindir alvi.
satu persatu kalimat yang terlontar dari mulut tajam ricko semakin membuat kepalan tangan Alvi bertambah kuat.
dia akui memang dia tak bisa menjaga wanita nya tapi itu semua di luar kendali nya.
"kau bahkan lebih pengecut dariku ricko, menculik seorang gadis yang tak berdaya demi memuaskan obsesi gila mu itu. bahkan gadis itu adalah siswi sendiri bahkan itu lebih pengecut " balas Alvi tak kalah keras.
"itu bukan obsesi aku mencintai nya" sela ricko cepat.
"kalau bukan obsesi terus apa nama nya?
__ADS_1
memaksa gadis yang tak mencintai mu masuk ke dalam kehidupan suram mu itu! apa nama nya kalau bukan obsesi" teriak Alvi membuat ricko bungkam.
"banyak omong, lebih baik kita buktikan saja siapa di antara kita yang lebih pantas untuk Zoya,
kau atau aku" tantang ricko mengajak Alvi berduel
"hanya kau dan aku
tanpa melibatkan anak anak" jawab Alvi sanggup
karna dia merasa ini hanya urusan pribadi antara diri nya dan ricko jadi tidak perlu melibatkan orang lain apalagi sampai membuat mereka terluka karena nya.
"baik" terima ricko mengajak Alvi ke halaman belakang.
tempat di mana mereka berduel memperebutkan Zoya si gadis cantik.
dengan hanya menggunakan kaos oblong dan celana,
kedua nya masing masing sudah siap dengan posisi nya masing masing.
ricko adalah yang pertama memulai perduelan, dengan kaki nya yang besar dia berlari ke arah alvi menerjang tubuh nya.
dengan gerakan cepat Alvi langsung menghindar dan bergantian memukul perut ricko dengan keras membuat nya menudur beberapa langkah ke belakang.
tak hanya sampai di situ saja
dengan Kembali berduel, tujuan ricko adalah kaki kanan nya Alvi karena itu adalah daerah sensitif nya
bukan hanya sekali dua kali saja mereka bertarung tapi mereka semua sudah bermusuhan sejak beberapa tahun yang lalu akibat sebuah kesalah pahaman.
dulu nya Alvi dan ricko adalah dua orang sahabat baik apalagi dengan keadaan keluarga mereka yang sudah berhubungan baik sejak lama membuat anak anak nya juga berhubungan baik
namun sejak kedatangan satu wanita yang merupakan mantan istri Alvi membuat hubungan kedua merenggangkan.
ricko yang sudah lama menaruh hati pada mantan istri Alvi harus menelan pil pahit karna wanita itu lebih memilih Alvi dan berniat menikah.
__ADS_1
ricko yang di penuhi amarah pun menuduh Alvi sebagai pengkhianat dan memutuskan hubungan pertemanan mereka tanpa mendengarkan penjelasan Alvi.
sejak saat itu lah kedua nya terus bersaing baik di dunia bisnis, dunia gelap dan wanita.
"uhuk,,,uhuk,,,uhuk" batuk ricko memegangi dada nya yang di tendang Alvi hingga membuat nya memuntahkan darah.
"sudah ku bilang lebih baik kau serah Zoya pada ku dengan baik baik dari pada nyawa mu yang jadi taruhan nya" ucap Alvi memandang ricko iba.
darah yang terus keluar dari mulut nya membuat Alvi merasa bersalah, walau sudah bertahun tahun mereka menjadi rival namun rasa sahabat Alvi untuk ricko tetap ada.
Alvi bahkan berharap suatu hari nanti mereka bisa menjadi sahabat Kembali.
"untuk kali ini aku mengaku kalah dan silahkan kau bawa zoya" ucap ricko yang sudah di gotong oleh beberapa anak buah nya menuju suatu ruangan yang Alvi sendiri tidak tau.
walau dia licik dia tetap memegang teguh janji nya itu lah yang membuat Alvi semakin salut pada ricko
dengan di pandu asisten nya ricko, Alvi langsung menuju satu ruangan yang paling besar di antara ruangan lain nya.
ceklek
"baby" panggil Alvi memasuki kamar. netra nya terpaku pada sosok gadis yang sedang meringkuk di dalam selimut
"Daddy" lirih zoya membalikkan tubuh nya.netra nya terpaku pada mata hitam legam itu.
dengan mata berkaca-kaca Zoya langsung berhambur masuk ke dalam pelukan Alvi.
bye
bye🖤
maaf otak author lagi buntu jadi cuma dikit cerita nya 🖤🖤🖤
makasih udah setia sama cerita receh author
novel ini gak di kontrak ya jadi maaf kalau author banyak bolong ny🖤🖤
__ADS_1