
Happy Reading for you 🖤🖤🖤
Tinggalkan jejak setelah membaca ya
Like komen vote dan hadiah 🖤🖤
" Ehhh btw tadi varrel nanyain Lo loh?" Ucap Vivi memberitahu
kedua gadis cantik itu kini tengah berada di ruang tamu di apartemen baru Zoya.
Berbagai merek jajanan ringan dari yang mahal Sampai yang murah berserakan di meja dan sofa
Karna sebelum ke apartemen Vivi terlebih dahulu mampir ke Alfamart.
Istilah nya itu ngobrol tanpa jajan bagaikan aku tanpa kim taehyung.ðŸ¤ðŸ¤
"Terus?" Cuek zoya
"Kayak nya si varrel suka deh sama loh" celetuk Vivi memasuki Snack ke dalam mulut nya.
"Hahaha Gak mungkin lah
Kami aja baru ketemu beberapa Hari coba.
mana mungkin dia suka sama gue
Ada ada aja loh vi" sangkal Zoya dengan tawa garing nya
Ya Zoya akui dia memang sempat tertarik dengan varrel , wajah nya yang tampan dan penampilannya yang cool
Cewek mana Siapa sih yang gak bakal tertarik.
Tapi Ingat itu hanya awalan pertemuan mereka saja karna esok harinya dia sudah tidak tertarik lagi.
Hati nya sudah terlanjut terpaut pada duda tanpa anak alias sugar daddynya.
Ntah itu hanya rasa kagum semata atau cinta
Zoya tidak tau pasti. tapi kalau dia ada di dekat om Alvi jantung nya selalu tak pernah aman.
"Ya kali aja gitu?"
"Ehhh tapi Lu gak tertarik gitu sama varrel
Secara otomatis kan dia itu ganteng, kaya, cool,pinter, populer
Kriteria cowok idaman lo lah pokoknya" tanya Vivi heran
Karna biasa nya kalau ada anak baru di sekolah khususnya cowok maka Zoya lah orang yang paling heboh seantero sekolah
Dia akan meminta nomor wa nya, ngebaperin terus tinggalin maka nya dia di juluki packgirls oleh semua murid.
Namun sejak punya sugar Daddy baru sikap nya berubah 180°
__ADS_1
Dia seakan tidak pernah perduli dengan cowok tampan di sekitar nya.
"Nggak tuh,
Kemana mana Gantengan jugs Daddy gue lah" sahut zoya santai
"Cieee lu suka ya sama Daddy lu itu?" Goda Vivi mencolek lengan Zoya.
"Ishhh apa sih Vi ??" Malu Zoya memukul lengan Vivi.
Tawa renyah nan bahagia memenuhi area ruang tamu siapa lagi pelaku nya kalau bukan di sugar baby om Ronald dan sugar baby om Alvi.
"Gak papa kali kalau lu suka juga,
Tapi masalah nya om Alvi suka gak sama Luh? Hahaha awas nanti cinta lu bertepuk sebelah tangan lagi " ucap Vivi
"Nanti sakit nya tuh di sini" tunjuk Vivi pada dada nya.
"Ishhh lu mau"
"Hahahaha"
Obrolan pun terus berlanjut sampai akhir nya Vivi memutuskan untuk pulang karna om Ronald sudah menjemput nya.
"Huhh sepi lagi " gumam Zoya lesu mata bulatnya memperhatikan seluruh benda benda yang ada di area ruang tamu apartemen nya.
Apartemen nya memang mewah bahkan sangat sangat mewah namun terasa sangat sepi dan sunyi kalau hanya ada dia sendirian di sana.
"Kayak nya gue harus nyari pembantu deh
Serem juga kalau sendirian" gumam Zoya bergidik ngeri
Jangan lupa kan kalau dia itu seorang gadis penakut dan pembenci kegelapan.
Akhir nya dia memilih Berdiri dan kemudian membersihkan seluruh bekasan makanan tadi, kemudian mencuci nya.
"Masak apa ya?" Bingung Zoya Kemudian membuka kulkas 3 pintu itu.
Berbagai macam macam sayuran, buah buahan,telur,daging, keju semua nya lengkap dan tertata dengan rapih.
Bahkan isi kulkas di sini lebih lengkap dari pada isi kulkas di mansion nya.
Zoya penasaran sebenarnya apa pekerjaan dari Daddy nya itu??
" Hemm ayam kecap kayak nya enak" ucap Zoya mengambil dua bungkus daging ayam.
Satu bungkus berisi 2 paha dan 2 dada.
Tak lupa dia juga mengambil beberapa sayuran,dan bumbu dapur.
Pertempuran dengan alat masak pun di mulai.
***
__ADS_1
"apa lagi jadwal ku Niel?" tanya Alvi melirik ke arah sekretaris pribadi nya yang berdiri tepat di samping nya.
" Sudah tidak ada lagi boss,
Hanya tinggal mengecek beberapa dokumen yang di kirim dari perusahaan cabang kita yang ada di Malaysia" jawab Daniel membaca jadwal dari boss nya.
"dokumen lagi" tanya Alvi memijat kepala nya pusing.
rasa nya dia ingin segara pulang dan memeluk erat tubuh zoya
rasa rindu nya sangat menggebu terhadap gadis nya itu.
"iya boss,"
"baiklah
suruh anleen bawa dokumen nya ke sini" titah Alvi menyenderkan tubuh nya di kursi kebesaran nya.
hati nya sangat gundah karna Zoya tak membalas satu dari pesan yang di kirimnya.
di telpon pun tidak di angkat.
apa gadis nya itu sedang mandi??
"baik boss" ucap nya pamit kemudian
pergi ke keluar.
tok
tok
tok
"masuk"
"permisi boss
ini dokumen yang anda minta" ucap anleen sopan menyerahkan dua dokumen pada Alvi.
ibu dari dua anak itu sudah sangat lama bekerja sebagai sekertaris Alvi, dia juga merupakan teman kuliah Daniel.
untung saja sekretaris nya itu sudah menikah dan punya anak sehingga Alvi tidak perlu risih dengan sekretaris centil yang sering dia dengar dari Daniel..
"kalau begitu saya permisi boss" pamit anleen membungkukkan tubuh nya.
"heem " dehem Alvi
mata sudah sibuk membaca seluruh dokumen dan mulai bekerja agar segara pulang dan memeluk gadis nya.
bye
bye
__ADS_1
🖤🖤🖤